Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

Jl. H Fadeli Luran, Biraeng, Minasatene-Pangkep

Bersatu dalam Aqidah,Toleransi Masalah Furuiyah dan Khilafiyah

Putri IMMIM di Rumah saja, Melawan Covid-19

Minggu, 19 April 2020 - Oleh Immim Pangkep - Dibaca 275 Kali

 

Related Post: Sulsel Zona Merah Covid-19, Putri IMMIM ramaikan Tagar StayHomeSaveLives

IMMIMPANGKEP - Virus Corona (Covid-19) telah menjadi pandemi global, termasuk Indonesia. Beberapa kota besar di Indonesia yang telah ditetapkan "Zona Merah" kini mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), termasuk Kota Makassar.

Humas dan Penanggung Jawab TIK Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Muhammad Farid Wajdi, menghimbau kepada seluruh Santriwati Putri IMMIM agar tetap "Stay Home Save Lives" selama masa pandemi Covid19.

"Biarpun Santriwati telah kami diliburkan sejak Tanggal 16 Maret-31 Maret lalu, dan akhirnya kemudian diperpanjang sampai 31 Mei nanti, kita para guru dan pembina Pesantren tetap berkomunikasi dengan para santri dan orangtua, agar anak-anak tertib mengikuti belajar daring dari rumah dan juga agar tetap di rumah saja "Stay Home Save Lives," ujar Etta Adil, panggilan akrab Humas Pesantren ini.

Lihat pula: Putri IMMIM melawan Covid-19

Salah seorang Santriwati Putri IMMIM dari Angkatan Visioner824, Izzatul Muzakkirah mengungkapkan bahwa Covid-19 ini hanya dapat diputuskan mata rantai penyebarannya jika kita jaga jarak, tetap di rumah, senantiasa menjaga kebersihan, dan kalaupun harus keluar rumah dianjurkan untuk menggunakan masker.

"Kita harus waspada, karena gejala Covid-19 sama saja dengan batuk, flu, dan demam biasa. Karena itu kita dianjurkan untuk selalu mencuci tangan, menjaga kebersihan, tidak keluar rumah, minum vitamin untuk imunitas serta melakukan social distancing. Insya Allah cobaan ini kita bisa lewati," ujar Santriwati Kelahiran Pangkep, 10 Maret 2006 yang hobi menonton ini.

Santriwati yang akrab dipanggil Ais ini mengungkapkan bahwa selama libur pandemi Covid-19 banyak hal yang telah dilakukannya, diantaranya menjaga kebersihan rumah, membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah, belajar online dan mengerjakan tugas dari guru, mendengarkan ceramah islami dari teve atau channel Youtube, serta membaca Al-qur'an sebagaimana yang dilakukan selama di Pondok.

"Alhamdulillah, saya juga belajar memasak. Baru-baru ini saya belajar membuat Puding Oreo," ungkap Peraih Juara 1 Dakwah se-Kabupaten Pangkep dalam Islamic Camp dan Juara 1 Dakwah Bahasa Arab Porseni Putri IMMIM 2019-2020 ini.

Sementara itu, Santriwati Putri IMMIM Kelas IX Adillah Utami Mustar mengungkapkan bahwa Libur dalam masa Pandemi Covid-19 ini memberikan sukacita tersendiri.

"Kami diliburkan mendadak dan harus menjalani belajar daring dari rumah, sedih karena harus terpisah dari Teman-teman se-Pondok, disisi lain bahagia karena ada banyak waktu lebih banyak berkumpul bersama keluarga," imbuhnya.

Dillah, panggilan akrab santriwati yang menamatkan pendidikan SMP-nya melalui Jalur Corona karena peniadaan Ujian Nasional beberapa waktu lalu berharap agar Covid-19 ini segera berlalu dan dapat merayakan bahagia memasuki Bulan Suci Ramadhan dan pada akhirnya dapat berkumpul lagi bersama Teman-teman sepondoknya.

"Insya Allah, saya tetap akan melanjutkan Pendidikan SMA saya di Ponpes Modern Putri IMMIM. KIta semua tentunya juga berharap Virus Corona ini segera hilang dan kita kembali beraktivitas seperti sediakala," harap Dillah yang hobi menyanyi ini dan pernah meraih Juara 1 Lomba Gerak Jalan SMP bersama teman-teman seangkatannya.

Hal yang sama dirasakan pula Huriyah Alifah Nur Fathinah. Santriwati kelahiran Makassar, 3 Agustus 2007 ini mengaku selama dipulangkan dari sekolah karena Pandemi Covid-19, ia banyak membantu orang tua, mengerjakan tugas belajar daring dari guru, memanfaatkan aplikasi meeting online, membaca buku, serta membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

"Selama di rumah, lebih banyak mempelajari tentang kebersihan untuk mencegah penyebaran Covid-19dan tetap berada di rumah," ujar Santriwati Kelas VII yang doyan mengikuti berbagai lomba ini. Beberapa lomba yang pernah diikutinya ialah Lomba Cerdas Cermat Qur'an (CCQ), Lomba Sejarah Nabi/Maulid, Lomba Basket Porseni 2020 dan Lomba Paduan Suara Porseni 2020.

Lihat pula: Tetap Fokus Menulis selama Masa Pandemi Covid-19

Harapan yang sama disampaikan pula Mukhlishah Afdhaliyah. Santriwati Kelas XI kelahiran Pinrang 12 Desember 2003 yang hobi membaca ini berharap semua teman, sahabat dan adik-adiknya di Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM agar memperhatikan instruksi dan himbauan Pesantren agar tetap di rumah.



"Kegiatan saya selama pandemi Covid-19 ini tentunya tetap di rumah dan lebih banyak membantu orang tua, disamping belajar daring dan mengerjakan tugas dari sekolah. Juga aktif mendengar kajian keislaman dan senantiasa melakukan kebiasaan sebagaimana saat di Pondok," ungkap Ketua OSIS/ISPM Periode 2019-2020 yang pernah Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia dalam Islamic Camp 2019 lalu.

Menyusul banyaknya jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 di Sulawesi Selatan yang menjadi daerah asal 80 persen santriwati IMMIM, pihak Pesantren gencar menghimbau melalui Class Room Santriwati dan Grup Whatsapp Orangtua Santriwati agar meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19.

"Kami tak hanya melakukan pembelajaran daring dan memberikan tugas pelajaran, juga mengajak santriwati memahami Pandemi Covid-19 dan mengampanyekan Stay Home Save Lives. Insya Allah, dengan memahami apa yang kita hadapi maka kita dapat menghindarkan diri dari terinfeksi Covid-19," ujar Muhammad Farid Wajdi, Penanggung Jawab TIK Pesantren.

"Jadi, cara terbaik melawan Covid-19 adalah seperti anakda santriwati telah lakukan. Stay at home, di rumah saja, kalaupun harus keluar untuk suatu urusan penting, maka tetap jaga jarak, memakai masker dan Alat pelindung diri (APD) lainnya, cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, dan tetap produktif belajar daring dari rumah," tambahnya. (*)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT