{"id":11251,"date":"2023-05-23T21:18:21","date_gmt":"2023-05-23T13:18:21","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=11251"},"modified":"2023-06-12T21:22:01","modified_gmt":"2023-06-12T13:22:01","slug":"terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/","title":{"rendered":"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji"},"content":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0<strong>Muhammad Farid Wajdi\u00a0<\/strong>*)<\/p>\n<p>Related Post:\u00a0<a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/10\/mengenal-kitab-taisirul-kholaq\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Mengenal Kitab Taisirul Kholaq<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong>\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab yang berisi tentang Akhlaq-akhlaq agama yang baik terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia. Kitab ini sangat cocok untuk dijadikan pembelajaran bagi orang yang pemula dalam mempelajari tentang Akhlaq. Objek pembahasan ilmu akhlaq ialah tingkah laku baik atau jeleknya. Adapun buah ilmu akhlaq ialah kebaikan hati dan semua anggota badan ketika di dunia dan keberhasilan mencapai derajat yang mulia di akhirat nanti.<\/p>\n<p>Berikut ini terjemah (24-25-26-27-28-29-30) Kitab Taisirul Kholaq: Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji<\/p>\n<p><strong>Dendam Kesumat<\/strong><\/p>\n<p><em>Hiqd\u00a0<\/em>(dendam kesumat) ialah sikap memendam maksud jahat dan berusaha keras menimpakan siksaan kepada orang lain. Perasaan dendam itu selalu diikuti oleh delapan perbuatan terlarang, yaitu : Hasud (iri hati) kepada orang yang didendami. Senang melihat bencana yang diderita orang yang didendami Menjauhi orang yang didendami, meskipun orang yang didendami itu menampakkan rasa senang kepadanya. Berpaling dari orang yang didendami dengan maksud meremehkannya. Membahas kejelekan-kejelekan orang yang didendaminya. Membeberkan rahasia orang yang didendami. Menirukan (ucapan atau tindakan) orang yang didendami, dengan maksud menertaakan atau mengejeknya. Menyakiti badan orang yang didendami dn memboikot hak-hak orang yang didendami. Misalnya tidak membyar utangnya kepada orang yang didendami,<\/p>\n<p>Dalil yang menunjukkan ketidakterpujian\u00a0<em>hiqd<\/em>\u00a0(dendam kesumat) ialah sabda Nabi saw :<\/p>\n<p><em>\u201cOrang yang beriman, adalah orang yang tidak memiliki dendam kesumat.\u201d<\/em><\/p>\n<p><strong>Hasud, Dengki dan Iri Hati<\/strong><\/p>\n<p><em>Hasud\u00a0<\/em>(iri hati) ialah hilangnya nikmat yang diterima oleh orang lain. Adapun harapan mendapatkan sesuatu, seperti yang dimiliki orang lain itu, dinamakan\u00a0<em>ghibtah<\/em>. Ghibtah tidak termasuk perbuatan tercela, bahkan dianjurkan. Sebab, ghibtah itu bisa mendorong seseorang melakukan perbuatan-perbuatan terpuji.<\/p>\n<p>Rasulullah saw. bersabda :<\/p>\n<p><em>\u201cOrang yang beriman itu memiliki sifat ghibtah, Sedangkan orang munafik memiliki sifat hasud.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Sebab-sebab hasud ada tiga :<\/p>\n<ol>\n<li>Benci kepada orang yang dihasudi, karena kemuliaan yang dimikinya atau nikmat yang diberikan Allah kepadanya.<\/li>\n<li>Keutamaan orang yang dihasudi, melebihi keutamaan orang yang hasud, dan dia tidak mampu mencapai keutamaan orang yang dihasudi.<\/li>\n<li>Ketakutan orang yang hasud terhadap kebaikan atau kemuliaan, lalu iri kepada siapa saja yang mendapatkan kebaikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Adapun hal yang dapat menghilangkan hasud dari hati ialah : Berpegang teguh pada ajaran agama. Mengetahui bahaya hasud dan puas terhadap ketentuan dan takdir Allah swt.<\/p>\n<p>Hadis Nabi saw. yang mencela sifat hasud ialah :<\/p>\n<p><em>\u201cHasud itu makan (menghilangkan) amal-amal kbaikan sebagaimana api melahap kayu bakar.<\/em><\/p>\n<p><strong>Ghibah (Suka Menggunjing) <\/strong><\/p>\n<p><em>Ghibah\u00a0<\/em>ialah membicarakan teman tentang sesuatu yang tidak menyenangkannya, meskipun di hadapannya langsung, seperti ucapan : Orang itu buta sebelah, fasik, miskin, atau pendek pakaiannya. Semua kata-kata tersebut maksudnya mencela teman.<\/p>\n<p>Sebab-sebab ghibah itu ada delapan, yaitu : Hasud. Melampiaskan kejengkelan. Bermaksud meninggikan diri (sombong). Upaya menggagalkan orang yang disakiti hati mencapai cita-citanya. Bermaksud membebaskan diri. Merayu (mempengaruhi) teman-teman. Senda gurau, dan mengejek.<\/p>\n<p>Adapun mencemooh orang yang lengah, karena kelengahan dan menunjukkannya demi kebaikannya itu, tidak termasuk ghibah; sebab hal itu termasuk nasihat. Sedangkan Allah swt. tidak melarang nasihat. Tetapi Dia melarang ghibah dan sangat mengecamnya. Dia berfirman :<\/p>\n<p><em>\u201c\u2026 dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukalah salah seorang di antara kamu memakan bangkai saudaranya. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.\u201d<\/em><\/p>\n<p><strong>Adu Domba atau Fitnah<\/strong><\/p>\n<p>Namimah (adu domba) ialah menuduh atau memberitahukan ucapan-ucapan orang, perbuatan atau keadaannya kepada orang lain dengan maksud merusak. Hal yang mendorong ke perbuatan adu domba ialah : Maksud jahat kepada orang yang dibicarakan. Menampakkan rasa senang kepada orang yang diajak bicara. Membuat omongan supaya enak didengar, dan suka mencampuri urusan orang lain.<\/p>\n<p>Hal yang dapat mencegah seseorang berbuat adu domba, ialah kesadaran, bahwa adu domba menyebabkan keretakan hubungan, mengobarkan permusuhan dan mendatangkan siksa Allah.<\/p>\n<p>Nabi saw. bersabda :<\/p>\n<p><em>\u201cSeseorang di antara kamu semua yang paling dicintai Allah ialah orang-orang saling mencintai di antara sesamanya. Dan orang yang paling dibenci oleh Allah, ialah orang-orang yang pergi ke sana-kemari dengan mengadu domba dan memecah belah saudara-saudara atau teman-temannya.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Beliau bersabda lagi :<\/p>\n<p><em>\u201cTidak akan masuk surga orang yang pengadu domba.\u201d<\/em><\/p>\n<p><strong>Takabur atau Sombong<\/strong><\/p>\n<p>Kibr (sombong) ialah peraaan besar dir dan beranggapan derajatnya di atas orang lain. Kerusakan yang ditimbulkan oleh sifat sombong ini sangat banyak. Di antaranya: Menyakitkan orang lain. Memutus tali persaudaraan. Menimbulkan perpecahan. Mendatangkan orang-orang benci kepada teman orang yang memiliki sifat sombong, dan menyakitinya. Tidak mematuhi (menentang) kebenaran. Tidak dapat meredam kejengkelan, dan kasar dalam memberi nasihat.<\/p>\n<p>Cukuplah kiranya sabda Nabi saw. berikut ini sebagai bukti, bahwa sombong itu tercela :<\/p>\n<p><em>\u201cTidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong, mskipun hanya seberat biji sawi.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Barangsiapa yang menyadari, bahwa dirinya makhluk yang berasal dari nutfah (zigot) dan nantinya bakal menjadi bangkai, maka dia mudah meninggalkan sifat sombong, yang penyebabnya adalah ujub atau kekaguman pada diri sndiri<\/p>\n<p><strong>Tertipu oleh Perasaan Diri Sendiri<\/strong><\/p>\n<p>Ghurur (terpedaya) ialah kecenderungan hati dan watak pada hal-hal yang sesuai dengan tuntutan nafsu, yang disebabkan rayuan-rayuan setan. Ghurur ada dua macam :<\/p>\n<p><em>Pertama<\/em>\u00a0: Keterpedayaan orang-orang kafir yang menukar kemewahan dunia dengan kenikmatan akhirat. Termasuk golongan ini, adalah mereka yang cenderung pada kehidupan dunia dengan segala kemewahannya dan mengingkari keberadaan hari Pembalasan. Termasuk golongan orang-orang kafir, ialah orang-orang yang terperdaya oleh kedudukan atau pangkat dunia dengan anggapan, bahwa dia dengan kedudukan semacam itu di dunia, tentu lebih berhak mendapat kedudukan di kemudian hari.<\/p>\n<p><em>Kedua<\/em>\u00a0: Keterpedayaan orang-orang muslim yang membangkang. Termasuk golongan ini adalah : Orang yang tidak mau beramal baik, karena tertipu oleh keyakinannya, bahwa ampunan Allah itu sangat luas, atau terlalu mengandalkan kesalehan bapaknya atau banyak ilmunya. Orang yang mengandalkan ampunan Allah tanpa berbuat baik, tidak menyadari, bahwa keinginan pada sesuatu tanpa disertai usaha, merupakan kerakusan yang tercela. Adapun orang yang mengandalkan usaha orang tuanya, berarti dia tidak mengigat firman Allah :<\/p>\n<p><em>\u201cTakutlah kalian semua akan suatu hari, yang pada hari itu orangtua tidak memberi pertolongan kepada anaknya dan anak juga tidak bisa menolong ayahnya.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Sedangkan orang yang mengandalkan banyak ilmunya tidak menyadari, bahwa ilmu tanpa amal, ibarat buah tidak berbuah.<\/p>\n<p>Di antara orang mukmin yang tertipu perasaannya sendiri, ialah orang yang terperdaya oleh banyak ibadah yang dilakukannya, sehingga dia beranggapan, bahwa dia lebih berhak mendapatkan ampunan daripada lainnya. Orang yang demikian ini tidak menyadari, bahwa perbuatannya seperti itu dapat menghilangkan keikhlasan dan menghapus pahala amalnya. Termasuk juga golongan ini, ialah orang yang tertipu oleh banyak harta yang dimilikinya. Dia beranggapan bahwa dengan harta yang melimpah, dia dapat mengungguli orang lain, hingga menyebabkan dia condong pada kemewahan dunia dan lupa pada anugerah Allah.<\/p>\n<p>Di antara sifat jelek yang disebabkan oleh ghurur, ialah sombong yang menyebabkan tidak dapat masuk surga.<\/p>\n<p><strong>Dzalim atau Aniaya<\/strong><\/p>\n<p><em>Zalim<\/em>\u00a0ialah tindakan yang melewati batas kebenaran atau melanggar hukum. Zalim ini mencakup pelanggaran semua perbuatan maksiat dan perbuatan-perbuatan yang hina. Orang yang zalim itu adakalanya zalim terhadap dirnya sendiri dan adakalanya zalim terhadap orang lain.<\/p>\n<p>Zalim terhadap diri sendiri, berarti teledor dalam menjalankan ketaatan kepada Allah atau tidak beriman.<\/p>\n<p>Zalim terhadap orang lain, berarti tidak bersungguh-sungguh dalam memenuhi haknya, sebagaimana sikap menyakitkan tetangga, meremehkan tamu, berbuat kebohongan, ghibah dan mengadu domba.<\/p>\n<p>Rasulullah saw. bersabda :<\/p>\n<p><em>\u201cZalim (berbuat aniaya) itu menyebabkan kegelapan-kegelapan di hari kiamat.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Dalam hadi Qudsi disebutkan :<\/p>\n<p><em>\u201cHai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan berbuat aniaya pada diri-Ku sendiri dan Aku jadikan zalim (berbuat aniaya) haram di antara kalian semua. Maka, janganlah kamu semua berbuat zalim (aniaya).\u201d<\/em><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10922,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[146,41],"class_list":["post-11251","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-adab-akhlak","blog-kat-kepribadian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-12T13:22:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ok-deh1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"449\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/\",\"name\":\"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ok-deh1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-23T13:18:21+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-12T13:22:01+00:00\",\"description\":\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ok-deh1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ok-deh1.jpg\",\"width\":640,\"height\":449,\"caption\":\"Taisirul Akhloq\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2023-06-12T13:22:01+00:00","og_image":[{"width":640,"height":449,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ok-deh1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/","name":"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ok-deh1.jpg","datePublished":"2023-05-23T13:18:21+00:00","dateModified":"2023-06-12T13:22:01+00:00","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) Related Post:\u00a0Mengenal Kitab Taisirul Kholaq BLOGGURU\u00a0\u2013 Apa itu Kitab \u201cTaisirul Kholaq\u201d? Kitab Taisirul Khalaq yaitu kitab","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ok-deh1.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ok-deh1.jpg","width":640,"height":449,"caption":"Taisirul Akhloq"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-taisirul-kholaq-12-sifat-sifat-tercela-dan-tidak-terpuji\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Terjemah Taisirul Kholaq \u2013 12 : Sifat-sifat Tercela dan Tidak Terpuji"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/11251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=11251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}