{"id":13700,"date":"2023-12-16T08:53:39","date_gmt":"2023-12-16T00:53:39","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=13700"},"modified":"2024-09-21T09:34:25","modified_gmt":"2024-09-21T01:34:25","slug":"terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/","title":{"rendered":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa"},"content":{"rendered":"<p><strong>BLOGGURU<\/strong>\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.<\/p>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-title-16027\" class=\"elementor-tab-title elementor-active\" tabindex=\"0\" role=\"button\" data-tab=\"27\" aria-controls=\"elementor-tab-content-16027\" aria-expanded=\"true\" aria-selected=\"true\"><strong><a class=\"elementor-toggle-title\" tabindex=\"0\">25. Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa <\/a><\/strong><\/div>\n<div id=\"elementor-tab-content-16027\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"region\" data-tab=\"27\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-16027\">\n<p>1. Namimah, lalah menyampaikan omongan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak dan memfitnah di antara mereka. Namimah termasuk dosa besar karena menimbulkan kerusakan besar dan lebih berat daripada ghibah. Allah Azza wa Jalla berfirman: \u201cDan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina. Yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah.\u201d (QS. Al-Qalam:10-11).<\/p>\n<p>Rasulullah saw. bersabda: \u201cTidaklah masuk surga pengadu domba.\u201d Rasulullah saw. juga bersabda: \u201cYang paling dicintai Allah di antara kamu ialah orang-orang yang terbaik akhlaknya, orang-orang yang merendahkan diri, yang mencintai dan dicintai. Sesungguhnya yang paling dibenci Allah di antara kamu ialah orang-orang yang berjalan mengadu domba, yang memecah belah di antara sesama saudara dan suka mencari kesalahan orang-orang yang tidak bersalah.\u201d Sabdanya pula: \u201cSesungguhnya namimah dan dendam ada di dalam neraka. Keduanya tidak berkumpul dalam hati seorang muslim.\u201d<\/p>\n<p>Rasulullah saw. melewati dua kubur. Kemudian beliau bersabda: \u201cSesungguhnya kedua orang itu disiksa dan mereka mengira disiksa itu bukan karena melakukan dosa besar. Sesungguhnya itu adalah dosa besar. Yaitu, yang satu berjalan dengan mengadu domba, sedang yang lain tidak membersihkan (mensucikan) anggota badan dari kencingnya.\u201d<\/p>\n<p>2. Yahya bin Aktsam berkata: Orang yang mengadu domba itu lebih jahat daripada orang yang mendengki. Pengadu domba berbuat dalam sesaat apa yang tidak dilakukan oleh tukang sihir dalam sebulan.<\/p>\n<p>Dikatakan: Perbuatan mengadu domba lebih berbahaya daripada perbuatan setan, karena perbuatan setan dilakukan dengan khayalan dan godaan, sedangkan perbuat-an mengadu domba dengan berhadapan dan memandang. Dikatakan: Siksa kubur itu ada tiga bagian: Sepertiga karena ghibah, sepertiga karena tidak suci dari kencing dan sepertiga karena namimah.<\/p>\n<p>3. Jangan pula kamu melakukan si\u2019aayah, yaitu menyampaikan omongan dan berita kepada orang yang ditakuti karena kekerasannya, misalnya, para penguasa dan pemimpin. Hal itu bertujuan untuk membujuk mereka agar meng-ganggu orang yang disebutkan kepadanya, dengan memenjarakan, membunuh atau merampas hartanya. Si\u2019aayah itu lebih keji daripada namimah dan dosanya dilipatgandakan.<\/p>\n<p>Dalam hadits dijelaskan: \u201cBarangsiapa mengadukan orang yang tidak bersalah kepada penguasa, maka dia bukan anak halal.\u201d Yang lebih jahat lagi daripada pengadu domba, adalah orang yang mempunyai dua lisan dan dua wajah. Yaitu yang menyampaikan omongan dua orang yang saling bermusuhan. dari yang satu kepada yang lain, sedang namimah adalah menyampaikan omongan salah satu pihak saja.<\/p>\n<p>Rasulullah saw. bersabda: \u201cBarangsiapa mempunyai dua wajah di dunia, maka dia kelak mempunyai dua lisan dari api neraka di hari Kiamat.\u201d Beliau bersabda pula: \u201cKalian akan mendapati sejahat-jahat orang pada hari Kiamat di sisi Allah, yaitu pemilik dua muka yang mendatangi pihak ini dengan satu muka dan mendatangi pihak itu dengan muka lain.\u201d<\/p>\n<p>4. Apabila kamu diganggu oleh seorang pelaku namimah, maka hendaklah memperhatikan enam perkara berikut:<\/p>\n<p>Pertama: Jangan mempercayainya, karena pelaku namimah itu fasik dan ditolak kesaksiannya. Allah Ta\u2019ala berfirman: \u201cHai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.\u201d (QS. Al-Hujurat:6).<\/p>\n<p>Datang seorang laki-laki kepada Sayyidina Ali bin Husein ra., lalu menyampaikan omongan orang lain terhadapnya. Maka beliau bersabda: \u201cMarilah kita pergi kepadanya.\u201d Kemudian Sayyidina Ali pergi bersamanya, sementara orang itu beranggapan bahwa Sayyidina Ali akan membela dirinya. Ketika tiba kepadanya, Sayyidina Ali berkata: \u201cHai saudaraku, jika apa yang kamu katakan tentang diriku adalah benar, maka semoga Allah mengampuni dosaku. Jika bohong, semoga Allah mengampuni dosamu.\u201d<\/p>\n<p>Kedua: Hendaklah kamu membencinya karena Allah Ta\u2019ala, dan kamu wajib membenci orang yang dibenci Allah. Bagaimana tidak, sedangkan kebiasaan pelaku namimah adalah dusta dan ghibah, curang dan khianat, perilakunya adalah dengki dan merusak antara orang. Pelaku namimah adalah musuh bagimu. la telah mengeruhkan kejernihan dan berupaya memecah belah antara kamu dan para kekasihmu serta berani memakimu.<\/p>\n<p>Penyair berkata:<\/p>\n<p>Barangsiapa yang mengabari bahwa seseorang memakimu, maka dialah yang memaki, bukan orang yang memakimu. Itu adalah sesuatu yang tidak dilakukannya terhadapmu yang salah ialah orang yang memberitahu kamu.<\/p>\n<p>Mengapa dia tidak membelamu jika dia benar melakukan pembelaan di dekat orang yang menganiayamu.<\/p>\n<p>Sebagaimana pelaku namimah, ialah menyampaikan omongan orang lain kepadamu: dia pun menyampaikan omonganmu kepada orang lain.<\/p>\n<p>Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: \u201cBarangsiapa yang mengadu domba kepadamu, pastilah dia akan diadu orang lain.\u201d<\/p>\n<p>Penyair berkata:<\/p>\n<p>Janganlah kamu terima namimah yang disampaikan kepadamu dan berhati-hatilah dari orang yang menyampaikannya kepadamu. Sesungguhnya orang yang menyampaikan namimah itu kepadamu, akan melakukan seperti itu yang telah dirancangnya.<\/p>\n<p>Penyair lain berkata: Barangsiapa melakukan namimah kepada orang-orang, maka tidaklah aman teman-temannya dari gangguannya dan tidak aman dari kejahatannya.<\/p>\n<p>Ketiga: Hendaklah kamu menyuruh meninggalkan namimah dan melarang dari kebiasaan itu. Firman Allah Ta\u2019ala: dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar \u2026\u201d (QS. Luqman:17).<\/p>\n<p>Keempat. Janganlah berburuk sangka kepada saudaramu yang tidak ada, karena hal itu haram, dan tidak timbul kecuali dari orang yang perbuatannya buruk. Sebagaimana Mutanabbi rahimahullah berkata: Apabila buruk perbuatan seseorang, buruklah sangkaannya dan dia pun mempercayai kecurigaan yang biasa dilakukannya. Dia memusuhi para pencintanya dengan perkataan musuh-musuhnya dan terjerumus dalam gelapnya keraguan.<\/p>\n<p>Kelima: Janganlah kamu memata-matai saudaramu dan jangan menyelidiki kebenaran omongan pelaku namimah, sesuai dengan Firman Allah Ta\u2019ala: \u201c\u2026 dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain \u2026\u201d (QS. Al-Hujurat:12).<\/p>\n<p>Keenam: Janganlah kamu ceritakan omongan pelaku namimah kepada seseorang, agar kamu tidak menjadi pelaku namimah dan ghibah, sehingga kamu terjerumus dalam sesuatu yang dilarang bagimu.<\/p>\n<p>5. Walaupun omongan pelaku namimah itu benar, tetapi kebenarannya buruk. Seorang bijak berkata: \u201cKebenaran itu menghiasi setiap orang, kecuali orang-orang yang mengadukan seseorang tidak bersalah kepada penguasa. Orang tersebut paling tercela dan berdosa jika benar.\u201d<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Bersambung &#8230;. )<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13690,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[146],"class_list":["post-13700","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-adab-akhlak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-21T01:34:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"521\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/\",\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-16T00:53:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-21T01:34:25+00:00\",\"description\":\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg\",\"width\":700,\"height\":521,\"caption\":\"Akhlaq lil Banin Djuz 4\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2024-09-21T01:34:25+00:00","og_image":[{"width":700,"height":521,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/","name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg","datePublished":"2023-12-16T00:53:39+00:00","dateModified":"2024-09-21T01:34:25+00:00","description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 4 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-4.jpg","width":700,"height":521,"caption":"Akhlaq lil Banin Djuz 4"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-4-11-mengadu-domba-dan-melapor-kepada-penguasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 4 (11): Mengadu Domba dan Melapor kepada Penguasa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/13700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=13700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}