{"id":13729,"date":"2023-02-07T18:49:33","date_gmt":"2023-02-07T10:49:33","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=13729"},"modified":"2024-09-21T18:57:02","modified_gmt":"2024-09-21T10:57:02","slug":"terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/","title":{"rendered":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat"},"content":{"rendered":"<p><strong>BLOGGURU<\/strong> \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.<\/p>\n<p><strong>12. Apa Kewajibanmu terhadap Para Kerabatmu?\u00a0<\/strong><\/p>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-content-17912\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"region\" data-tab=\"12\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-17912\">\n<p>1. Sesungguhnya orang-orang yang terdekat sesudah ibu bapakmu dan saudara-saudaramu adalah para kerabatmu seperti: Saudara-saudara ayahmu yang laki-laki dan yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang laki-laki dan yang perempuan, anak-anak mereka dan anak-anak. dari saudara-saudaramu laki-laki dan perempuan.<\/p>\n<p>Dalam hadits: \u201cBibi (saudara perempuan ibu) itu sederajat dengan ibu. Paman (saudara laki-laki ayah) seseorang adalah sederajat dengan ayahnya. Putra saudara perempuan dari suatu kaum adalah termasuk golongan mereka.\u201d Para kerabatmu mencintaimu dan mencintai ibu bapakmu. Maka apakah yang harus engkau lakukan terhadap mereka?<\/p>\n<p>2. Engkau harus memperlakukan mereka seperti memperlakukan saudara-saudaramu. maka hormatilah orangorang tua di antara mereka dan hendaklah menyayangi anak kecil mereka. Engkau bantu mereka dalam pekerjaan meraka dan hendaklah menolong yang membutuhkan di antara mereka serta mengunjungi mereka dalam waktu-waktu tertentu, khususnya hari-hari raya, hari-hari gembira dan waktu waktu musibah dan kesedihan.<\/p>\n<p>Apabila kerabatmu sakit, segeralah pergi ke rumahnya untuk menjenguknya dan mendo\u2019akan bagi kesehatannya. Apabila ia berpulang ke rahmat Allah, maka segeralah berta\u2019ziah (-Menyatakan bela sungkawa\/berduka cita) kepada anak-anak dan keluarganya serta membantu mereka. Janganlah sampai engkau ketinggalan dalam menghadiri shalat atas kerabatmu yang meninggal dan mengantarkan jenazahnya. Dengan itu para kerabatmu gembira, karena engkau gembira bila mereka gembira dan bersedih bila mereka bersedih. Mereka mengetahui bahwa engkau seorang anak terdidik yang menunaikan kewajiban terhadap para kerabat.<\/p>\n<p>3. Bersatulah dengan para kerabatmu dan jauhilah segala sesuatu yang menyebabkan pemutusan hubungan atau pertengkaran dengan mereka. Janganlah mendengarkan pembicaraan pengadu domba dan maafkanlah mereka jika mereka bersalah terhadapmu. Janganlah mendendam kepada mereka karena kesalahan mereka dan jangan pula mendengki atas kenikmatan yang diberikan Allah kepada mereka. Apabila engkau menjalankan adab-adab ini, maka tentulah engkau hidup bersama kerabatmu dengan rukun dan damai, aman dan senang. Kebahagiaan manusia tergantung pada kebahagiaan keluarganya. Mereka seperti sayap bagi burung.<\/p>\n<p>Penyair berkata : Ketahuilah wahai putra paman, manus a adalah sayap bisakah burung elang terbang tanpa sayap ?<\/p>\n<p>4. Allah telah memerintahkan agar berbuat baik kepada para kerabat dan mengaitkan mereka dengan ibu bapak. Allah Ta\u2019ala berfirman: \u201cDan sembahlah Allah dan jangan mempersekutukan sesuatu dengan-Nya dan berbuat baiklah kepada ibu bapak serta sanak kerabat\u201d (An-Nisaa\u2019: 36). \u201c Dalam hadits: \u201cBarang siapa beriman dengan Allah dan hari akhir hendaklah ia menyambung hubungan kekeluargaannya.\u201d<\/p>\n<p>Orang yang berbuat baik kepada para kerabatnya, maka Allah melapangkan rezekinya dan memanjangkan umurnya. Dalam hadits: \u201cBerhubungan baik dengan kerabat, memperbanyak harta, dan silaturrahmi, menambah umur dan Allah mengampuni dosa-dosanya.\u201d<\/p>\n<p>Datang kepada Nabi SAW. seorang laki-laki, lalu ia berkata, \u201cSesungguhnya aku berdosa besar, apakah aku bisa bertaubat?\u201d Nabi SAW. bersabda: \u201cApakah engkau mempunyai seorang ibu?\u201d Orang itu menjawab, \u201cTidak.\u201d Nabi SAW. bersabda lagi: \u201cApakah engkau mempunyai seorang bibi?\u201d Orang itu menjawab, \u201cYa.\u201d Nabi SAW. bersabda: \u201dBerbaktilah kepadanya.\u201d Adapun orang yang berbuat buruk kepada para kerabatnya dan mengganggu mereka, maka akibatnya kebalikan dari itu. la terhalang untuk masuk surga.<\/p>\n<p>Dalam hadits: \u201cTidak masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan.\u201d \u2013 Allah menyegerakan hukuman baginya di dunia. Dalam hadits lain: \u201cTiada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan Allah hukuman bagi pelakunya di dunia di samping hukuman yang disimpan Allah baginya di akhirat daripada kezhaliman dan pemutusan hubungan kekeluargaan.\u201d<\/p>\n<p>5. Jika kerabatmu berbuat jahat kepadamu misalnya, maka sabariah. Balaslah kejahatan mereka dengan kebaikan. Dalam hadits: \u201cSeorang laki-laki berkata, \u201cYa Rasulullah, aku mempunyai kerabat yang aku hubungi, sedangkan mereka memutuskan hubungan denganku. Aku berbuat baik kepada mereka sedangkan mereka berbuat jahat kepadaku. Aku bersabar terhadap mereka, tetapi mereka tidak menghiraukan dku.\u201d Maka Nabi SAW. berkata, \u201cJika benar seperti yang engkau ceritakan, maka seakan-akan engkau memberi mereka makanan abu panas. Dan Allah tetap menolongmu terhadap mereka selama engkau dalam keadaan demikian.\u201d<\/p>\n<p><strong>13. Abu Thalhah al-Anshary dan Para Kerabatnya\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-content-17913\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"region\" data-tab=\"13\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-17913\">\n<p>Disebutkan dalam hadits sahih bahwa Abu Thalhah Al-Anshary r.a. adalah seorang Anshar yang paling banyak hartanya yaitu berupa pohon kurma di Madinah. Harta yang paling dicintainya adalah biruha\u2019 (sebidang kebun kurma) dan ia menghadap masjid.<\/p>\n<p>Adalah Rasulullah SAW. memasukinya dan minum dari airnya yang segar. Tatkala turun ayat: \u201cKamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai\u201d (Ali Imran: 92). Datang Abu Thalhah kepada Rasulullah SAW., lalu berkata, \u201cYa Rasulullah, Allah Ta\u2019ala telah menurunkan kepadamu: \u201cKamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai,\u201d dan sesungguhnya harta yang paling aku cintai adalah Biruha\u2019 dan ia adalah sedekah karena Allah Ta\u2019ala yang aku harapkan sebagai kebaktian dan simpanan di sisi Allah Ta\u2019ala. Maka pergunakanlah ya Rasulullah, sesuai dengan yang ditunjukkan Allah kepadamu.\u201d Maka Rasulullah SAW. berkata, \u201cBagus, itulah harta yang beruntung, itulah harta yang beruntung. Aku telah mendengar apa yang engkau katakan. Aku berpendapat agar engkau membagikannya bagi para kerabat.\u201d Maka Abu Thalhah berkata, \u201cAku lakukan ya Rasulullah.\u201d Kemudian Abu Thalhah membagikannya kepada para kerabatnya dan putra-putra pamannya.<\/p>\n<p><strong>Cerita Lain\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Di saat para sahabat r.a. duduk di dekat Nabi SAW., tiba-tiba beliau berkata, \u201cJanganlah duduk bersama kami seorang yang memutus hubungan kekeluargaan.\u201d Kemudian seorang pemuda berdiri dari majelis itu dan mendatangi bibinya. Sebelumnya kedua orang itu berselisih. Maka ia pun meminta maaf kepadanya, kemudian kembali ke majelis. Maka Rasulullah SAW berkata, \u201cSesungguhnya rahmat itu tidak turun kepada suatu kaum dimana terdapat seorang pemutus hubungan kekeluargaan.\u201d (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p>(Bersambung &#8230;.. )<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13722,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[146],"class_list":["post-13729","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-adab-akhlak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-21T10:57:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"469\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/\",\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-07T10:49:33+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-21T10:57:02+00:00\",\"description\":\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"width\":700,\"height\":469,\"caption\":\"Akhlaq lil Banin Djuz 2\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2024-09-21T10:57:02+00:00","og_image":[{"width":700,"height":469,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/","name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","datePublished":"2023-02-07T10:49:33+00:00","dateModified":"2024-09-21T10:57:02+00:00","description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","width":700,"height":469,"caption":"Akhlaq lil Banin Djuz 2"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-7-kewajiban-terhadap-kerabat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (7): Kewajiban terhadap Kerabat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/13729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=13729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}