{"id":13545,"date":"2024-06-22T17:08:18","date_gmt":"2024-06-22T09:08:18","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=13545"},"modified":"2024-08-21T17:22:03","modified_gmt":"2024-08-21T09:22:03","slug":"terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/","title":{"rendered":"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara"},"content":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0<em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong>\u00a0<\/em>*)<\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong>\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang tasawwuf dan etika Islam yang ditulis oleh salah satu ulama Nusantara Abad ke-19 dari Banten, yaitu Syekh Nawawi al-Bantani rahimahullah. Kitab Nashoihul Ibad berisi banyak nasehat dalam berbagai aspek kehidupan dan panduan praktis tentang kehidupan spiritual, moralitas, dan etika bagi umat Islam.<\/p>\n<div class=\"read-page--content\">\n<div class=\"article-content-body article-content-body_with-aside\" data-component=\"desktop:read-page:article-content-body\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body\">\n<div class=\"article-content-body__item-page \" data-page=\"1\" data-title=\"\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>Salah satu fokus utama kitab Nashoihul \u2018Ibad adalah penekanan pada pentingnya berakhlakul karimah dan menjalani kehidupan yang bermartabat sesuai dengan Tuntunan Islam. Syekh Nawawi al-Bantani mengajarkan Nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, tolong-menolong, dan kasih sayang sebagai pondasi yang kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadilan. Kitab ini\u00a0juga mengulas masalah-masalah etika dan perilaku yang sering dihadapi oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari, terkait bagaimana menghadapi cobaan, mengendalikan emosi, dan mengatasi godaan dalam menjalani kehidupan spiritual.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Berikut ini Seri Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani, dan untuk Bagian Kedua ini memuat Terjemah dari Bab (1): <b>Nasehat yang Berisi Dua Perkara<\/b><\/p>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-title-1761\" class=\"elementor-tab-title elementor-active\" tabindex=\"0\" role=\"tab\" aria-controls=\"elementor-tab-content-1761\" aria-expanded=\"true\" aria-selected=\"true\" data-tab=\"1\">\n<p><strong>1. Iman dan Kepedulian Sosial<\/strong><\/p>\n<p>Nabi saw. bersabda:<\/p>\n<p>\u201cAda dua perkara yang tiada sesuatu pun melebihi keunggulannya, yaitu: Iman kepada Allah dan membuat manfaat untuk kaum muslimin.\u201d<\/p>\n<p>Nabi saw. bersabda:<\/p>\n<\/div>\n<p>\u201cBarangsiapa bangun di pagi hari tidak berniat aniaya kepada seseorang, maka diampuni dosanya yang dia perbuat. Dan-barangsiapa bangun di pagi hari dengan niat menolong orang yang dianiaya dan mencukupi kebutuhan orang muslim, maka memperoleh pahala seperti pahala haji mabrur.\u201d<\/p>\n<p>Nabi saw. bersabda lagi:<\/p>\n<div id=\"elementor-tab-content-1761\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"tabpanel\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1761\" data-tab=\"1\">\n<p>\u201cHamba-hamba yang paling dicintai Allah Ta\u2019ala adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia, perbuatan yang paling utama ialah memasukkan (menghadirkan) rasa senang ke dalam hati orang mukmin berupa membasmi kelaparan, menyingkap kesulitan atau membayar utangnya. Dan dua hal yang tiada sesuatu pun melebihi jahatnya ialah menyekutukan Allah dan mendatangkan bahaya kepada kaum muslimin.\u201d<\/p>\n<p>Membahayakan orang-orang muslim dapat berupa membahayakan badan dan hartanya. Segala perintah Allah swt. mengacu pada dua perkara, yaitu mengagungkan Allah swt. dan kasih sayang kepada makhluk-Nya, sebagaimana firman Allah:<\/p>\n<p>\u201cTunaikanlah salat dan bayarlah zakat\u201d<\/p>\n<p>\u201cHendaklah engkau bersyukur kepadaKu dan berterima kasih kepada kedua orangtuamu.\u201d<\/p>\n<p>Diriwayatkan dari Al-Qarni, beliau berkata: Aku bersua dalam suatu perjalananku dengan seorang pendeta, lalu aku bertanya kepadanya: Wahai, Pendeta! Perkara apakah yang menaikkan derajat seseorang?<\/p>\n<p>Pendeta itu menjawab: Mengembalikan hak-hak orang lain yang dianiaya olehnya dan meringankan punggung dari tanggung jawab, karena amal perbuatan hamba tidak akan naik (ke sisi Tuhan), jika dia masih : mempunyai tanggungan atau dia berbuat dzalim.<\/p>\n<p><b>2. Dekat dengan Ulama dan Memperhatikan Nasihat Hukama<\/b><\/p>\n<div id=\"elementor-tab-content-1762\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"tabpanel\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1762\" data-tab=\"2\">\n<p>Nabi saw. bersabda:<\/p>\n<p>\u201cHendaklah kalian bergaul dengan ulama dan mendengarkan ucapan hukama, karena Allah Ta\u2019ala menghidupkan kembali hati yang mati dengan cahaya hikmah, sebagaimana Dia menghijaukan tanah gersang dengan air hujan.\u201d<\/p>\n<p>Hikmah adalah ilmu yang bermanfaat, sedang hukama adalah orangorang ahli hikmah. Dalam hadis ini hukama ialah ahli hikmah yang. mengetahui Dzat Allah Ta\u2019ala, selalu tepat ucapan dan perbuatannya. Sedangkan ulama, adalah orang alim yang mengamalkan ilmunya.<\/p>\n<p>Dalam riwayat Ath-Thabrani dari Abi Hanifah disebutkan:<\/p>\n<p>\u201cHendaklah kalian bergaul dengan para pemimpin, bertanyalah kalian kepada para ulama dan bergaullah kalian dengan hukama.\u201d<\/p>\n<p>Menurut riwayat lain:<\/p>\n<p>\u201cBergaullah dengan ulama, bersahabatlah dengan. hukama dan bercampurlah dengan kubara.\u201d<\/p>\n<p>Ulama itu terbagi tiga, yaitu:<\/p>\n<p>1. Ulama, yaitu orang yang alim tentang hukum-hukum Allah swt., mereka berhak memberikan fatwa.<\/p>\n<p>2. Hukama, yaitu orang-orang yang mengetahui Zat Allah saja. Bergaul dengan mereka ini membuat perangai menjadi terdidik, karena dari hati mereka bersinar cahaya makrifat (mengenali Allah dan rahasiarahasia) dan dari jiwa mereka membias sinar keagungan Allah.<\/p>\n<p>3. Kubara, yaitu orang yang diberi anugerah keduanya.<\/p>\n<p>Bergaul akrab dengan ahli Allah akan mendatangkan tingkah laku yang baik. Hal ini karena mengambil manfaat dengan pengawasan itu lebih baik daripada dengan lisan. Jadi, seseorang yang pengawasannya bermanfaat kepadamu, niscaya bermanfaat pula ucapannya bagimu. Sebaliknya, jika pengawasannya tidak bermanfaat, maka tidak bermanfaat pula ucapannya.<\/p>\n<p>As-Sahrawardi meliput ke sebagian mesjid AlKhaif di Mina sambil memandang wajah orang-orang yang ada di sana. Beliau ditanya oleh seseorang: Mengapa tuan memandang wajah-wajah orang lain!<\/p>\n<p>Beliau menjawab: Sesungguhnya Allah memiliki beberapa orang yang jika memandang orang lain maka mendatangkan kebahagiaan bagi yang dipandang dan aku mencari orang yang demikian itu.<\/p>\n<p>Nabi saw. bersabda,\u00a0\u201cAkan datang suatu zaman kepada umatku, \u201cmereka lari dari para ulama dan fukaha, maka Allah akan menurunkan tiga macam bencana kepada mereka: Pertama, dicabut kembali berkah dari usahanya, kedua, dia kuasakan penguasa zalim atas mereka, ketiga, mereka meninggal dunia tanpa membawa iman.\u201d<\/p>\n<p><b>3. Masuk ke Kubur tanpa Bekal, Laksana Mengarungi Lautan tanpa Bahtera<\/b><\/p>\n<div id=\"elementor-tab-content-1763\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"tabpanel\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-1763\" data-tab=\"3\">\n<p>Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. mengatakan: \u2018<\/p>\n<p>\u201cBarangsiapa yang masuk ke kubur tanpa membawa bekal, maka seolah-olah ia mengarungi lautan tanpa bahtera.\u201d<\/p>\n<p>Dia akan tenggelam dan tidak akan selamat, kecuali jika diselamatkan oleh Allah swt.<\/p>\n<p>Hal ini sesuai dengan sabda Nabi saw.:<\/p>\n<p>\u201cMayat di alam kuburnya, seperti orang yang tenggelam yang meminta pertolongan.\u201d<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Bersambung &#8230;. )<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(*\u00a0<em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Pembelajar Khazanah Keilmuan Islam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13539,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[140,47],"class_list":["post-13545","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-kepesantrenan","blog-kat-kitab-kuning"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T09:22:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"689\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"491\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/\",\"name\":\"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg\",\"datePublished\":\"2024-06-22T09:08:18+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T09:22:03+00:00\",\"description\":\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg\",\"width\":689,\"height\":491,\"caption\":\"Kitab Nashaihul Ibad karya Syaikh Nawawi Ibnu Umar al-Jawi al-Bantani\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2024-08-21T09:22:03+00:00","og_image":[{"width":689,"height":491,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/","name":"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg","datePublished":"2024-06-22T09:08:18+00:00","dateModified":"2024-08-21T09:22:03+00:00","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab Nashoihul \u2018Ibad ( \u0646\u0635\u0627\u0626\u062d \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f ) adalah salah satu kitab klasik dalam literatur Islam, dalam bidang","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kitab-Nashaihul-Ibad-karya-Syaikh-Nawawi-Ibnu-Umar-al-Jawi-al-Bantani.jpg","width":689,"height":491,"caption":"Kitab Nashaihul Ibad karya Syaikh Nawawi Ibnu Umar al-Jawi al-Bantani"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-nashoihul-ibad-syaikh-nawawi-al-bantani-2-nasehat-yang-berisi-dua-perkara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Terjemah Kitab Nashoihul \u2018Ibad Syaikh Nawawi al-Bantani (2): Nasehat yang Berisi Dua Perkara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/13545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13545"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=13545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}