{"id":11016,"date":"2023-05-30T21:46:58","date_gmt":"2023-05-30T13:46:58","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?p=11016"},"modified":"2025-04-08T10:08:51","modified_gmt":"2025-04-08T02:08:51","slug":"mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/","title":{"rendered":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_11017\" style=\"width: 761px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-11017\" class=\" wp-image-11017\" src=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009-1024x586.jpg\" alt=\"sumber foto: irtaqi.net\" width=\"751\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009-1024x586.jpg 1024w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009-300x172.jpg 300w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009-768x440.jpg 768w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 751px) 100vw, 751px\" \/><p id=\"caption-attachment-11017\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kitab Al-Yaqut an-Nafis (sumber foto: irtaqi.net)<\/em><\/p><\/div>\n<p><strong>Oleh: Ustadz Muafa<\/strong><\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus pandang dan berwarna biru atau kemerahan. \u201cNafis\u201d bermakna \u201cberharga\u201d. Jadi \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d secara bahasa bermakna safir\/rubi yang berharga. Seakan-akan pengarang memaksudkan kandungan ilmu yang ditulis dalam kitab ini sangat berharga bagaikan batu mulia yang mahal harganya. Nama lengkap yang diberikan pengarang adalah \u201c\u201cAl-Yaqut An-Nafis fi Madzhabi Ibni Idris\u201d. Jadi, terlihat dari namanya, kitab ini sesungguhnya ditulis untuk menerangkan mazhab fikih imam Asy-Syafi\u2019i. Ibnu Idris yang disebut dalam judul tersebut adalah Asy-Syafi\u2019i, karena nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Idris Asy-Syafi\u2019i.<\/p>\n<p>\u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d dikarang oleh Ahmad bin Umar Asy-Syathiri, seorang ulama yang lahir di Tarim Hadhromaut tahun 1312 H. Beliau dipuji sebagai seorang ulama yang cerdas, lekas paham dan kritis. Motivasi penulisan kitab ini adalah permintaan guru pengarang, Abdullah Asy-Syathiri yang sangat dihormatinya. Tujuan penulisannya adalah untuk memudahkan para santri yang ingin memahami mazhab Asy-Syafi\u2019i dan juga memudahkan para guru yang mengajarkannya, sehingga tidak perlu mengarang \u201cmodul\u201d sendiri yang membutuhkan kerja keras.<\/p>\n<p>Sebagai kitab fikih mazhab Asy-Syafi\u2019i, pengarang menulis kitab ini dalam bentuk \u201cmukhtashor\u201d. Melihat masa hidup Ahmad Asy-Syathiri yang berada pada abad ke 14 H, bisa dipahami bahwa kitab ini lahir setelah masa kematangan terakhir perkembangan mazhab Asy-Syafi\u2019i. Dari sini, menjadi wajar jika nilai abstraksinya sangat tinggi dan mendapatkan perhatian serius dari ulama-ulama Syafi\u2019iyyah. Bisa dikatakan kitab ini meringkas tahqiq-tahqiq ulama Asy-Syafi\u2019iyyah muta-akkhirin sehingga dijadikan sebagai salah satu referensi penting kajian fikih mazhab Asy-Syafi\u2019i.<\/p>\n<p>Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan dicerna. Tidak salah jika dikatakan \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d adalah kitab yang berisi pembahasan fikih klasik tetapi dibahasa-ulangkan dengan bahasa kontemporer.<\/p>\n<p>Sebelum memulai pembahasan topik-topik fikih, dalam muqoddimah, pengarang menjelaskan 10 dasar-dasar (principles) suatu bidang ilmu tertentu agar pelajar mana pun mendapatkan basis yang kokoh untuk menyerap ilmu secara maksimal dan menguasai aspek ontologis, epistemologis, maupun aksiologisnya. Kesepuluh prinsip dasar itu adalah;<\/p>\n<ol>\n<li>Al-Hadd\/definisi (\u0627\u0644\u062d\u062f)<\/li>\n<li>Al-Maudhu\u2019\/subjek\/topik (\u0627\u0644\u0645\u0648\u0636\u0648\u0639)<\/li>\n<li>Al-Fa-idah\/manfaat (\u0627\u0644\u0641\u0627\u0626\u062f\u0629)<\/li>\n<li>Al-Masa-il\/pokok persoalan\/issues (\u0627\u0644\u0645\u0633\u0627\u0626\u0644)<\/li>\n<li>Al-Ism\/nama disiplin ilmu (\u0627\u0644\u0627\u0633\u0645)<\/li>\n<li>Al-Istimdad\/sumber disiplin ilmu (\u0627\u0644\u0627\u0633\u062a\u0645\u062f\u0627\u062f)<\/li>\n<li>Hukmu Asy-syari\u2019 fih\/hukum syara\u2019 terhadap displin ilmu (\u062d\u0643\u0645 \u0627\u0644\u0634\u0627\u0631\u0639 \u0641\u064a\u0647)<\/li>\n<li>An-Nisbah Ila Sa-iri Al-Ulum\/penisbatan suatu disiplin ilmu terhadap ilmu-ilmu yang lain (\u0627\u0644\u0646\u0633\u0628\u0629 \u0625\u0644\u0649 \u0633\u0627\u0626\u0631 \u0627\u0644\u0639\u0644\u0648\u0645)<\/li>\n<li>Al-Fadhlu\/keutamaan suatu disiplin ilmu (\u0627\u0644\u0641\u0636\u0644), dan<\/li>\n<li>Al-Wadhi\u2019\/penemu\/pencipta\/pelopor disiplin ilmu (\u0627\u0644\u0648\u0627\u0636\u0639)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Di antara ciri menonjol \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d dibandingkan \u201cmukhtashor\u201d yang lain adalah perhatian khusus pengarang terhadap definisi-definisi istilah fikih pada awal pembahasan topik tertentu. Ahmad Asy-Syathiri selalu menjelaskan makna bahasa dan makna syar\u2019i istilah-istilah fikih saat diperlukan. Umumnya kitab \u201cmatan\/mukhtashor\u201d tidak ada yang memberi perhatian definisi singkat seperti ini.<\/p>\n<p>Susunan babnya bagus. Cara meletakkan bab-bab (\u201ckutub\u201d\/chapters), subbab (\u201cabwab\u201d\/sections), masa-il (subsections), dan \u201cfushul\u201d (subsubsection) menunjukkan pengarangnya memiliki pengetahuan mendalam terhadap bidang yang ditulisnya.<\/p>\n<p>Perhatiannya terhadap cara pengorganisasian pemikiran fikih juga sangat bagus. Hal itu tampak pada perhatian pengarang yang sangat tinggi terhadap pembahasan \u201csyuruth\u201d (syarat-syarat), \u201carkan\u201d (rukun-rukun), \u201cwajibat\u201d (hal-hal wajib), \u201cmustahabbat\u201d (hal-hal yang dianjurkan), \u201csunan\u201d (sunnah-sunnah), \u201cnawaqidh\u201d (hal-hal yang membatalkan), dan \u201cmubthilat\u201d (hal-hal yang membuat batil). Orang yang membaca kitab fikih dengan cara penyajian seperti ini benar-benar akan dimudahkan untuk memahami topik fikih tertentu yang dipelajari dalam bentuk kerangka pemikiran yang utuh dan terkristal.<\/p>\n<p>Kitab ini juga memiliki keistimewaan dalam mendeskripsikan kasus. Seringkali di akhir pembahasan dicantumkan contoh dan gambaran kasus yang sedang dibicarakan dengan mengatakan \u201cwashuurotu kadzaa an yaquula zaid\u2026\u201d Dengan cara ini, orang akan tahu bagaimana mempraktekkan sebuah muamalah syar\u2019i yang memenuhi syarat dan rukunnya secara lengkap.<\/p>\n<p>Segala kelebihan kitab \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d di atas, disempurnakan dengan kerja murid pengarang yang bernama Salim Bukayyir. Beliau meluangkan waktu untuk memberi komentar ringkas baik berupa syarah singkat, \u201cidhofat\u201d, \u201ctaqyidat\u201d dan lain-lain yang sangat membantu memahami isi kitab.<\/p>\n<p>Pengaruh kitab ini cukup luas, terutama di negeri asal pengarang yakni Hadhromaut. Lembaga-lembaga pendidikan Islam di Tarim dan sekitarnya banyak yang menjadikan kitab ini sebagai kitab pegangan wajib bagi pemula yang belajar mazhab Asy-Syafi\u2019i. Demikian pula lulusan-lulusan Tarim yang pulang ke Indonesia. Banyak di antara mereka yang mengadopsi kitab ini sebagai buku panduan untuk diajarkan kepada kaum muslimin di Indonesia yang ingin belajar mazhab Asy-Syafi\u2019i. Memang harus diakui, fuqoha\u2019-fuqoha\u2019 Hadhromaut punya peran yang cukup besar dan tidak bisa dipandang remeh dalam khidmat dan membantu perkembangan mazhab Asy-Syafi\u2019i di dunia Islam.<\/p>\n<p>Adapun kitab-kitab yang lahir dari \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d, ada yang berupa manzhumah dan ada pula yang berupa syarah. Yang berupa manzhumah, di antaranya adalah karya Muhammad Asy-Syanqithi yang berjudul \u201cQut Al-Yawaqit\u201d. Demikian pula Abdullah Baroja\u2019 yang menazhomkan kitab ini dalam karya yang berjudul \u201cAsy-Syafi Al-Anis Fi Nazhmi \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d\u201d.<\/p>\n<p>Adapun syarahnya, di antara yang mensyarahnya adalah putra pengarang sendiri yang bernama Muhammad Asy-Syathiri dalam kitab berjudul \u201cSyarhu Al-Yaqut An-Nafis\u201d.\u00a0Sejumlah penerbit telah mencetak kitab ini seperti Mushthofa Al-Baby Al-Halaby, Mu-assasah Ar-Risalah, Dar Al-Minhaj, Dar Al-Ma\u2019rifah, dan Dar Al-Kutub Al-\u2018Ilmiyyah.\u00a0Dar Al-Minhaj mencetak kitab \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d dengan ketebalan 383 halaman atas jasa editing tim \u201cAl-Lajnah Al-\u2018Ilmiyyah bi Markazi Dar Al-Minhaj Li Ad-Dirosat wa Al-Bahts Al-\u2018Ilmi\u201d.\u00a0Ahmad Asy-Syathiri wafat pada hari Jumat, 6 Robi\u2019u Ats-Tsani tahun 1360 H dan dimakamkan di Tarim.<\/p>\n<div>\n<h4 style=\"text-align: center;\">\u0631\u062d\u0645 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0633\u0627\u0644\u0645\u0627 \u0627\u0644\u062d\u0636\u0631\u0645\u064a \u0631\u062d\u0645\u0629 \u0648\u0627\u0633\u0639\u0629<br \/>\n\u0627\u0644\u0644\u0647\u0645 \u0627\u062c\u0639\u0644\u0646\u0627 \u0645\u0646 \u0645\u062d\u0628\u064a \u0627\u0644\u0639\u0644\u0645\u0627\u0621 \u0627\u0644\u0635\u0627\u0644\u062d\u064a\u0646<\/h4>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/irtaqi.net\/2018\/02\/27\/mengenal-kitab-al-yaqut-nafis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>DISINI<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU &#8211; Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus pandang dan berwarna biru atau kemerahan. \u201cNafis\u201d bermakna \u201cberharga\u201d. Jadi \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d secara bahasa bermakna safir\/rubi yang berharga. Seakan-akan pengarang memaksudkan kandungan ilmu yang ditulis dalam kitab ini sangat berharga bagaikan batu mulia yang mahal harganya. Nama lengkap yang diberikan pengarang adalah \u201c\u201cAl-Yaqut An-Nafis fi Madzhabi Ibni Idris\u201d. Jadi, terlihat dari namanya, kitab ini sesungguhnya ditulis untuk menerangkan mazhab fikih imam Asy-Syafi\u2019i. Ibnu Idris yang disebut dalam judul tersebut adalah Asy-Syafi\u2019i, karena nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Idris Asy-Syafi\u2019i. \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d dikarang oleh Ahmad bin Umar Asy-Syathiri, seorang ulama yang lahir di Tarim Hadhromaut tahun 1312 H. Beliau dipuji sebagai seorang ulama yang cerdas, lekas paham dan kritis. Motivasi penulisan kitab ini adalah permintaan guru pengarang, Abdullah Asy-Syathiri yang sangat dihormatinya. Tujuan penulisannya adalah untuk memudahkan para santri yang ingin memahami mazhab Asy-Syafi\u2019i dan juga memudahkan para guru yang mengajarkannya, sehingga tidak perlu mengarang \u201cmodul\u201d sendiri yang membutuhkan kerja keras. Sebagai kitab fikih mazhab Asy-Syafi\u2019i, pengarang menulis kitab ini dalam bentuk \u201cmukhtashor\u201d. Melihat masa hidup Ahmad Asy-Syathiri yang berada pada abad ke 14 H, bisa dipahami bahwa kitab [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11017,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[211],"tags":[359,336],"class_list":["post-11016","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fikih-dan-kitab-fikih","tag-al-yaqut-an-nafis","tag-kitab-fikih"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-30T13:46:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-08T02:08:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"733\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Immim pangkep\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\"},\"headline\":\"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d\",\"datePublished\":\"2023-05-30T13:46:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-08T02:08:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/\"},\"wordCount\":843,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/IMG-20180227-WA0009.jpg\",\"keywords\":[\"Al-Yaqut An-Nafis\",\"kitab fikih\"],\"articleSection\":[\"Fikih dan Kitab Fikih\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/\",\"name\":\"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/IMG-20180227-WA0009.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-30T13:46:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-08T02:08:51+00:00\",\"description\":\"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\\\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/IMG-20180227-WA0009.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/IMG-20180227-WA0009.jpg\",\"width\":1280,\"height\":733,\"caption\":\"sumber foto: irtaqi.net\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/05\\\/30\\\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\",\"name\":\"Immim pangkep\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"caption\":\"Immim pangkep\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blog\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_published_time":"2023-05-30T13:46:58+00:00","article_modified_time":"2025-04-08T02:08:51+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":733,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Immim pangkep","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Immim pangkep","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/"},"author":{"name":"Immim pangkep","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51"},"headline":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d","datePublished":"2023-05-30T13:46:58+00:00","dateModified":"2025-04-08T02:08:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/"},"wordCount":843,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg","keywords":["Al-Yaqut An-Nafis","kitab fikih"],"articleSection":["Fikih dan Kitab Fikih"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/","name":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg","datePublished":"2023-05-30T13:46:58+00:00","dateModified":"2025-04-08T02:08:51+00:00","description":"Oleh: Ustadz Muafa BLOGGURU - Kitab ini dinamai \u201cAl-Yaqut An-Nafis\u201d (\u0627\u0644\u064a\u0627\u0642\u0648\u062a \u0627\u0644\u0646\u0641\u064a\u0633). \u201cYaqut\u201d bermakna \u201csafir\/rubi\u201d, yakni sejenis batu mulia yang tembus","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20180227-WA0009.jpg","width":1280,"height":733,"caption":"sumber foto: irtaqi.net"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/05\/30\/mengenal-kitab-al-yaqut-an-nafis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kitab \u201cAl-Yaqut an-Nafis\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51","name":"Immim pangkep","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","caption":"Immim pangkep"},"sameAs":["http:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blog"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11016","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11016"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11016\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14951,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11016\/revisions\/14951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11016"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11016"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11016"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}