Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

Jl. H Fadeli Luran, Biraeng, Minasatene-Pangkep

Bersatu dalam Aqidah,Toleransi Masalah Furuiyah dan Khilafiyah

Tokoh IMMIM: Dr. (HC) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla

Kamis, 23 Januari 2020 - Oleh Immim Pangkep - Dibaca 19 Kali

 

IMMIMPANGKEP - Siapa yang tak kenal HM Yusuf Kalla? Beliau pernah dua kali menjabat Wakil Presiden RI dalam masa jabatan yang tidak berturut-turut, Periode 2004-2009 mendampingi Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Periode 2014-2019 mendampingi Presiden RI Joko Widodo.

HM Jusuf Kalla lahir di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942 sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara dari pasangan Haji Kalla dan Hajjah Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group.

Namanya sering disingkat JK dan karenanya beliau familiar dipanggil "Pak JK", selain panggilan akrab lainnya: Daeng Ucu.

Sebelum jadi Politisi dan mendukung jabatan tertinggi sebagai Wapres RI, beliau dikenal sebagai Pengusaha sukses, yang membesarkan Perusahaan Kalla Group. Beliau pernah menjabat Ketua Umum Partai Golongan Karya dan aktif di berbagai organisasi sosial keagamaan.

JK serius membaca Buku "Keimmiman". (foto: ist/palontaraq)

Tak banyak yang tahu, bahkan di kalangan masyarakat Sulsel sendiri bahwa JK adalah salah seorang tokoh perintis yang menggawangi kelahiran organisasi pendidikan-keagamaan IMMIM, Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah. Di tingkat pusat saat ini, beliau juga adalah Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Pengalaman organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan JK antara lain adalah Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Sulawesi Selatan 1960–1964, Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965–1966, Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965–1966, serta Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967–1969.

Sebelum terjun ke politik, JK pernah lama menjabat sebagai Sekretaris DPP IMMIM yang melahirkan Pesantren Modern IMMIM, Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin, dan segudang organisasi lainnya.

Dalam bidang bisnis, dibawah kepemimpinan JK sejak Tahun 1968, Perusahaan keluarganya NV Hadji Kalla berkembang dari sekadar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi.

JK juga dikenal sebagai Tokoh Perdamaian, yang banyak berperan aktif dalam konflik bernuansa SARA di Ambon, Palu, Aceh, dan daerah lainnya. Beliau pernah menjabat Ketua Umum Palang Merah Indonesia (2009–2014) dan terpilih kembali pada Munas XX untuk Periode 2014–2019.

Selain itu Beliau juga diamanahi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) sejak tahun 2012 sampai sekarang.

Saat ini, JK memegang beberapa gelar Doktor Kehormatan dari berbagai Perguruan Tinggi, dalam dan luar negeri, diantaranya ialah Doktor Honoris Causa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, UNHAS Makassar, Universitas Syiah Kuala Aceh, Universitas Brawijaya Malang, UMI Makassar, Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Andalas Padang, dan juga Doktor Kehormatan dari Malaysia dan Jepang. (*)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT