{"id":11617,"date":"2023-02-03T02:07:46","date_gmt":"2023-02-02T18:07:46","guid":{"rendered":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?p=11617"},"modified":"2023-07-03T08:38:53","modified_gmt":"2023-07-03T00:38:53","slug":"bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/","title":{"rendered":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10869\" src=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png\" alt=\"\" width=\"625\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png 809w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat-300x207.png 300w, https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat-768x530.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/p>\n<p>Oleh: <strong>Moh. Fathurrozi <\/strong>*)<\/p>\n<p>Related Post:\u00a0<a href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2021\/11\/01\/kontribusi-besar-imam-asy-syatibi-dalam-ilmu-qiraat-al-quran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong> Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>BLOGGURU<\/strong> &#8211; Dalam Islam, seorang Muslim boleh memilih untuk menggunakan salah satu qira\u2019at Al-Qur\u2019an yang mutawatirah (sangat valid karena diriwayatkan banyak perawi kredibel yang mustahil mereka bersekongkol dalam kebohongan); asyrah (imam sepuluh) atau sab\u2019ah (imam tujuh). Sebagaimana ia boleh memilih salah satu mazhab yang empat dalam bidang fiqih; Hanafi, Maliki, Syafi\u2019i atau Hanbali. Tidak ada kewajiban baginya untuk menambatkan hati kepada satu qira\u2019at saja.<\/p>\n<p>Keleluasaan dalam memilih merupakan bagian dari rahmat dan kasih sayang Allah agar hamba-Nya tidak mendapatkan kesulitan ketika membaca Al-Qur\u2019an. \u00a0 Kendati demikian, ketika seseorang memilih satu di antara qira\u2019at Al-Qur\u2019an yang ada, sebaiknya ia selalu konsisten mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku, sebab ketika mencampuradukkan beberapa qira\u2019at, maka ia termasuk dalam kategori talfiq al-Qira\u2019at atau takhlith al-Qira\u2019at.<\/p>\n<p>Apa yang dimaksud talfiq dalam qira\u2019at Al-Qur\u2019an? dan bagaimana pendapat ulama qira\u2019at mengenai hal tersebut? \u00a0 Secara bahasa, talfiq memiliki arti menggabungkan, menyambung atau menyetik jahitan. Seperti menjahit kain yang terpisah agar tersambung.<\/p>\n<p>Talfiq menurut ulama qira\u2019at adalah mencapur-adukan beberapa qira\u2019at imam atau riwayat qira\u2019at. Misalnya, seseorang membaca dengan qira\u2019at Imam Ashim riwayat Hafs, kemudian ketika sampai pada kata yang memiliki perbedaan qira\u2019at, ia membaca dengan riwayat yang lain dan kemudian melanjutkan lagi dengan menggunakan riwayat Imam Hafs.<\/p>\n<p>Apakah talfiq dalam qira\u2019at Al-Qur\u2019an diperbolehkan? Dalam hal ini para ulama berbeda pendapat; beberapa melarang secara mutlak, beberapa memperbolehkan secara mutlak, dan terdapat pula yang memperinci dan menengahi kedua pendapat di atas.<\/p>\n<p>Pendapat pertama yang menyatakan bahwa talfiq qira\u2019at Al-Qur\u2019an secara mutlak tidak diperbolehkan dipaparkan oleh Imam al-Sakhawi dan al-Nuwairi. \u00a0 Imam al-Sakhawi, sebagaimana dinukil oleh al-Jazari, berkata: \u201cMencampuradukkan qira\u2019at; sebagian dengan sebagian yang lain adalah sebuah kesalahan\u201d (al-Jazari, Al-Nasyar fi al-Qira\u2019at al-Asyr, 1: 18).<\/p>\n<p>Senada dengan pendapat di atas, Imam al-Nuwairi berkata: \u201cMencampuradukkan qira\u2019at Al-Qur\u2019an dan menyusunnya bersamaan adalah haram, makruh atau tercela\u201d. (al-Dhabba\u2019, Bulugh al-Umniyah Syarah: 78).<\/p>\n<p>Pendapat ini diperkuat dengan pernyataan Imam al-Qasthalani: \u201cSeorang qari\u2019 seharusnya menjaga qira\u2019at dan menghindari pencampuradukan periwayatan serta membedakan antara satu qira\u2019at dengan qira\u2019at yang lain, apabila yang demikian tidak dilakukan, maka ia akan terjerumus pada qira\u2019at yang tidak diperbolehkan dan membaca sesuatu yang tidak sesuai dengan yang diturunkan kepada Nabi\u201d.<\/p>\n<p>Kedua, boleh mencapur-adukkan qira\u2019at Al-Qur\u2019an secara mutlak, selama qira\u2019at tersebut termasuk dalam qira\u2019at mutawatirah. \u00a0 Imam al-Jazari berkata: \u201cMayoritas ulama memperbolehkan untuk mencampuraduk qira\u2019at secara mutlak, dan mereka menganggap \u2018salah\u2019 kepada yang melarang hal tersebut\u201d. (al-Jazari, Al-Nasyar fi al-Qira\u2019at al-Asyr\/1\/18).<\/p>\n<p>Untuk memperkuat argumentasi, mereka menyatakan bahwa apabila suatu qira\u2019at telah terbukti mutawatir dan shahih, maka larangan untuk membaca riwayat qira\u2019at tersebut tidak memiliki landasan yang tepat. Sebab qira\u2019at yang telah terbukti mutawatir dan shahih merupakan qira\u2019at yang dibaca oleh sahabat di hadapan Nabi Saw,.<\/p>\n<p>Ketiga, menggabungkan dua pendapat di atas secara terperinci; pertama, apabila salah satu qira\u2019at tercampur dengan qira\u2019at yang lain, maka hal tersebut tidak diperbolehkan atau haram. Seperti contoh pada surat al-Baqarah ayat 37.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: center;\">\u0641\u064e\u062a\u064e\u0644\u064e\u0642\u0651\u064e\u0649 \u0622\u062f\u064e\u0645\u064f \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650 \u0643\u064e\u0644\u0650\u0645\u064e\u0627\u062a\u064d \u0641\u064e\u062a\u064e\u0627\u0628\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f \u0647\u064f\u0648\u064e \u0627\u0644\u062a\u0651\u064e\u0648\u0651\u064e\u0627\u0628\u064f \u0627\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u064f<\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam qira\u2019at Imam Ibnu Katsir, lafadz (\u0622\u062f\u064e\u0645) dibaca Nashab (Fathah) dan lafadz (\u0643\u064e\u0644\u0650\u0645\u064e\u0627\u062a) dibaca rafa\u2019 (dhammah), sementara para Imam yang lain membaca lafadz (\u0622\u062f\u064e\u0645) dengan dhammah dan lafadz (\u0643\u064e\u0644\u0650\u0645\u064e\u0627\u062a) dengan fathah.<\/p>\n<p>Apabila seseorang membaca lafadz (\u0622\u062f\u064e\u0645) dengan dhammah (qira\u2019at selain Imam Ibnu Katsir) kemudian pada lafadz (\u0643\u064e\u0644\u0650\u0645\u064e\u0627\u062a) dengan dhammah (qira\u2019at Ibnu Katsir), maka hal tersebut tidak diperbolehkan sebab kalimat yang tersusun menjadi tidak sesuai dengan kaidah bahasa Arab.<\/p>\n<p>Kedua, Apabila talfiq dari jalur periwayatan atau mencampuradukkan antara beberapa riwayat qira\u2019at, maka juga tidak dipereolehkan sebab hal tersebut mengingkari periwayatan dan merusak kredibilitas perawi, seperti contoh pada surat al-Baqarah ayat 3.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: center;\">\u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u064a\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u063a\u064e\u064a\u0652\u0628\u0650 \u0648\u064e\u064a\u064f\u0642\u0650\u064a\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \u0627\u0644\u0635\u0651\u064e\u0644\u064e\u0627\u0629\u064e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u0652\u0646\u064e\u0627\u0647\u064f\u0645\u0652 \u064a\u064f\u0646\u0652\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e<\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apabila seseorang membaca (\u064a\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646) dengan mengganti wawu pada huruf hamzah (menggunakan riwayat Imam al-Susi) kemudian membaca (\u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u0652\u0646\u064e\u0627\u0647\u064f\u0645\u0652) dengan menggunakan silah mim jama\u2019 (menggunakan riwayat Imam Qalun), maka ia telah mencampuradukkan dua riwayat qira\u2019at, yakni riwayat Imam al-Susi dan Imam Qalun. Meskipun dalam pencampuran riwayat tersebut tidak merusak tatanan makna yang terkandung dalam Al-Qur\u2019an, namun secara nyata ia telah menginkari periwayatan dan merusak kredibilitas perawi.<\/p>\n<p>Ketiga, apabila tidak dimaksudkan untuk mencampur-aduk qira\u2019at dan riwayat tetapi digunakan untuk sekedar membaca, tilawah dan untuk pembelajaran, maka hal tersebut diperbolehkan meskipun menurut ulama qira\u2019at termasuk hal yang tercela.<\/p>\n<p>Menurut Imam Nawawi, apabila seseorang memulai membaca Al-Qur\u2019an dengan menggunakan salah satu dari Qira\u2019at yang Tujuh, maka sebaiknya dia terus menggunakan qira\u2019at tersebut selama maknanya masih berkaitan. Apabila hubungan maknanya terputus, maka ia boleh membaca dengan qira\u2019at yang lain. Namun yang paling baik adalah tetap menggunakan satu qira\u2019at saja selama dia masih dalam majelis yang sama. (Imam Nawawi, al-Tibyan fi Adab Hamalat Al-Qur\u2019an: 76).<\/p>\n<p>Lantas, bagaimana apabila dalam shalat seorang menggunakan ragam bacaan Al-Qur\u2019an?<\/p>\n<p>Sebagimana dijelaskan di atas, yaitu apabila mencampuradukkan dua qira\u2019at dapat merusak tatanan bahasa dan makna, maka hal tersebut tidak diperbolehkan. Namun apabila ia membaca sebagian halaman Al-Qur\u2019an dengan qira\u2019at Imam Nafi\u2019 dan separuh halaman lagi dengan qira\u2019at Ibnu Katsir, maka hal tersebut dipebolehkan selama antara dua ayat yang terakhir dan yang awal tidak memiliki keterkaitan makna. Namun utamanya adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Nawawi yaitu tetap menggunakan satu qira\u2019at saja selama masih dalam majelis\/momen yang sama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(* <strong>Ustadz Moh. Fathurrozi<\/strong>, Pengurus Jam\u2019iyatul Qurra\u2019 wal Huffadz NU Surabaya; Pembina Tahfidz Al-Qur\u2019an Pondok Pesantren Darussalam Keputih<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/nu.or.id\/ilmu-al-quran\/bolehkah-mencampuradukkan-qira-at-saat-baca-al-qur-an-ajqfl\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>DISINI <\/strong><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU &#8211; Dalam Islam, seorang Muslim boleh memilih untuk menggunakan salah satu qira\u2019at Al-Qur\u2019an yang mutawatirah (sangat valid karena diriwayatkan banyak perawi kredibel yang mustahil mereka bersekongkol dalam kebohongan); asyrah (imam sepuluh) atau sab\u2019ah (imam tujuh). Sebagaimana ia boleh memilih salah satu mazhab yang empat dalam bidang fiqih; Hanafi, Maliki, Syafi\u2019i atau Hanbali. Tidak ada kewajiban baginya untuk menambatkan hati kepada satu qira\u2019at saja. Keleluasaan dalam memilih merupakan bagian dari rahmat dan kasih sayang Allah agar hamba-Nya tidak mendapatkan kesulitan ketika membaca Al-Qur\u2019an. \u00a0 Kendati demikian, ketika seseorang memilih satu di antara qira\u2019at Al-Qur\u2019an yang ada, sebaiknya ia selalu konsisten mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku, sebab ketika mencampuradukkan beberapa qira\u2019at, maka ia termasuk dalam kategori talfiq al-Qira\u2019at atau takhlith al-Qira\u2019at. Apa yang dimaksud talfiq dalam qira\u2019at Al-Qur\u2019an? dan bagaimana pendapat ulama qira\u2019at mengenai hal tersebut? \u00a0 Secara bahasa, talfiq memiliki arti menggabungkan, menyambung atau menyetik jahitan. Seperti menjahit kain yang terpisah agar tersambung. Talfiq menurut ulama qira\u2019at adalah mencapur-adukan beberapa qira\u2019at imam atau riwayat qira\u2019at. Misalnya, seseorang membaca dengan qira\u2019at Imam Ashim riwayat Hafs, kemudian ketika sampai pada kata yang memiliki perbedaan qira\u2019at, ia membaca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10869,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[248,198],"tags":[201],"class_list":["post-11617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-al-quran","category-ilmu-qiraat","tag-ilmu-qiraat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-02T18:07:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-03T00:38:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"809\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"558\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Immim pangkep\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Immim pangkep\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\"},\"headline\":\"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an?\",\"datePublished\":\"2023-02-02T18:07:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T00:38:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/\"},\"wordCount\":905,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ilmu-qiraat.png\",\"keywords\":[\"Ilmu Qiraat\"],\"articleSection\":[\"Al-Qur'an\",\"Ilmu Qiraat\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/\",\"name\":\"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ilmu-qiraat.png\",\"datePublished\":\"2023-02-02T18:07:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-03T00:38:53+00:00\",\"description\":\"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ilmu-qiraat.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/ilmu-qiraat.png\",\"width\":809,\"height\":558},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/2023\\\/02\\\/03\\\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"name\":\"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep\",\"description\":\"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#organization\",\"name\":\"IMMIM Pangkep\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/cropped-immim.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"IMMIM Pangkep\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blogguru\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51\",\"name\":\"Immim pangkep\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g\",\"caption\":\"Immim pangkep\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/immimpangkep.ponpes.id\\\/blog\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","og_description":"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh","og_url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/","og_site_name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","article_published_time":"2023-02-02T18:07:46+00:00","article_modified_time":"2023-07-03T00:38:53+00:00","og_image":[{"width":809,"height":558,"url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png","type":"image\/png"}],"author":"Immim pangkep","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Immim pangkep","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/"},"author":{"name":"Immim pangkep","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51"},"headline":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an?","datePublished":"2023-02-02T18:07:46+00:00","dateModified":"2023-07-03T00:38:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/"},"wordCount":905,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png","keywords":["Ilmu Qiraat"],"articleSection":["Al-Qur'an","Ilmu Qiraat"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/","name":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an? - Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","isPartOf":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png","datePublished":"2023-02-02T18:07:46+00:00","dateModified":"2023-07-03T00:38:53+00:00","description":"Oleh: Moh. Fathurrozi *) Related Post:\u00a0 Kontribusi Besar Imam asy-Syatibi dalam Ilmu Qira\u2019at Al-Qur\u2019an BLOGGURU - Dalam Islam, seorang Muslim boleh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#primaryimage","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilmu-qiraat.png","width":809,"height":558},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/2023\/02\/03\/bolehkah-mencampuradukkan-qiraat-saat-baca-al-quran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bolehkah Mencampuradukkan Qira\u2019at saat Baca Al-Qur\u2019an?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#website","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","name":"Blog Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep","description":"Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan","publisher":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#organization","name":"IMMIM Pangkep","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","contentUrl":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/cropped-immim.png","width":512,"height":512,"caption":"IMMIM Pangkep"},"image":{"@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/#\/schema\/person\/b79603c8c8e8d557fd1f48d979ff6b51","name":"Immim pangkep","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/17353ddbae7a22bb48d2c23fb3b49096141954c685b560c6cebb8763ebbb178e?s=96&d=wp_user_avatar&r=g","caption":"Immim pangkep"},"sameAs":["http:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blog"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11617"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11621,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11617\/revisions\/11621"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/immimpangkep.ponpes.id\/blogguru\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}