{"id":15697,"date":"2025-10-24T07:21:06","date_gmt":"2025-10-23T23:21:06","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=15697"},"modified":"2025-10-25T07:43:38","modified_gmt":"2025-10-24T23:43:38","slug":"bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/","title":{"rendered":"Bahan Diskusi Studi Hadits: &#8220;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&#8221;"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong> *)<\/p>\n<p>Related Post: <a href=\"https:\/\/blogsantri.com\/2025\/10\/24\/tips-belajar-dan-mendalami-ilmu-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits? Berikut ini adalah 10 pertanyaan yang mendalam dan menantang (disertai alasannya) yang sangat cocok untuk didiskusikan, dijadikan bahan pertanyaan, tanggapan, dan konfirmasi terkait penyajian makalah\/topik artikel, &#8220;<strong><a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya<\/a><\/strong>&#8220;, khususnya bagi Mahasiswa Pascasarjana Program Dirasah Islamiyah.<\/p>\n<p>1. Pertanyaan Definisi dan Hubungan Metodologis<\/p>\n<p>Bagaimana kita dapat secara definitif membedakan <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Ilmu Riwayah<\/b><\/a> dari <b>Ilmu Dirayah<\/b> dalam konteks metodologi hadits kontemporer, mengingat keduanya sering kali tumpang tindih dalam praktik kritik Hadis (<i>Naqd al-Hadith<\/i>)? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena\u00a0Pada tingkat S2, perbedaan dasar (<i>Riwayah<\/i> fokus pada transmisi, <i>Dirayah<\/i> fokus pada kritik) dianggap sudah selesai. Kesulitannya terletak pada menganalisis titik <i>sinergi<\/i> kedua ilmu ini di lapangan. Misalnya, kritik <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">matan hadits<\/a> (<i>Dirayah<\/i>) sering kali <i>bergantung<\/i> pada data <i>Riwayah<\/i> (seperti variasi sanad atau perbedaan redaksi), menuntut analisis di mana batas fungsional antara verifikasi formal (<i>Riwayah<\/i>) dan kritik substansial (<i>Dirayah<\/i>) benar-benar terletak.<\/p>\n<p>2. Pertanyaan Periodisasi dan Historisitas<\/p>\n<p>Tinjau kembali periodisasi klasik perkembangan <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Ilmu Riwayah<\/b><\/a>. Apakah ada argumen kuat untuk memindahkan titik awal formalisasi <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i>ilmu riwayah<\/i><\/a> dari periode kodifikasi (<i>al-Tadwin<\/i>) ke masa Sahabat atau Tabi&#8217;in, berdasarkan praktik lisan (<i>tahammul wa ada&#8217;<\/i>) mereka yang sudah terstruktur? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena pertanyaan ini menantang pemahaman tradisional yang menempatkan formalisasi ilmu pada abad ke-2\/3 H. Mahasiswa harus melakukan rekonstruksi metodologi lisan para Sahabat\/Tabi&#8217;in (seperti kriteria <i>sama&#8217;<\/i> dan <i>ijazah<\/i>) melalui sumber-sumber yang terfragmentasi, lalu berargumentasi bahwa <i>Ilmu Riwayah<\/i> telah berfungsi secara praktis sebelum diberi nama dan dikodifikasi.<\/p>\n<p>3. Pertanyaan Fungsi Epistemologis dan Keotentikan<\/p>\n<p>Jika fungsi utama <b>Ilmu Riwayah<\/b> adalah untuk menjamin transmisi Hadis yang <b>otentik secara formal<\/b> (keabsahan jalur), sejauh mana ilmu ini dapat menjadi filter epistemologis terhadap Hadis yang <b>otentik secara substansi<\/b> (kebenaran isi) tanpa perlu merambah ranah <i>Ilmu Dirayah<\/i>? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena ini adalah pertanyaan filosofis tentang batasan ilmu. Seorang Mahasiswa S2 harus bisa menganalisis apakah keotentikan formal yang dihasilkan <i>Riwayah<\/i> (sanad bersambung dan perawi terpercaya) secara <i>inheren<\/i> menjamin keotentikan substansi. Jawaban harus membahas konsep-konsep <i>syadz<\/i> (kejanggalan) dan <i>illal<\/i> (cacat tersembunyi) yang merupakan pengecualian dalam <i>Riwayah<\/i>, dan bagaimana keduanya berfungsi sebagai &#8220;semi-kritik&#8221; internal.<\/p>\n<p>4. Pertanyaan Ruang Lingkup dan Inklusi Jarh wa Ta&#8217;dil<\/p>\n<p>Haruskah pembahasan mengenai <b>al-Jarh wa al-Ta&#8217;dil<\/b> (kritik dan justifikasi perawi) secara eksklusif diklasifikasikan dalam <i>Ilmu Dirayah<\/i>, atau apakah ia harus diakui sebagai bagian integral dari <b>Ruang Lingkup Ilmu Riwayah<\/b> karena perannya dalam memverifikasi <i>syuruth al-riwayah<\/i> (syarat-syarat periwayatan)? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya,\u00a0 karena terdapat perdebatan klasik dan modern mengenai klasifikasi <i>Jarh wa Ta&#8217;dil<\/i>. Sebagian ulama menganggapnya alat bantu <i>Dirayah<\/i>, sementara yang lain melihatnya sebagai penentu kualifikasi <i>Riwayah<\/i>. Mahasiswa S2 harus menimbang pandangan ulama (misalnya, perbandingan metodologi al-Nawawi dan al-Dzahabi) untuk menentukan batas fungsional <i>Ilmu Riwayah<\/i> sebelum dan sesudah proses transmisi.<\/p>\n<p>5. Pertanyaan Kritik Komparatif Antar-Tradisi<\/p>\n<p>Bandingkan prinsip-prinsip dasar yang digunakan <b>Ilmu Riwayah<\/b> dalam verifikasi <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hadits<\/a> dengan metodologi kritik sumber dalam tradisi studi sejarah barat (misalnya, <i>external criticism<\/i> atau <i>source analysis<\/i>). Apa kesamaan fundamental dan perbedaan prinsipil yang dapat ditarik dari perbandingan ini? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena pertanyaan ini menuntut mahasiswa untuk menguasai dua kerangka teori yang berbeda dan melakukan analisis komparatif yang cermat. Meskipun <i>external criticism<\/i> Barat (verifikasi otentisitas dokumen) memiliki paralel dengan <i>Riwayah<\/i>, perbedaan dalam konsep <b>sanad<\/b> (transmisi lisan bersambung) dan kriteria <b>al-&#8216;adalah<\/b> (integritas moral perawi) harus dianalisis secara kritis dan mendalam.<\/p>\n<p>6. Pertanyaan Implikasi Era Digital<\/p>\n<p>Dalam era digital di mana basis data hadits (seperti <i>Maktabah Syamilah<\/i> atau <i>Hadith Encyclopedia<\/i>) telah menggantikan sebagian besar fungsi <i>takhrij<\/i> tradisional, bagaimana <b>Ilmu Riwayah<\/b> tetap relevan dan mempertahankan <b>Ruang Lingkup<\/b> akademisnya sebagai disiplin ilmu yang mandiri bagi mahasiswa S2? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena teknologi telah mempermudah aspek <i>Riwayah<\/i> yang bersifat mekanis (pencarian jalur Hadis). Mahasiswa harus berargumen bahwa nilai <i>Ilmu Riwayah<\/i> bergeser dari <i>pelaksanaan<\/i> (mencari sanad) ke <i>analisis kritis<\/i> (memahami <i>mengapa<\/i> variasi sanad itu terjadi, mendeteksi <i>syadz<\/i> yang tersembunyi, dan menginterpretasikan implikasi transmisi).<\/p>\n<p>7. Pertanyaan Transmisi Makna vs. Lafadz Hadits<\/p>\n<p>Dalam konteks <b>Riwayah bi al-Ma&#8217;na<\/b> (periwayatan Hadis secara makna), bagaimana <b>Ilmu Riwayah<\/b> mengatur dan membatasi ruang lingkup <i>ijtihad<\/i> perawi agar Hadis yang ditransmisikan tetap dianggap sah, tanpa melanggar prinsip ketepatan (<i>al-dhabt<\/i>) Hadis? Ya, karena <i>Riwayah bi al-Ma&#8217;na<\/i> secara inheren memperkenalkan potensi subjektivitas ke dalam proses <i>Riwayah<\/i>. Mahasiswa harus menjelaskan kriteria ketat yang ditetapkan ulama (misalnya, larangan riwayat bi al-ma&#8217;na bagi perawi non-faqih atau perawi yang tidak tahu konteks) dan menganalisis bagaimana pembatasan ini menentukan batasan operasional <i>Ilmu Riwayah<\/i> terhadap matan Hadits.<\/p>\n<p>8. Pertanyaan Kontribusi pada Ilmu Non-Hadits<\/p>\n<p>Bagaimana seorang mahasiswa S2 dapat memanfaatkan <b>Ilmu Riwayah<\/b> sebagai alat interdisipliner dalam meneliti bidang ilmu keislaman non-hadits, misalnya dalam verifikasi kutipan hadits dalam kutub <b>Fiqh<\/b> atau <b>Tafsir<\/b> yang tidak mencantumkan sanad secara lengkap? Mengapa pertanyaan ini dianggap sulit? Ya, karena pertanyaan ini menguji pemahaman mahasiswa tentang aplikasi praktis dan perluasan ruang lingkup <i>Ilmu Riwayah<\/i> di luar <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">studi hadits<\/a> itu sendiri. Jawaban harus berfokus pada teknik <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i>takhrij al-hadits<\/i> <\/a>dan <i>i&#8217;tibar<\/i> (membandingkan jalur hadits) sebagai metodologi penting untuk memastikan validitas argumentasi dalam disiplin ilmu lain, bukan sekadar memverifikasi <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sanad dalam kitab hadits<\/a>.<\/p>\n<p>9. Pertanyaan (Batasan Etika dan Sosial)<\/p>\n<p>Sejauh mana praktik <b>Ilmu Riwayah<\/b> (terutama yang berkaitan dengan <i>al-&#8216;adalah<\/i> dan <i>al-dhabt<\/i> perawi) terikat oleh norma etika sosial dan politik pada masanya? Dapatkah kita mengklaim bahwa batasan <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ruang Lingkup Ilmu Riwayah<\/a> kadang-kadang dibentuk oleh konteks sosial ketimbang murni kriteria ilmiah? Ya, karena ini adalah pertanyaan kritis yang memasukkan dimensi sosiologis dan politik. Mahasiswa harus meneliti contoh kasus <i>Jarh<\/i> yang dipengaruhi oleh afiliasi politik atau madzhab teologis (misalnya, kasus perawi yang terkait dengan <i>Khawarij<\/i> atau <i>Syi&#8217;ah<\/i>) untuk menunjukkan bahwa ruang lingkup aplikasi <i>Riwayah<\/i> dapat menjadi area negosiasi antara kriteria ilmiah murni dan realitas sosial.<\/p>\n<p>10. Pertanyaan (Terminologi dan Presisi)<\/p>\n<p>Analisis mengapa ulama hadits memilih terminologi yang sangat spesifik (misalnya, <i>al-tahammul<\/i>, <i>al-ada&#8217;<\/i>, <i>al-sam\u0101&#8217;<\/i>, <i>al-mun\u0101walah<\/i>) untuk mendefinisikan cara-cara periwayatan. Bagaimana kompleksitas terminologi ini mencerminkan tingginya standar dan ruang lingkup ketepatan yang dikejar oleh Ilmu Riwayah? Ya, karena pertanyaan ini mengharuskan analisis terhadap linguistik dan filsafat ilmu hadits. Mahasiswa tidak hanya mendefinisikan istilah, tetapi harus menjelaskan <i>mengapa<\/i> <a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya-studi-hadits\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terminologi hadits<\/a> jauh lebih terperinci dan ketat daripada terminologi kritik teks agama lain, menghubungkannya dengan kekhawatiran spesifik hadits terhadap pemalsuan (<i>al-Wad&#8217;<\/i>) dan kesalahan (<i>al-Khat&#8217;u<\/i>).<\/p>\n<p>Demikianlah 10 bahan pertanyaan, tanggapan, dan konfirmasi yang dapat dijadikan sebagai acuan diskusi saat penyajian artikel\/makalah, &#8220;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&#8221;. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Minasatene-Pangkep, 25 Oktober 2025<\/p>\n<p>(* <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Guru\/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15698,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[61,193],"class_list":["post-15697","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-al-hadits","blog-kat-kitab-hadits"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bahan Diskusi Studi Hadits: &quot;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&quot; - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahan Diskusi Studi Hadits: &quot;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&quot; - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-24T23:43:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"548\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/\",\"name\":\"Bahan Diskusi Studi Hadits: \\\"Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya\\\" - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-23T23:21:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-24T23:43:38+00:00\",\"description\":\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg\",\"width\":800,\"height\":548},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bahan Diskusi Studi Hadits: &#8220;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahan Diskusi Studi Hadits: \"Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya\" - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bahan Diskusi Studi Hadits: \"Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya\" - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2025-10-24T23:43:38+00:00","og_image":[{"width":800,"height":548,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/","name":"Bahan Diskusi Studi Hadits: \"Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya\" - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg","datePublished":"2025-10-23T23:21:06+00:00","dateModified":"2025-10-24T23:43:38+00:00","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post: Tips Belajar dan Mendalami Ilmu Hadits BLOGGURU - Apa dan bagaimana itu Ilmu Riwayah dalam Studi Hadits?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.49.30-2.jpeg","width":800,"height":548},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/bahan-diskusi-studi-hadits-ilmu-riwayah-definisi-dan-ruang-lingkupnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bahan Diskusi Studi Hadits: &#8220;Ilmu Riwayah: Definisi dan Ruang Lingkupnya&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/15697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15697"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=15697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}