{"id":16290,"date":"2026-01-22T15:06:59","date_gmt":"2026-01-22T07:06:59","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=16290"},"modified":"2026-01-31T17:14:40","modified_gmt":"2026-01-31T09:14:40","slug":"filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/","title":{"rendered":"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang"},"content":{"rendered":"<div class=\"user-query-container\">\n<div id=\"user-query-content-7\" class=\"query-content ng-star-inserted\" data-hveid=\"0\" data-ved=\"0CAAQ3ucQahgKEwi-t4aZ6ZySAxUAAAAAHQAAAAAQkwE\">\n<div class=\"query-text gds-body-l\" dir=\"ltr\" role=\"heading\" aria-level=\"2\">\n<p class=\"query-text-line ng-star-inserted\">Oleh: <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em> *)<\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama yang berkaitan dengan Kerajaan Siang, menyimpan memori kolektif yang sangat kaya namun rentan karena usia dan kondisi fisik, menggunakan metode analisis filologi yang presisi. Hal ini bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan validitas data sejarah.<\/p>\n<p>Filologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari naskah-naskah lama untuk mengetahui isi, sejarah terjadinya naskah, dan sejarah teks. Dalam konteks Pangkep, filologi menjadi &#8220;pintu masuk&#8221; utama untuk memahami periode pra-Islam hingga masa transisi Islam di Kerajaan Siang. Lontara Pangkep sering kali ditulis dalam aksara\u00a0<i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"321\">Lontara Baru<\/i>\u00a0atau\u00a0<i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"339\">Jangang-Jangang<\/i> pada media kertas Eropa atau daun lontar. Analisis filologi bertujuan untuk membersihkan teks dari kesalahan penyalinan sehingga didapatkan teks yang paling mendekati aslinya (teks otoritatif).<\/p>\n<p>Bagaimana Tahapan Kerja Filologi pada Lontaraq Pangkep? Pertama,\u00a0Inventarisasi dan Deskripsi Naskah.\u00a0Langkah pertama adalah mendata naskah yang ada di lapangan (Pangkajene, Labakkang, Bungoro, Segeri).\u00a0Pencarian dilakukan di Balai Arsip Sulawesi Selatan dan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pangkep, koleksi pribadi keluarga keturunan raja, hingga perpustakaan internasional seperti Universitas Leiden, dilanjutkan dengan pemberian Deskripsi, meliputi judul naskah, ukuran, jumlah halaman, kondisi fisik (rapuh, berlubang, atau masih terbaca), jenis alas tulis (kertas atau daun), dan bahasa yang digunakan (Bugis, Makassar, atau bahasa Siang kuno). Langkah Kedua, adalah\u00a0Transliterasi dan Transkripsi.\u00a0Mengubah aksara Lontara ke aksara Latin adalah tahap paling krusial, meliputi kegiatan: Transliterasi Diplomatis (Menyalin teks apa adanya, termasuk kesalahan tulis atau ejaan lama, guna menjaga otentisitas naskah), dan Transliterasi Standar (Menyesuaikan ejaan dengan kaidah bahasa Bugis\/Makassar modern agar lebih mudah dipahami secara akademis).<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div class=\"response-container ng-tns-c839097620-45 response-container-with-gpi response-container-has-multiple-responses\" data-hveid=\"1\">\n<div class=\"presented-response-container ng-tns-c839097620-45\" data-hveid=\"2\">\n<div class=\"response-container-content ng-tns-c839097620-45\">\n<div class=\"response-content ng-tns-c839097620-45\">\n<div class=\"container\">\n<div id=\"model-response-message-contentr_b16303aff6d903ea\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"polite\" aria-busy=\"false\">\n<p data-path-to-node=\"12,2,0\">Naskah Pangkep sering kali memiliki variasi dialek lokal yang berbeda dari dialek Gowa atau Bone. Kerja Filologi harus jeli membedakan antara kesalahan tulis (<i data-path-to-node=\"12,2,0\" data-index-in-node=\"171\">lapsus calami<\/i>) dan variasi dialek. Jika misalnya ditemukan lebih dari satu naskah dengan isi yang mirip (naskah jamak), maka harus melakukan kritik teks, yaitu Membandingkan naskah-naskah tersebut (Metode Saksi), kemudian membuat &#8220;pohon silsilah&#8221; naskah untuk melihat naskah mana yang merupakan induk (prototipe) dan mana yang merupakan salinan yang penuh kesalahan. (Stemma Codice), dan terakhir, Emendasi, yaitu Memperbaiki bagian teks yang jelas-jelas rusak atau hilang berdasarkan logika konteks sejarah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12,2,0\">Analisis Isi: Mencari Jejak &#8220;Melayu&#8221; dalam Lontara<\/p>\n<p data-path-to-node=\"18\">Setelah teks bersih, tahap selanjutnya adalah analisis mendalam terkait topik tesis penulis &#8220;Sumbangsih Orang Melayu dalam Proses Islamisasi Masa Kerajaan Siang di Kabupaten Pangkep&#8221;.\u00a0Seorang filolog akan mencari kata serapan. Munculnya kata-kata seperti\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"71\">Sembahyang<\/i>\u00a0(pengganti\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"93\">Mappakaraja<\/i>),\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"107\">Puasa<\/i>,\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"114\">Zakat<\/i>, atau gelar-gelar seperti\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"146\">Sayyid<\/i>,\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"154\">Syarif<\/i>, dan\u00a0<i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"166\">Datuk<\/i>\u00a0dalam naskah Pangkep menunjukkan pengaruh kuat dari penyebar Islam yang menggunakan bahasa Melayu sebagai perantara.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"22\">Filologi membantu membedah struktur narasi. Apakah dalam Lontara Siang proses Islamisasi digambarkan sebagai peristiwa mukjizat, hasil diskusi intelektual, ataukah lewat jalur perdagangan? Seringkali, naskah lokal menyebutkan kedatangan &#8220;orang dari Barat&#8221; atau &#8220;orang Jawi&#8221; (Melayu) yang menetap di pelabuhan Labakkang.\u00a0 Filologi tidak boleh berdiri sendiri. Ia harus didukung oleh\u00a0Historiografi. Karena itu perlu diperhatikan dengan seksama\u00a0Sinkronisasi Waktunya. Jika naskah menyebutkan sebuah peristiwa, bandingkan dengan catatan luar (seperti laporan Portugis atau catatan harian Sultan Gowa). Begitu pula halnya terkait\u00a0Fungsi Sosial Naskah. Di Pangkep, Lontara bukan sekadar buku sejarah, tapi sering dianggap benda pusaka (<i data-path-to-node=\"26,1,0\" data-index-in-node=\"105\">Arajang<\/i>). Hal ini menjelaskan mengapa naskah tersebut disimpan dengan sangat tertutup oleh keluarga pemiliknya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"29\">Sebagai peneliti sejarah budaya Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Pangkep, penulis menghadapi tantangan sosiologis, yaitu: Pertama, menyangkut Kesakralan Naskah. Beberapa pemilik naskah mungkin enggan membuka naskahnya jika tidak dilakukan ritual tertentu. Kedua, terkait Kondisi Naskah yang Rusak. Banyak naskah di Pangkep yang terkena jamur atau hancur karena penyimpanan yang lembap. Penggunaan teknik fotografi digital resolusi tinggi sangat diperlukan sebelum naskah tersebut benar-benar musnah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"29\">Jadi,\u00a0Metode filologi pada naskah Lontaraq Pangkep adalah instrumen paling valid untuk membuktikan peran orang Melayu dalam Islamisasi Kerajaan Siang. Melalui kritik teks dan analisis leksikal, Anda dapat membuktikan bahwa Islam masuk ke Pangkep melalui proses dialog budaya yang panjang, di mana orang Melayu berperan sebagai katalisator intelektual dan ekonomi sebelum sistem syariat dilembagakan secara resmi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"29\">\n<\/div>\n<p data-path-to-node=\"29\">(* <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Guru\/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.<\/p>\n<div id=\"model-response-message-contentr_b16303aff6d903ea\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"polite\" aria-busy=\"false\">\n<p data-path-to-node=\"35\">Referensi:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"36\">Metodologi Filologi<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37,0,0\">Baroroh-Baried, dkk.\u00a0(1985).\u00a0<i data-path-to-node=\"37,0,0\" data-index-in-node=\"29\">Pengantar Teori Filologi<\/i>. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37,1,0\">Robson, S.O.\u00a0(1994).\u00a0<i data-path-to-node=\"37,1,0\" data-index-in-node=\"21\">Prinsip-Prinsip Filologi Indonesia<\/i>. Jakarta: RUL.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37,2,0\">Djamaris, Edwar.\u00a0(2002).\u00a0<i data-path-to-node=\"37,2,0\" data-index-in-node=\"25\">Metode Penelitian Filologi<\/i>. Jakarta: CV. Manasco.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37,3,0\">Reynolds, L.D. &amp; Wilson, N.G.\u00a0(1991).\u00a0<i data-path-to-node=\"37,3,0\" data-index-in-node=\"38\">Scribes and Scholars: A Guide to the Transmission of Greek and Latin Literature<\/i>. Oxford: Clarendon Press (Penting untuk teori transmisi teks).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"38\">Referensi Spesifik Lontara &amp; Pangkep<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,0,0\">Hadjrawi, Muhlis.\u00a0(2015).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,0,0\" data-index-in-node=\"26\">Lontara\u2019 Pangkep: Edisi Teks dan Kajian Filologis<\/i>. Makassar: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,1,0\">Abbas, Irwan.\u00a0(2013).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,1,0\" data-index-in-node=\"22\">Sejarah dan Eksistensi Kerajaan Siang di Sulawesi Selatan<\/i>. Makassar: De La Macca.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,2,0\">Caldwell, Ian.\u00a0(1988).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,2,0\" data-index-in-node=\"23\">South Sulawesi A.D. 1300-1600: Ten Bugis Texts<\/i>. Thesis: Australian National University.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,3,0\">Macknight, C.C.\u00a0(2012).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,3,0\" data-index-in-node=\"24\">The Early History of South Sulawesi: Some Supplementary Notes<\/i>. Canberra: ANU Press.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,4,0\">Matthes, B.F.\u00a0(1875).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,4,0\" data-index-in-node=\"22\">Boeginesche Chrestomathie<\/i>. Amsterdam: Spin (Kumpulan teks Bugis kuno).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,5,0\">Tol, Roger.\u00a0(1996).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,5,0\" data-index-in-node=\"20\">A Knot of Island: Indonesian Manuscripts in the Netherlands<\/i>. Leiden: KITLV.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,6,0\">Pelras, Christian.\u00a0(2010).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,6,0\" data-index-in-node=\"27\">Explorations dans l\u2019univers des Bugis<\/i>. Paris: L\u2019Harmattan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,7,0\">Kern, R.A.\u00a0(1939).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,7,0\" data-index-in-node=\"19\">Catalogus van de Boegineesche Handschriften van het Koninklijk Instituut voor de Taal-, Land- en Volkenkunde van Nederlandsch-Indi\u00eb<\/i>. Leiden: KITLV.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,8,0\">Bulbeck, David.\u00a0(1996).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,8,0\" data-index-in-node=\"24\">The Construction of a Chronicle of the Kings of Gowa<\/i>. Canberra: ANU.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,9,0\">Gonda, J.\u00a0(1973).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,9,0\" data-index-in-node=\"18\">Sanskrit in Indonesia<\/i>. New Delhi: International Academy of Indian Culture (Penting untuk analisis serapan kata).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"39,10,0\">Sweeney, Amin.\u00a0(1987).\u00a0<i data-path-to-node=\"39,10,0\" data-index-in-node=\"23\">A Full Hearing: Orality and Literacy in the Malay World<\/i>. Berkeley: University of California Press.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14694,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[765,73],"class_list":["post-16290","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-akademia","blog-kat-sejarah-kebudayaan-islam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-31T09:14:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"549\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/\",\"name\":\"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-01-22T07:06:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-31T09:14:40+00:00\",\"description\":\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg\",\"width\":800,\"height\":549},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2026-01-31T09:14:40+00:00","og_image":[{"width":800,"height":549,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/","name":"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg","datePublished":"2026-01-22T07:06:59+00:00","dateModified":"2026-01-31T09:14:40+00:00","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Apa itu Filologi? Untuk detail naskah Lontaraq Pangkep, khususnya untuk kebutuhan penelitian penulis, terutama","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-00.00.45-1.jpeg","width":800,"height":549},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/filologi-naskah-lontara-pangkep-metodologi-analisis-tekstual-untuk-rekonstruksi-sejarah-kerajaan-siang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Filologi Naskah Lontaraq Pangkep: Metodologi Analisis Tekstual untuk Rekonstruksi Sejarah Kerajaan Siang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16290"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=16290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}