{"id":16721,"date":"2026-04-21T18:56:49","date_gmt":"2026-04-21T10:56:49","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=blog&#038;p=16721"},"modified":"2026-04-21T19:46:40","modified_gmt":"2026-04-21T11:46:40","slug":"tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/","title":{"rendered":"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em> *)<\/p>\n<p>Related Post:\u00a0<a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/sanad-keilmuan-guru-sejarah-kebudayaan-islam-di-pesantren\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Pernahkah kita mendengar istilah &#8220;Al-Allamah&#8221;, &#8220;al-Mutawassith&#8221; atau &#8220;al-Mujtahid&#8221; yang dialamatkan kepada penuntut ilmu ketika mengikuti suatu dauroh atau majelis ilmu? Apa sebenarnya\u00a0definisi &#8220;Al-Allamah&#8221; (Orang yang sangat berilmu) menurut istilah para pensyarah (penjelas kitab)?\u00a0<b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"0\"><\/b>Dalam tradisi literatur Islam (seperti dalam mukadimah kitab-kitab syarah), gelar &#8220;Al-Allamah&#8221; merupakan bentuk\u00a0 \u0628\u0627\u0644\u063a\u0629 (penyangatan) dari kata &#8220;Alim&#8221;. Gelar ini diberikan kepada seseorang yang telah memiliki kualifikasi dan kedalaman ilmu yang diakui secara otoritatif, tanpa memandang batasan usia fisik.<\/p>\n<div class=\"container\">\n<div id=\"model-response-message-contentr_d97d478719e51d81\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"off\" aria-busy=\"false\">\n<p data-path-to-node=\"9\">Dalam metodologi pembelajaran kutub turats, para ulama membagi &#8220;thalabul ilmi&#8221; (pelajar\/pembelajar) itu menjadi tiga tingkatan utama berdasarkan kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan teks dan logika hukum Islam, yaitu:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">1.\u00a0Al-Mubtadi&#8217; (Pemula), yaitu Pelajar yang hanya mampu memahami gambaran umum masalah (tashawwur al-mas&#8217;alah) namun seringkali masih membutuhkan bantuan untuk memahami definisi yang akurat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10,0,0\">2. Al-Mutawassit (Menengah), yaitu Pelajar yang sudah mapan dalam memahami gambaran masalah secara detail, namun ia masih bersifat menerima (taqlid) terhadap apa yang ada di kitab. Ia belum memiliki perangkat ilmu yang cukup untuk membela pendapat tersebut dari serangan logika lawan (raddul isykal) atau mencari korelasi dalil secara mendalam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10,2,0\">3. Al-Muntahi (Tingkat Lanjut), yaitu Pelajar yang sudah menguasai visualisasi masalah, dalil-dalilnya, serta mampu berargumen untuk mempertahankan kebenaran pendapat tersebut atau mendiskusikan sisi kelemahannya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-path-to-node=\"1\">Jadi, jika yang ditanyakan adalah &#8220;al-Mutawassith&#8221;, berarti yang dimaksudkan adalah\u00a0pelajar tingkat menengah, yang dalam tradisi thalabul ilmi, al-Mutawassith adalah:<\/p>\n<div class=\"container\">\n<div id=\"model-response-message-contentr_d97d478719e51d81\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"off\" aria-busy=\"false\">\n<h4 style=\"text-align: center;\" data-path-to-node=\"1\"><b data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"0\">\u00a0\u064a\u0633\u062a\u0637\u064a\u0639 \u0623\u0646 \u064a\u062a\u0635\u0648\u0631 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0623\u0644\u0629 \u0648\u0644\u0627 \u064a\u0633\u062a\u0637\u064a\u0639 \u0623\u0646 \u064a\u0631\u062f \u0627\u0644\u0625\u0634\u0643\u0627\u0644 \u0648\u0644\u0645 \u064a\u0623\u062a \u0628\u0627\u0644\u062f\u0644\u064a\u0644<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"1\"><i data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"69\">Artinya: <\/i><\/p>\n<p data-path-to-node=\"1\"><i data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"69\">Ia mampu memvisualisasikan\/memahami gambaran masalah, namun belum mampu menangkis syubhat\/sanggahan dan belum mampu mendatangkan dalil secara mandiri.\u00a0<\/i><\/p>\n<p data-path-to-node=\"1\">Sementara, yang dapat dikategorikan sebagai &#8220;mujtahid&#8221; adalah mereka yang dinilai secara umum\/kalangan masyarakat luas sudah mampu mengeluarkan hukum baru. Mujtahid bukan lagi sekadar sebagai pelajar atau penuntut ilmu, tapi mereka yang telah mampu melakukan proses <i data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"65\">takhrij<\/i> (mengeluarkan hukum baru\/inferensi hukum) berdasarkan perkataan dan kaidah imam madzhabnya. Sebutan lain bagi mereka adalah Mujtahid Madzhab (<b data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"0\"> \u0645\u062c\u062a\u0647\u062f \u0627\u0644\u0645\u0630\u0647\u0628 <\/b>).<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-path-to-node=\"9\">Para ulama ushul fiqih membagi tingkatan ijtihad untuk memetakan otoritas keilmuan seseorang dalam menyimpulkan hukum, yaitu: (1) Mujtahid Mutlak, yaitu Ulama yang membangun kaidah ushulnya sendiri dan menggali hukum langsung dari Al-Qur&#8217;an dan Sunnah (seperti Imam Syafi&#8217;i atau Imam Malik). (2) Mujtahid Madzhab, yaitu Ulama yang mengikuti kaidah ushul imamnya, namun ia mampu melakukan <i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"86\">takhrij<\/i>. Artinya, jika ada masalah baru yang belum dijawab oleh imamnya, ia menyimpulkan hukumnya dengan mengikuti pola pikir dan kaidah yang ditetapkan oleh sang imam, serta (3) Mujtahid Fatwa\/Tarjih, yaitu Ulama yang tidak melakukan <i data-path-to-node=\"10,2,0\" data-index-in-node=\"50\">takhrij<\/i> hukum baru, namun memiliki kemampuan mendalam untuk menimbang (tarjih) mana pendapat yang lebih kuat di antara sekian banyak pendapat di dalam madzhabnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">Demikian gambaran umum dari upaya memahami sebutan &#8220;al-allamah&#8221;, &#8220;al-mutawassith&#8221;, dan &#8220;al-mujtahid&#8221;. Semoga bermanfaat adanya. <em>Barakallahu fiikum.<\/em> (*)<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">\n<p data-path-to-node=\"9\">Minasatene-Pangkep, 21 April 2026<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">(* <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Guru\/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16726,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[765,140],"class_list":["post-16721","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-akademia","blog-kat-kepesantrenan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-21T11:46:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/sdagfdsgd.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"857\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"575\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/\",\"name\":\"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/sdagfdsgd.png\",\"datePublished\":\"2026-04-21T10:56:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-21T11:46:40+00:00\",\"description\":\"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/sdagfdsgd.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/sdagfdsgd.png\",\"width\":857,\"height\":575},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog Guru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2026-04-21T11:46:40+00:00","og_image":[{"width":857,"height":575,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/sdagfdsgd.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/","name":"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/sdagfdsgd.png","datePublished":"2026-04-21T10:56:49+00:00","dateModified":"2026-04-21T11:46:40+00:00","description":"Oleh: Muhammad Farid Wajdi *) Related Post:\u00a0Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren BLOGGURU - Pernahkah kita mendengar istilah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/sdagfdsgd.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/sdagfdsgd.png","width":857,"height":575},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/tingkatan-penuntut-ilmu-al-allamah-mutawassith-dan-mujtahid\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog Guru","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Tingkatan Penuntut Ilmu: Al-Allamah, Mutawassith, dan Mujtahid"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/16721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16721"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/blog-kat?post=16721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}