{"id":11411,"date":"2022-02-20T10:50:49","date_gmt":"2022-02-20T02:50:49","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?p=11411"},"modified":"2023-06-18T10:53:55","modified_gmt":"2023-06-18T02:53:55","slug":"terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/","title":{"rendered":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_11367\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-11367\" class=\"size-full wp-image-11367\" src=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\" alt=\"Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin\" width=\"640\" height=\"492\" srcset=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg 640w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin-300x231.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><p id=\"caption-attachment-11367\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin<\/em><\/p><\/div>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong>\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi setelahnya, seperti Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu Atha\u2019illah as-Sakandari, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Dalam pengantarnya, Imam Ghazali mengatakan, kitab risalah ditulis utuk dijadikan pegangan bagi para pencari kebenaran, dan membantu umat Islam dalam menempuh suluk atau perjalanan spiritual. Di dalam masterpiece Imam Ghazali ini, terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan diri menuju Sang Ilahi.<\/p>\n<p>Berikut ini terjemah Bagian Pertama dan Kedua dari Kitab Raudhatu Thalibin Imam al-Ghazali (20): <strong>Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagian Kedua Puluh: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan<\/strong><\/p>\n<p>SEORANG ULAMA BERKATA, \u201cMengenal rekayasa dan tipu daya setan terhadap manusia saat berbuat ketaatan dapat dilakukan dengan tujuh cara:<\/p>\n<p>(1) Setan akan menghalangi hamba untuk berbuat ketaatan. Jika Allah melindunginya dari bujukan ini, setan menyuruhnya untuk menunda-nunda amal;<\/p>\n<p>(2) bila Allah menyelamatkannya dari hal ini maka setan akan mendorongnya untuk tergesa-gesa;<\/p>\n<p>(3) manakala Allah menyelamatkannya dari rekayasa ini, setan pun memerintahkan untuk menyempurnakan amal dengan tujuan riya,<\/p>\n<p>(4) Apabila Allah menyelamatkannya dari rekayasa ini maka setan memasukkan sikap ujub ke dalam hatinya;<\/p>\n<p>(5) ketika setan melihat hal itu padanya, ia pun menyuruh hamba untuk bersungguh-sungguh dalam kesendirian, seraya berkata, \u201cSesungguhnya Allah akan menampakkannya kepadamu.\u201d Dengan perkataan ini, setan menghendaki terbentuknya sikap riya;<\/p>\n<p>(6) jika hamba mencukupkan diri dengan ilmu Allah swt. maka ia akan selamat dari setan,<\/p>\n<p>(7) Apabila hamba tidak mematuhi setan dalam semua ini, dan setan tak mampu lagi menggodanya, ia pun berkata, \u201cEngkau tak memerlukan amal ini. Karena, jika engkau diciptakan sebagai orang yang bahagia maka meninggalkan amal tak akan membahayakanmu.<\/p>\n<p>Dan jika engkau ditakdirkan sebagai orang yang sengsara maka amal ini tak akan berguna untukmu.\u201d Dengan demikian, bila Allah melindungi hamba-Nya dari rekayasa ini ia akan berkata, \u201cAku adalah hamba, dan seorang hamba wajib mengikuti perintah Tuannya. Sedangkan Sang Tuan bisa berbuat apa saja dan memutuskan sekehendak-Nya,\u201d Maka, atas pertolongan Allah swt. ia selamat dari setan.<\/p>\n<p>Mewaspadai Nafsu Beliau ra. berkata, \u201cHalangan keempat adalah nafsu. Engkau harus mewaspadai nafsu ini karena ia adalah musuh yang paling berbahaya. Menaklukkan nafsu merupakan perihal paling sulit sebab ia adalah musuh dari dalam. Seperti pencuri, jika ia orang dalam rumah, maka sulit ditangani dan sangat berbahaya karena ia musuh sekaligus sosok yang dicintai.<\/p>\n<p>Dan manusia itu tak mampu melihat aib kekasihnya, tak pernah melihat dan mengetahuinya. Maka dari itu, cara menanganinya, hendaknya engkau membelenggunya dengan belenggu takwa dan wara\u2019 agar meraih manfaat dalam menunaikan perintah dan meninggalkan larangan.<\/p>\n<p>Ketahuilah, tak ada yang dapat merendahkan nafsu dan mencegah keinginannya kecuali tiga hal: Pertama, mencegah keinginan nafsu: kedua, membebankan beban ibadah kepadanya, ketiga, memohon pertolongan kepada Allah untuk mengalahkannya, dan merendahkan diri serendahrendahnya kepada-Nya. Jika tidak atas pertolongan Allah, maka tidak ada yang bisa lepas dari kejahatan setan. Amalan-amalan Hafi yang Membuat Hamba Disiksa dan Selamat Ketahuilah, ada empat kondisi hati sebelum berbuat dengan anggota tubuh:<\/p>\n<ol>\n<li>Kehendak hati (khatir), yaitu kata hati, kecenderungan, keyakinan, dan tekad. Keinginan hati ini tidaklah disiksa karena tidak termasuk pilihan bebas. Demikian pula kecenderungan dan gelora nafsu sebab keduanya tidak termasuk pilihan bebas. Selain itu, keduanya adalah yang dimaksud dalam sabda Nabi saw.,\u201cAllah mengampuni umatku terhadap apa yang dikatakan hatinya.\u201dJadi, kata hati adalah hasrat-hasrat yang berbisik dalam hati, tetapi tidak diikuti keinginan untuk melakukannya. Sedangkan tekad dan kemauan tidak disebut sebagai kata hati.<\/li>\n<li>Keyakinan dan keputusan hati yang selayaknya ia berbuat. Hal ini bisa berupa keterpaksaan atau pilihan bebas sehingga kondisinya berbeda-beda. Keyakinan yang merupakan pilihan bebas akan disiksa, dan yang terpaksa tidak disiksa.<\/li>\n<li>Tekad untuk berbuat. Yang demikian ini disiksa, kecuali jika tidak dikerjakan maka masih dipertimbangkan. Jika ditinggalkan karena takut kepada Allah swt. dan menyesali tekadnya, maka dicatat sebagai kebaikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Bila ada halangan untuk melakukan, atau ditinggalkan bukan karena takut kepada Allah, maka dicatat sebagai keburukan. Sebab, tekad adalah perbuatan hati yang menjadi pilihan bebas. Dalil tegas berkaitan dengan hal ini yaitu hadis Rasulullah saw.,Jika dua orang muslim saling membunuh dengan pedang mereka maka yang membunuh dan yang terbunuh (sama-sama) masuk neraka.\u201d Ada yang bertanya, \u201cWahai Rasulullah, ini untuk si pembunuh, lantas bagaimana dengan yang terbunuh?\u201d Nabi saw. menjawab, \u201cSebab ia juga hendak membunuh temannya.\u201d<\/p>\n<p>Inilah dalil yang menegaskan bahwa orang yang terbunuh akan masuk neraka hanya karena hasrat, padahal ia terbunuh secara zalim. Lalu, bagaimana bisa ia menyangka dirinya tidak mendapat siksa disebabkan niat dan tekad yang termasuk dalam pilihan hati.<\/p>\n<p>Maka ia pun disiksa, kecuali jika dilebur dengan kebaikan. Dengan demikian, merusak tekad dengan penyesalan adalah kebaikan sebab ia akan dicatat sebagai kebaikan. Sedangkan terlambatnya maksud karena suatu halangan bukanlah kebaikan.<\/p>\n<p>(***)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi setelahnya, seperti Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu Atha\u2019illah as-Sakandari, dan lain-lain. Dalam pengantarnya, Imam Ghazali mengatakan, kitab risalah ditulis utuk dijadikan pegangan bagi para pencari kebenaran, dan membantu umat Islam dalam menempuh suluk atau perjalanan spiritual. Di dalam masterpiece Imam Ghazali ini, terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan diri menuju Sang Ilahi. Berikut ini terjemah Bagian Pertama dan Kedua dari Kitab Raudhatu Thalibin Imam al-Ghazali (20): Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan Bagian Kedua Puluh: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan SEORANG ULAMA BERKATA, \u201cMengenal rekayasa dan tipu daya setan terhadap manusia saat berbuat ketaatan dapat dilakukan dengan tujuh cara: (1) Setan akan menghalangi hamba untuk berbuat ketaatan. Jika Allah melindunginya dari bujukan ini, setan menyuruhnya untuk menunda-nunda amal; (2) bila Allah menyelamatkannya dari hal ini maka setan akan mendorongnya untuk tergesa-gesa; (3) manakala Allah menyelamatkannya dari rekayasa ini, setan pun memerintahkan untuk menyempurnakan amal dengan tujuan riya, (4) Apabila Allah menyelamatkannya dari rekayasa ini maka setan memasukkan sikap ujub ke dalam hatinya; (5) ketika setan melihat hal itu padanya, ia pun menyuruh hamba untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11367,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[59,234],"tags":[430,432,433],"class_list":["post-11411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islamic-studies","category-ulasan-kitab","tag-imam-al-ghazali","tag-raudhatu-thalibin","tag-taman-kebenaran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-20T02:50:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-18T02:53:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"492\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Immim pangkep\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\"},\"headline\":\"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan\",\"datePublished\":\"2022-02-20T02:50:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-18T02:53:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/\"},\"wordCount\":771,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\",\"keywords\":[\"Imam al-ghazali\",\"raudhatu thalibin\",\"taman kebenaran\"],\"articleSection\":[\"Islamic Studies\",\"Ulasan Kitab\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/\",\"name\":\"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-20T02:50:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-18T02:53:55+00:00\",\"description\":\"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg\",\"width\":640,\"height\":492,\"caption\":\"Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2022\\\/02\\\/20\\\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\",\"name\":\"Immim pangkep\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"caption\":\"Immim pangkep\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blog\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_published_time":"2022-02-20T02:50:49+00:00","article_modified_time":"2023-06-18T02:53:55+00:00","og_image":[{"width":640,"height":492,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Immim pangkep","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Immim pangkep","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/"},"author":{"name":"Immim pangkep","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51"},"headline":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan","datePublished":"2022-02-20T02:50:49+00:00","dateModified":"2023-06-18T02:53:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/"},"wordCount":771,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg","keywords":["Imam al-ghazali","raudhatu thalibin","taman kebenaran"],"articleSection":["Islamic Studies","Ulasan Kitab"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/","name":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg","datePublished":"2022-02-20T02:50:49+00:00","dateModified":"2023-06-18T02:53:55+00:00","description":"BLOGGURU\u00a0\u2013 Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kitab-Raudhatu-Thalibin.jpg","width":640,"height":492,"caption":"Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2022\/02\/20\/terjemah-raudhatu-thalibin-al-ghazali-20-mengenai-rekayasa-dan-tipu-daya-setan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali \u2013 20: Mengenai Rekayasa dan Tipu Daya Setan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51","name":"Immim pangkep","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","caption":"Immim pangkep"},"sameAs":["http:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blog"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11411"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11413,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11411\/revisions\/11413"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}