{"id":16350,"date":"2026-01-15T09:12:23","date_gmt":"2026-01-15T01:12:23","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=16350"},"modified":"2026-01-29T01:27:27","modified_gmt":"2026-01-28T17:27:27","slug":"q-a-tentang-ilmu-tajwid-1","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/","title":{"rendered":"Q &#038; A tentang Ilmu Tajwid (1)"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong> <\/em>*)<\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting dipahami, khususnya bagi seluruh santriwati untuk memantapkan pemahamannya tentang Ilmu dan Kaidah-kaidah Tajwid.<\/p>\n<p>1. Question (Q): Tujuan utama mempelajari ilmu tajw\u012bd adalah \u2026 ? A. Memperindah suara q\u0101r\u012b\u2019\u00a0 B. Menghindari kesalahan makna ayat.\u00a0 C. Menjaga lisan dari kesalahan membaca Al-Qur\u2019an. D. Mempercepat hafalan<\/p>\n<p>Answer (A):\u00a0Tujuan utama mempelajari ilmu tajwid adalah:\u00a0C. Menjaga lisan dari kesalahan membaca Al-Qur\u2019an<\/p>\n<p>Penjelasan:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Dalam literatur ilmu tajwid, tujuan ini sering disebut dengan <i data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"62\">Lahn<\/i> (kesalahan). Mempelajari tajwid berfungsi untuk menghindari dua jenis kesalahan, yaitu Lahn Jali (Kesalahan Jelas). Kesalahan fatal yang dapat mengubah makna, seperti tertukarnya huruf atau berubahnya harakat dan\u00a0Lahn Khafi (Kesalahan Tersembunyi). Kesalahan yang tidak mengubah makna tetapi menyalahi aturan keindahan membaca, seperti kurang panjang saat membaca <i data-path-to-node=\"5,1,0\" data-index-in-node=\"151\">Mad<\/i> atau tidak mendengung saat <i data-path-to-node=\"5,1,0\" data-index-in-node=\"182\">Ghunnah<\/i>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Mengapa Pilihan Lain Bukan Tujuan Utama?<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\">A. Memperindah suara hanyalah dampak positif atau pelengkap, bukan tujuan pokok syariatnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\">B. Menghindari kesalahan makna adalah <i data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"38\">bagian<\/i> dari tujuan tajwid (lewat pencegahan <i data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"82\">Lahn Jali<\/i>), namun jawaban C lebih mencakup keseluruhan esensi tajwid secara teknis maupun maknawi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">D. Ilmu tajwid justru sering kali membuat tempo membaca menjadi lebih tertata (tartil), bukan untuk mempercepat hafalan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">2. Q: Perintah membaca Al-Qur\u2019an dengan tart\u012bl terdapat dalam QS&#8230;. ? A. Al-Baqarah: 121. B. Al-Muzzammil: 4.\u00a0 C. Al-Isr\u0101\u2019: 9.\u00a0 D. Al-\u2018Alaq: 1<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">A:\u00a0Perintah membaca Al-Qur\u2019an dengan tart\u012bl terdapat dalam Qs. : B. Al-Muzzammil: 4<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">Penjelasan Ayat<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Ayat tersebut berbunyi:\u00a0{&#8230;\u0648\u064e\u0631\u064e\u062a\u0650\u0651\u0644\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0622\u0646\u064e \u062a\u064e\u0631\u0652\u062a\u0650\u064a\u0652\u0644\u064b\u0627}\u00a0\u00a0<i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"1\">(&#8230;wa rattilil-qur&#8217;\u0101na tart\u012bl\u0101)<\/i><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Artinya: &#8220;&#8230;Dan bacalah Al-Qur&#8217;an itu dengan perlahan-lahan (tartil).&#8221;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Apa itu Tartil?\u00a0Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib, makna tartil dalam ayat ini adalah:\u00a0Tajwidul Huruf (Membaguskan pengucapan huruf-hurufnya, sesuai makhraj dan sifat), dan\u00a0Ma&#8217;rifatul Wuquf (Mengetahui tempat-tempat berhenti (<i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"53\">waqaf<\/i>) yang tepat).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Analisis Pilihan Lain:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12,0,0\">A. Al-Baqarah: 121: Membahas tentang orang-orang yang membaca Al-Qur&#8217;an dengan &#8220;haqqa tilawatih&#8221; (sebenar-benar bacaan).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12,1,0\">C. Al-Isr\u0101\u2019: 9: Membahas tentang Al-Qur&#8217;an sebagai petunjuk bagi jalan yang paling lurus.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12,2,0\">D. Al-\u2018Alaq: 1: Perintah untuk membaca (<i data-path-to-node=\"12,2,0\" data-index-in-node=\"40\">Iqra&#8217;<\/i>) secara umum sebagai wahyu pertama.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">3. Q: \u00a0Menurut \u2018Al\u012b bin Ab\u012b \u1e6c\u0101lib r.a., makna tart\u012bl adalah \u2026 ?\u00a0 A. Membaca perlahan. B. Memahami tafsir. C. Tajw\u012bd huruf-huruf. D. Menghafal dengan sanad<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">A:\u00a0Berdasarkan definisi klasik yang sering dirujuk dalam kitab-kitab tajwid (seperti <i data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"82\">An-Nasyr fil Qira&#8217;at al-Asyr<\/i> karya Ibnu al-Jazari), Sayyidina \u2018Al\u012b bin Ab\u012b \u1e6c\u0101lib r.a. menjelaskan makna tartil sebagai berikut:\u00a0C. Tajw\u012bd huruf-huruf<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Penjelasan Lengkap:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Definisi utuh dari Sayyidina \u2018Al\u012b bin Ab\u012b \u1e6c\u0101lib r.a. mengenai tartil adalah, &#8220;At-Tartilu huwa tajwidul hurufi wa ma&#8217;rifatul wuquf.&#8221; <i data-path-to-node=\"5,0\" data-index-in-node=\"55\">(Tartil adalah membaguskan pengucapan huruf-huruf dan mengetahui tempat-tempat pemberhentian\/waqaf).<\/i><\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Dalam pilihan ganda yang Anda berikan, &#8220;Tajwid huruf-huruf&#8221; adalah bagian inti dari definisi tersebut. Tanpa membaguskan pelafalan setiap huruf sesuai makhraj dan sifatnya, sebuah bacaan belum bisa dikatakan tartil meskipun dibaca secara perlahan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Mengapa Pilihan Lain Kurang Tepat?<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,0,0\">A. Membaca perlahan: Ini adalah makna tartil secara bahasa, namun menurut Sayyidina Ali, aspek teknis (tajwid) lebih diutamakan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,1,0\">B. Memahami tafsir: Ini adalah langkah setelah tartil, yaitu tadabbur.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,2,0\">D. Menghafal dengan sanad: Ini adalah metode penjagaan Al-Qur&#8217;an, bukan definisi tartil dalam cara membaca.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,2,0\">4. Q: Alasan utama tajw\u012bd harus dipelajari melalui guru adalah \u2026 ?\u00a0 A. Agar cepat hafal. B. Menghindari tash\u1e25\u012bf dan ta\u1e25r\u012bf. C. Menjaga suara. D. Menguasai maq\u0101m<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,2,0\">A:\u00a0Alasan utama tajw\u012bd harus dipelajari melalui guru adalah:\u00a0B. Menghindari tash\u1e25\u012bf dan ta\u1e25r\u012bf<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,2,0\">Penjelasan Mendalam<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Ilmu tajwid adalah ilmu <i data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"24\">talaffuz<\/i> (pengucapan) yang bersifat musyafahah (dari mulut ke mulut). Berikut alasan mengapa pilihan B adalah yang paling tepat:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,0,0\">Tash\u1e25\u012bf: Adalah kesalahan dalam membaca titik atau harakat huruf yang bentuknya mirip (misalnya tertukar antara huruf <span class=\"math-inline\" data-math=\"\u0628\" data-index-in-node=\"118\">$\u0628$<\/span>, <span class=\"math-inline\" data-math=\"\u062a\" data-index-in-node=\"121\">$\u062a$<\/span>, dan <span class=\"math-inline\" data-math=\"\u062b\" data-index-in-node=\"128\">$\u062b$<\/span>).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,1,0\">Ta\u1e25r\u012bf: Adalah penyimpangan atau perubahan huruf, kata, atau makna.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,2,0\">Sifat Huruf yang Tidak Tertulis: Banyak aspek tajwid yang tidak bisa dipelajari hanya dengan membaca buku, seperti tingkat ketebalan (<i data-path-to-node=\"5,2,0\" data-index-in-node=\"134\">Tafkhim<\/i>), durasi dengung (<i data-path-to-node=\"5,2,0\" data-index-in-node=\"160\">Ghunnah<\/i>), atau getaran <i data-path-to-node=\"5,2,0\" data-index-in-node=\"183\">Qalqalah<\/i>. Hanya telinga seorang guru yang bisa mendeteksi apakah pengucapan Anda sudah benar-benar tepat atau masih meleset sedikit.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,2,0\">Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\">A. Agar cepat hafal: Hafalan adalah hasil dari pengulangan (murojaah), bukan tujuan utama belajar tajwid dengan guru.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\">C. Menjaga suara: Menjaga suara lebih berkaitan dengan teknik vokal atau kesehatan, bukan inti dari hukum tajwid.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">D. Menguasai maq\u0101m: <i data-path-to-node=\"7,2,0\" data-index-in-node=\"20\">Maqam<\/i> (irama\/lagu) adalah seni tambahan dalam membaca Al-Qur&#8217;an dan hukumnya tidak wajib, berbeda dengan tajwid yang hukumnya fardu ain dalam praktiknya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">Pesan Penting: Mempelajari tajwid secara otodidak sangat berisiko membuat seseorang merasa sudah benar padahal lisannya melakukan kesalahan fatal (<i data-path-to-node=\"8,0\" data-index-in-node=\"147\">Lahn Jali<\/i>). Itulah mengapa sistem Sanad (rantai guru yang bersambung hingga Rasulullah) sangat dijaga dalam Islam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">5.\u00a0 Q: Tash\u1e25\u012bf secara istilah berarti \u2026 ?\u00a0 A. Mengubah makna tafsir. B. Kesalahan bacaan huruf atau harakat.\u00a0 C. Menambah ayat. D. Menggugurkan hukum<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">A:\u00a0Secara istilah, tash\u1e25\u012bf berarti:\u00a0B. Kesalahan bacaan huruf atau harakat<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">Penjelasan Detail:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Tash\u1e25\u012bf (<span class=\"math-inline\" data-math=\"\u0627\u0644\u062a\u0635\u062d\u064a\u0641\" data-index-in-node=\"9\">$\u0627\u0644\u062a\u0635\u062d\u064a\u0641$<\/span>) berasal dari kata <i data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"36\">shahifah<\/i> (lembaran\/tulisan). Dalam ilmu tajwid dan hadis, istilah ini merujuk pada kesalahan seseorang dalam membaca teks karena kemiripan bentuk huruf, namun berbeda dalam titik atau harakatnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,0,0\">Contoh pada Huruf: Tertukar antara huruf Ba (<span class=\"math-inline\" data-math=\"\u0628\" data-index-in-node=\"45\">\u0628<\/span>), Ta (<span class=\"math-inline\" data-math=\"\u062a\" data-index-in-node=\"53\">\u062a<\/span>), atau Ya (<span class=\"math-inline\" data-math=\"\u064a\" data-index-in-node=\"66\">\u064a<\/span>) karena bentuk dasarnya sama.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,1,0\">Penyebab: Biasanya terjadi karena seseorang belajar hanya mengandalkan buku (otodidak) tanpa bimbingan guru (<i data-path-to-node=\"5,1,0\" data-index-in-node=\"109\">talaqqi<\/i>), sehingga ia keliru mengidentifikasi huruf yang titiknya tidak jelas atau mirip.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5,1,0\">Perbedaan dengan Pilihan Lain:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\">A. Mengubah makna tafsir: Ini lebih berkaitan dengan kesalahan dalam <i data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"69\">istimbat<\/i> atau pemahaman hukum, bukan sekadar teknis bacaan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\">C. Menambah ayat: Ini termasuk kategori <i data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"40\">tahrif<\/i> (perubahan\/pemalsuan) yang sangat fatal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">D. Menggugurkan hukum: Ini adalah dampak dari kesalahan serius, namun bukan definisi dari <i data-path-to-node=\"7,2,0\" data-index-in-node=\"90\">tashhif<\/i> itu sendiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">Intinya: <i data-path-to-node=\"8,0\" data-index-in-node=\"9\">Tashhif<\/i> adalah &#8220;salah baca&#8221; karena mata terkecoh oleh kemiripan tulisan. Itulah sebabnya belajar Al-Qur&#8217;an harus didengarkan langsung oleh seorang guru.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">***<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">(Bersambung &#8230;. )<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">(* <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Guru Al-Qur&#8217;an-Hadits\/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10235,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[60,161],"class_list":["post-16350","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-al-quran","blog-kat-ilmu-tajwid"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Q &amp; A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Q &amp; A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-28T17:27:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"429\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/\",\"name\":\"Q & A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-01-15T01:12:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-28T17:27:27+00:00\",\"description\":\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg\",\"width\":696,\"height\":429,\"caption\":\"Tiga Kitab Matn dalam Ilmu Tajwid. (foto: ist\\\/*)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Q &#038; A tentang Ilmu Tajwid (1)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Q & A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Q & A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2026-01-28T17:27:27+00:00","og_image":[{"width":696,"height":429,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/","name":"Q & A tentang Ilmu Tajwid (1) - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg","datePublished":"2026-01-15T01:12:23+00:00","dateModified":"2026-01-28T17:27:27+00:00","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) BLOGGURU - Berikut ini Q &amp; A (Questions and Answer) tentang Ilmu Tajwid dan Penerapannya. Q &amp; A ini penting","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2022-07-21-at-11.11.03-696x429-1.jpeg","width":696,"height":429,"caption":"Tiga Kitab Matn dalam Ilmu Tajwid. (foto: ist\/*)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/q-a-tentang-ilmu-tajwid-1\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Q &#038; A tentang Ilmu Tajwid (1)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=16350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}