{"id":16769,"date":"2026-05-10T17:29:13","date_gmt":"2026-05-10T09:29:13","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?post_type=ekskul&#038;p=16769"},"modified":"2026-05-11T20:46:16","modified_gmt":"2026-05-11T12:46:16","slug":"catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia","status":"publish","type":"ekskul","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/","title":{"rendered":"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0<em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>\u00a0*)<\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan kesehatan, kesempatan dan waktu luang dalam beraktivitas, belajar dan mengajar, dan terkhusus mengikuti perkuliahan Studi S2 Program Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Alauddin Makassar. Hari ini, Ahad (10\/5\/2026) dengan perkuliahan Sejarah Perkembangan Islam Dunia (SPID), dimulai pada Pukul 16.00 WITA, yang mendapatkan giliran presentasi makalah adalah Sdri Tuti Wahyuni dengan makalah tentang Perang Salib.<\/p>\n<p>Selengkapnya rekaman perkuliahan dimaksud dapat dilihat pada Link Channel Youtube, \u201cChannel Etta Adil\u201d berikut ini:<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Kuliah Sejarah Perkembangan Islam Dunia: Perang Salib (1095-1294)\" width=\"840\" height=\"473\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Xz498ZjeZ9Y?start=4607&#038;feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Pada sesi tanya jawab, penulis mempertanyakan Mengapa sumber-sumber Muslim kontemporer (seperti Ibnu Al-Qalanisi atau Ibnu Al-Athir) jarang menggunakan istilah &#8220;Perang Salib&#8221; dan lebih sering menyebutnya sebagai Hurub al-Ifranj (Perang Orang Frank)? Apa implikasinya terhadap persepsi umat Islam saat itu\u2014apakah mereka melihatnya sebagai perang agama global atau sekadar serangan tentara bayaran regional? Mengapa pertanyaan ini penulis ajukan? Ya, karena pertanyaan ini menurut penulis, menyentuh inti dari diskursus historiografi Islam klasik. Ketidakhadiran istilah <i data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"96\">al-hurub al-salibiyyah<\/i> (Perang Salib) dalam catatan sejarawan Muslim kontemporer seperti Ibnu Al-Qalanisi (w. 1160) atau Ibnu Al-Athir (w. 1233) bukan sekadar masalah semantik, melainkan mencerminkan bagaimana realitas politik dan mentalitas zaman itu bekerja.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\">Bagi penulis sejarah seperti Ibnu Al-Qalanisi dalam <i data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"52\">Dzail Tarikh Dimasyq<\/i>, musuh yang datang dari Barat diidentifikasi berdasarkan asal-usul etnis atau geografis mereka, bukan simbol yang mereka kenakan. <b data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Istilah <i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"8\">Al-Ifranj <\/i><\/b><i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"8\">m<\/i>erupakan generalisasi dari kata &#8220;Frank&#8221; (bangsa Jermanik yang mendominasi Eropa Barat). Bagi orang Arab saat itu, semua orang Kristen Barat adalah <i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"167\">Ifranj<\/i>, sebagaimana mereka menyebut tentara Bizantium sebagai <i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"229\">Al-Rum<\/i>. Selain itu, ada <b data-path-to-node=\"4,1,0\" data-index-in-node=\"0\">ketidakpedulian terhadap Simbol Salib. <\/b>Jadi, meskipun para ksatria Eropa mengenakan salib di jubah mereka, para sejarawan Muslim awal melihat hal itu hanya sebagai bagian dari perlengkapan perang atau tradisi keagamaan Kristen yang sudah umum mereka lihat pada Kristen lokal (seperti Kristen Ortodoks atau Maronit). Mereka tidak langsung mengaitkan &#8220;salib&#8221; tersebut sebagai nama sebuah gerakan militer besar.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Penggunaan istilah <i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"19\">Hurub al-Ifranj<\/i> mengimplikasikan bahwa pada awalnya, umat Islam melihat ini sebagai <b data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"103\">serangan regional yang bersifat ekspansionis<\/b>, mirip dengan serangan-serangan yang dilakukan Bizantium di perbatasan utara atau serangan tentara bayaran norman. Disana ada\u00a0<b data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Fragmentasi Politik. <\/b>Saat Tentara Salib pertama datang, dunia Islam sedang terpecah antara Seljuk di utara dan Fatimiyah di selatan. Kedatangan <i data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"144\">Ifranj<\/i> awalnya dianggap sebagai ancaman lokal bagi penguasa Damaskus, Aleppo, atau Antiokhia. Selain itu,\u00a0<b data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Kurangnya Kesadaran &#8220;Perang Suci&#8221;.<\/b> Pada awal abad XII, konsep <i data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"62\">Jihad<\/i> sebagai perlawanan kolektif belum sepenuhnya bangkit. Para sejarawan mencatat kedatangan mereka sebagai bencana politik dan kemanusiaan (seperti jatuhnya Yerusalem), namun belum membingkainya dalam narasi konfrontasi teologis global antara Islam dan Kristen.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">Penggunaan istilah &#8220;Perang Orang Frank&#8221; memiliki beberapa implikasi penting terhadap persepsi umat Islam saat itu.\u00a0Dengan menyebut mereka <i data-path-to-node=\"10,0,0\" data-index-in-node=\"44\">Ifranj<\/i>, umat Islam memosisikan Tentara Salib dalam kerangka sejarah yang sudah dikenal. Mereka dianggap sebagai &#8220;gelombang baru&#8221; penyerbu dari Barat, mirip dengan ancaman Bizantium sebelumnya. Hal ini membuat penguasa Muslim awal merasa bisa melakukan negosiasi atau aliansi taktis dengan mereka (pragmatisme politik).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10,1,0\">Dalam catatan Usamah bin Munqidh (<i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"63\">Kitab al-I&#8217;tibar<\/i>), fokusnya bukan pada &#8220;kesucian&#8221; perang lawan, melainkan pada keanehan perilaku dan &#8220;kekasaran&#8221; budaya orang-orang Frank dibandingkan dengan peradaban Islam yang sudah mapan. Perubahan perspektif dari &#8220;perang etnis&#8221; menjadi &#8220;perang agama&#8221; baru mulai menguat secara sistematis pada masa Nuruddin Zangi dan Shalahuddin Al-Ayyubi. Di sinilah retorika <i data-path-to-node=\"10,2,0\" data-index-in-node=\"189\">Jihad<\/i> mulai dikonstruksi secara masif untuk menyatukan faksi-faksi Muslim yang bertikai.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Istilah <i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"8\">Al-Hurub al-Salibiyyah<\/i> sebenarnya adalah serapan dari bahasa Barat (<i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"76\">Crusades<\/i>) yang baru populer di dunia Islam pada abad ke-19, ketika intelektual Muslim mulai berinteraksi dengan historiografi Eropa modern.\u00a0Saat itu, mereka menyadari bahwa bagi pihak Barat, perang ini memiliki landasan ideologis &#8220;Salib&#8221; yang sangat sentral. Sejarawan Muslim klasik seperti Ibnu Al-Athir memang menyebutkan motif agama (misalnya keinginan mereka merebut Yerusalem), namun tetap dalam kerangka <i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"270\">Hurub al-Ifranj<\/i>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Demikian catatan singkat ini sebagai pengingat kegiatan akademik yang telah diikuti. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">\n<p data-path-to-node=\"12\">Minasatene-Pangkep, 10 Mei 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">(* <em><strong>Muhammad Farid Wajdi<\/strong><\/em>, Guru\/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":16770,"template":"","class_list":["post-16769","ekskul","type-ekskul","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-11T12:46:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fghrtukyu.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"767\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"413\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/\",\"name\":\"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/fghrtukyu.png\",\"datePublished\":\"2026-05-10T09:29:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-11T12:46:16+00:00\",\"description\":\"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\\\/5\\\/2026), penulis masih diberikan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/fghrtukyu.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/fghrtukyu.png\",\"width\":767,\"height\":413},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ekskul\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/ekskul\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_modified_time":"2026-05-11T12:46:16+00:00","og_image":[{"width":767,"height":413,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fghrtukyu.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/","name":"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fghrtukyu.png","datePublished":"2026-05-10T09:29:13+00:00","dateModified":"2026-05-11T12:46:16+00:00","description":"Oleh:\u00a0Muhammad Farid Wajdi\u00a0*) BLOGGURU \u2013 Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (10\/5\/2026), penulis masih diberikan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fghrtukyu.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fghrtukyu.png","width":767,"height":413},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/catatan-kuliah-s2-non-reguler-21-sejarah-perkembangan-islam-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ekskul","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/ekskul\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Catatan Kuliah S2 Non Reguler (21): Sejarah Perkembangan Islam Dunia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/ekskul\/16769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/ekskul"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/ekskul"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}