{"id":13730,"date":"2023-02-12T18:53:40","date_gmt":"2023-02-12T10:53:40","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=13730"},"modified":"2024-09-21T19:00:37","modified_gmt":"2024-09-21T11:00:37","slug":"terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/","title":{"rendered":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>BLOGGURU<\/strong> \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.<\/p>\n<p><strong>14. Apa Kewajibanmu terhadap Pelayanmu?\u00a0<\/strong><\/p>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-title-17914\" class=\"elementor-tab-title elementor-active\" tabindex=\"0\" role=\"button\" data-tab=\"14\" aria-controls=\"elementor-tab-content-17914\" aria-expanded=\"true\" aria-selected=\"true\">1. Engkau wajib memperlakukan pelayanmu secara baik dengan berbicara kepadanya dengan lemah lembut apabila engkau menginginkan sesuatu darinya. Dan janganlah engkau menyakitinya dengan kata-kata yang kasar dan jangan pula membentaknya atau bersikap sombong terhadapnya. Hendaklah engkau menunjukkan kesalahannya jika ia bersalah dengan lembut dan lunak, kemudian memaafkannya. Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW., \u201cBerapa kali kita memberi maaf kepada pelayan ya Rasulullah ?\u201d Beliau menjawab, \u201cMaafkanlah dia setiap hari 70 kali.\u201d<\/div>\n<div tabindex=\"0\" role=\"button\" data-tab=\"14\" aria-controls=\"elementor-tab-content-17914\" aria-expanded=\"true\" aria-selected=\"true\"><\/div>\n<div class=\"elementor-tab-title elementor-active\" tabindex=\"0\" role=\"button\" data-tab=\"14\" aria-controls=\"elementor-tab-content-17914\" aria-expanded=\"true\" aria-selected=\"true\">2. Apabila engkau memanggil pelayanmu sedangkan ia tidak segera menjawabmu, atau engkau menyuruhnya melakukan sesuatu, lalu ia berlambat-lambat, maka jangan terburu-buru menegurnya. Mungkin saja ia tidak mendengar suaramu atau sibuk. Hendaklah engkau suka memaafkan. dan bersabar atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan para pelayan, karena mereka biasanya tidak terdidik. Apabila mereka melayanimu dengan baik, maka janganlah engkau lupa berterima kasih kepada mereka atas kebaikan mereka dan memberi mereka imbalan atas hal itu.<\/div>\n<div id=\"elementor-tab-content-17914\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"region\" data-tab=\"14\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-17914\">\n<p>Allah Ta\u2019ala berfirman: \u201cTidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan\u201d (Ar Rahmaan: 60).<\/p>\n<p>3. Janganlah menunjukkan kepada pelayan rahasia rahasia ayahmu agar tidak ada keinginan padanya untuk mencuri, dan jangan mengandalkannya dalam setiap keadaan. Hendaklah engkau berhati-hati terhadapnya. Jangan duduk bersamanya untuk bergurau dan berbicara yang tak berguna agar engkay tidak mengikuti tabiatnya dan tidak jatuh derajatmu di sisinya, dan agar ia tidak berani terhadapmu serta tidak berkurang adabnya terhadap dirimu. Janganlah menganiaya pelayan dengan membebaninya pekerjaan yang melebihi tenaganya atau tidak memberikan upahnya atau menunda-nundanya atau mengurangi upah yang berhak diperolehnya.<\/p>\n<p>Dalam hadits: \u201cMenzhalimi (-berbuat aniaya) pelayan mengenai upahnya termasuk dosa besar.\u201d Janganlah memukulnya tanpa hak. Dalam hadits: \u201cBarang siapa memukul dengan cambuk secara aniaya, ia akan dibalas atas perbuatan itu pada hari kiamat.\u201d<\/p>\n<p><strong>15. Cara Memaafkan Pelayan\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"elementor-toggle-item\">\n<div id=\"elementor-tab-content-17915\" class=\"elementor-tab-content elementor-clearfix elementor-active\" role=\"region\" data-tab=\"15\" aria-labelledby=\"elementor-tab-title-17915\">\n<p>1. Adalah Rasulullah SAW. tidak pernah membentak seorang pelayan pun. Sahabat Anas r.a. berkata, \u201cAku melayani Nabi SAW. selama 10 tahun, namun beliau tidak pernah mengatakan kepadaku, \u201cUff (cih)\u201d sama sekali. Dan beliau tidak pernah berkata atas segala sesuatu yang aku lakukan: kenapa engkau lakukan itu? Dan tidaklah beliau berkata atas segala sesuatu yang aku tinggalkan: kenapa engkau meninggalkannya? Tidaklah istri-istrinya mencela aku, melainkan beliau berkata: biarkan dia. Sesungguhnya hal ini terjadi karena telah ditetapkan oleh takdir Allah.\u201d<\/p>\n<p>2. Diceritakan bahwa Imam Ali Karromallahu wajhahu memanggil seorang sahayanya, namun ia tidak menjawabnya. Maka Imam Ali memanggilnya untuk kedua dan ketiga kalinya. Namun ia tidak menjawabnya. Kemudian beliau mendatanginya. Dilihatnya sahaya itu sedang berbaring.<\/p>\n<p>Maka Imam Ali berkata, \u201cHai anak, tidakkah engkau mendengar?\u201d Anak itu menjawab: \u201cYa\u201d. Imam Ali berkata: \u201cMengapa engkau tidak menjawab aku, ketika aku memanggilmu?\u201d Anak itu menjawab: \u201cKarena aku merasa aman dari hukumanmu. Maka aku pun bermalas-malasan.\u201d Maka Imam Ali berkata, \u201cPergilah, engkau bebas merdeka demi ridha Allah.\u201d<\/p>\n<p>3. Diceritakan dari Qais bin \u2018Ashim bahwa di saat ia sedang duduk pada suatu hari di rumahnya, tiba-tiba datang . kepadanya seorang sahaya perempuan membawa alat pemanggang daging yang ada dagingnya. Tiba-tiba alat itu terjatuh dari tangannya hingga menimpa seorang anaknya, lalu meninggal dunia. Sahaya itu terkejut. Kemudian Qais berkata kepadanya, \u201cTidak perlu engkau merasa takut.\u201d Qais memaafkannya dan membebaskannya karena Allah Ta\u2019ala. (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Bersambung &#8230;. )<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13722,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[146],"class_list":["post-13730","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-adab-akhlak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-21T11:00:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"469\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/\",\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-12T10:53:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-21T11:00:37+00:00\",\"description\":\"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg\",\"width\":700,\"height\":469,\"caption\":\"Akhlaq lil Banin Djuz 2\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2024-09-21T11:00:37+00:00","og_image":[{"width":700,"height":469,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/","name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","datePublished":"2023-02-12T10:53:40+00:00","dateModified":"2024-09-21T11:00:37+00:00","description":"BLOGGURU \u2013 Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq \u2013 Djuz 2 yang diperuntukkan bagi Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Akhlaq-lil-Banin-Djuz-2.jpg","width":700,"height":469,"caption":"Akhlaq lil Banin Djuz 2"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/terjemah-kitab-akhlaq-lil-banin-djuz-2-8-kewajiban-terhadap-pelayan-dan-cara-memaafkannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin \u2013 Djuz 2 (8): Kewajiban terhadap Pelayan dan Cara Memaafkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/13730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13730"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=13730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}