Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

Jl. H Fadeli Luran, Biraeng, Minasatene-Pangkep

Bersatu dalam Aqidah,Toleransi Masalah Furuiyah dan Khilafiyah

Wapres JK buka Mubes DPP IMMIM

Kamis, 24 Januari 2019 - Oleh Immim Pangkep - Dibaca 34 Kali

 

MAKASSAR-- Mesjid merupakan pusat konsolidasi dan pembinaan umat. Karena itu perhatian terhadap masjid haruslah menjadi prioritas. Mesjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi menjadi sarana pertahanan umat dari segala paham komunisme serta ajaran menyimpang lainnya. Atas dasar pemikiran inilah H. Fadeli Luran, seorang pengusaha dan pejuang kemerdekaan mendirikan organisasi kemasjidan yang disebut Ikatan Mesjid Mushalla Indonesia Makassar, yang dikemudian hari berkembang tidak saja di Makassar, tetapi juga di daerah lainnya sehingga diubah namanya menjadi Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM). Hal ini diungkapkan Prof Dr. Ahmad M. Sewang, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMMIM mengawali sambutannya dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-7 di Pondok Pesantren Modern Putra IMMIM, Tamalanrea, Makassar, Sabtu (19/1)

"IMMIM ikut melahirkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang sekarang menaungi organisasi kemasjidan dan usaha pembinaan masjid seluruh Indonesia, termasuk diantaranya IMMIM. Jadi, IMMIM ini ayah bagi DMI, dan sekarang IMMIM menjadi anak dari DMI", tutur Prof Ahmad M. Sewang, yang juga Guru Besar Sejarah Kebudayaan Islam di UIN Alauddin Makassar.

Disaksikan ratusan santriwati dan pengurus/Pembina DPP IMMIM, Alim Ulama, Tokoh masyarakat, akademisi, Gubernur Sulsel dan Walikota Makassar, Utusan DPC IMMIM, Undangan serta pejabat daerah lainnya, Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla (JK) membuka secara resmi Mubes DPP IMMIM ke-7, setelah sebelumnya memberikan sambutan terkait sejarah dan perkembangan IMMIM. Selain sebagai Ketua DPP Dewan Masjid Indonesia, JK juga adalah perintis berdirinya IMMIM. Saat ini juga sebagai Pembina DPP IMMIM.

"Mesjid harus dimakmurkan di satu sisi, di sisi lain masyarakat atau ummat ini juga harus sejahtera agar dapat membina, mengurus dan memakmurkan masjid. Karena itu, di masjid juga harus dikonsolidasi perhatian untuk mensejahterahkan masyarakat di sekitar masjid. Karena itu, tidak salah jika IMMIM ini didirikan oleh pengusaha, sekjennya juga pengusaha", ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Turut hadir Ketua DPC/YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam, Direktur Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, Dr. Hj Amrah Kasim, MA, Sekretaris YASDIC IMMIM Pangkep Drs HM Rasyid Usman, Kepala Kepesantrenan/Pimpinan Kampus Putri IMMIM Pangkep, Dra Nurhudayah, serta Pembina/Pengasuh Ponpes Putri IMMIM lainnya. (*)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT