Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

Jl. H Fadeli Luran, Biraeng, Minasatene-Pangkep

Bersatu dalam Aqidah,Toleransi Masalah Furuiyah dan Khilafiyah

Positif Covid-19 di Sulsel berjumlah 222 Pasien, Putri IMMIM kampanye Stay at Home

Senin, 13 April 2020 - Oleh Immim Pangkep - Dibaca 307 Kali

 

IMMIMPANGKEP - Covid-19 telah menjadi pandemi global dalam tiga bulan terakhir ini. Di Indonesia sendiri, beberapa provinsi telah mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya yang terkategori Provinsi "Zona Merah" Penyebaran Virus Corona.

Sulawesi Selatan termasuk Propinsi yang masuk kategori "Zona Merah" itu. Data Terkini Pasien Positif Covid-19 di Sulsel sejumlah 222 Orang, Pada Hari Ahad kemarin (12/4/2020) ada penambahan 44 Kasus Baru

Sehari sebelumnya, angka positif Sulsel 176. Hal ini tentunya patut menjadi catatan bagi Gubernur Sulsel dan Tim Gugus Covid-19 di Sulsel agar bekerja lebih efektif lagi.

Kedisiplinan warga melakukan pysical distancing atau menjaga jarak juga menjadi faktor penentu. Secara nasional, Data Covid-19 per Sabtu (11/4/2020) hingga Ahad (12/4/2020), BNPB menyebut ada tambahan 399 kasus baru pasien positif Corona.

Putri IMMIM kampanye #StayHomeSaveLives

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM yang sudah meliburkan santriwatinya sejak tanggal 17 Maret 2020 lalu, melalui Humas dan Penanggung Jawab TIK, Muhammad Farid Wajdi, mengajak seluruh santriwati untuk turut serta mengkampanyekan Instruksi Pemerintah untuk #StayHomeSaveLives. 

Putri IMMIM kampanye StayHomeSaveLives

"Banyak hal bisa dilakukan dengan "stay at home", selain menjaga jarak pribadi dan sosial untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga Anak-anak dan santriwati dapat dikenalkan berbagai aplikasi pembelajaran daring untuk memudahkannya belajar dari rumah," ujarnya.

"Anak-anak dan Santriwati bisa pula diajak ikut berkampanye, saling menguatkan satu sama lain untuk tetap di rumah, stay home save lives. Anak-anak dan santriwati punya banyak waktu untuk mempelajari apa dan bagaimana itu virus corona dan cara menghadapinya," tambah Farid.

Putri IMMIM kampanyekan StayHomeSaveLives

Aktivis Relawan TIK dan ICTWatch ini juga berharap agar para guru dan orangtua dapat membuat suasana senyaman mungkin dan segembira mungkin belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19 ini.

"Hal ini juga menjadi instruksi Kemendikbud agar tidak membuat anak-anak stress selama masa belajar di rumah, sehingga perlu diselipkan bimbingan praktis hidup sehat dari orangtua serta beberapa pelajaran tentang keterampilan hidup," ungkap Farid.

Stay at home yang ada saat ini merupakan suatu kesempatan bagi keluarga bagaimana bisa bersama kembali. Mungkin ini saatnya dimana para keluarga bisa ngobrol bersama tidak dibatasi oleh gadget, bisa melakukan kegiatan bersama, membangun satu teamwork bersama, bisa makan bersama, bisa beribadah bersama,” ujar Astrid Gonzaga Dionisio, Child Protection Specialist dari UNICEF Indonesia, pada Konferensi Pers di Kantor Graha BNPB, Kamis, (2/4/2020) lalu. (*)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT