Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

Jl. H Fadeli Luran, Biraeng, Minasatene-Pangkep

Bersatu dalam Aqidah,Toleransi Masalah Furuiyah dan Khilafiyah

Do'a dan Istighfar Harian

Kamis, 31 Januari 2019 - Oleh Immim Pangkep - Dibaca 6690 Kali

Oleh:
Muhammad Farid Wajdi,S.H.i (Etta Adil)
Pengasuh/Humas Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep

 

A. Berdoa Sebelum Memulai Aktivitas

 

بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً
فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.
اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

 

Allahumma Innaa Nas' aluka Salamatan Fiddiini waddun-nyaa wal aakhierah. Wa 'aafiyatan Fil jasadi wa shihhatan fil badani Wa Ziyadaadatan fil 'ilmi Wa Barakatan Fir Rizqii Wa Taubatan qablal maut wa rahmatan 'indalmaut Wa Maghfiratan ba'dal maut. Allahumma hawwin 'alaina Fii sakaratil maut wan najaata minan naari wal 'afwa 'indal hisaab.

Artinya:
Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.

Ya Allah. Kami bersyukur padaMu karena telah menjaga tidur kami dan membangunkan kami kembali di pagi ini. Engkau telah ijinkan kami kembali memulai hari yang indah ini. Kami mohon pagi ini untuk berbagi dengan orang² di sekeliling kami.

Jadikanlah mereka nyaman berada didekat kami. Jadikanlah hari ini penuh keindahan, keindahan dengan rahmatMu yang berlimpah. Berikanlah hati kami kedamaian, ketenangan dan keiklasan. Berikanlah kami kejernihan pikiran sehingga dapat dengan bijak dan sabar menyikapi segala ujian hari ini.

Ya Robbana. Jadikanlah apa yang kami lakukan hari ini sebagai amalan untuk bekal kami menghadap Mu, berikan kami kekuatan iman untuk istiqomah dlm menggapai ketaqwaan padaMu semata.

Ya Robbana. Tegarkanlah hati dan badan ini untuk tetap berjalan dalam naungan CahayaMu. Hilangkan kelelahan kejenuhan dalam diri kami sehingga kami bisa memberi yang terindah bagi keluarga, sahabat dan pekerjaan kami.

Ya Allah. Berikanlah kasihMu, Rahmat Mu, PerlindunganMu, CahayaMu untuk kami, saudara-saudara, sahabat-sahabat kami, Ya Allah. Berkahilah umur kami. Berilah kesehatan pada kami. Angkatlah penyakit kami, Murahkanlah rejeki pada kami. Berkahilah kami dengan taufik dan hidayahMu

B. Istighfar Nabi Sehari-Semalam

 

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

 

Artinya:
"Menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu’aib dari Az Zuhri dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bin Abdurrahman dia berkata, Abu Hurairah berkata bahwasanya saya mendengar Rasulullah bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar (meminta ampunan) dan bertaubat kepada Allah dalam satu hari lebih dari tujuh puluh kali.”[HR.Bukhari ]

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :
1. Hadits di atas memotivasi supaya memperbanyak taubat dan istighfar.
2. Rasulullah SAW adalah makhluk terbaik di sisi Allah dan dosanya yang telah lalu dan akan datang telah diampuni, namun beliau masih beristighfar sebanyak 70 kali dalam rangka pengajaran kepada umatnya dan supaya meninggikan derajat beliau di sisi Allah.
3. Terus memperbanyak taubat dan istighfar akan menghapuskan dosa dan kesalahan yang bisa jadi dilakukan tanpa sengaja.
4. Bilangan istighfar dalam yang disebutkan dalam hadits di atas tidak menunjukkan angka tersebut sebagai batasan dalam istighfar, namun yang dimaksud adalah banyaknya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam ber istighfar.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Qur'an dinyatakan bahwa Sifat orang yang takwa itu, salah satunya setelah terjerumus dan melakukan dosa segera beristighfar bertaubat:

 

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

 

Artinya:
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui.” (QS.Ali Imran:135)

Semoga Bermanfaat. Wallahu 'alam bish-shawab. (*)

 

Sumber: https://palontaraq.id/2018/11/26/doa-dan-istighfar-harian/

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT