Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Syair Ini Dipuji & Diapresiasi Rasulullah ﷺ

BLOGGURU – Lubaid bin Rabi’ah. Begitulah namanya. Ia adalah penyair handal di zaman jahiliah, lalu ia masuk Islam. Saat masuk Islam, ia menggubah suatu syair indah,

 

الحَمدُ لِلَّهِ إِذ لَم يَأتِني أَجَلي ۞ حَتّى لَبِستُ مِنَ الإِسلامِ سِربالا

 

“Segala puji bagi Allah tatkala tak datang ajal saya, hingga saya memeluk Islam sepenuhnya”

Kemudian saat sudah menjadi muslim dan mendalami ajaran Islam, Lubaid masih menggubah syair yang gaya bahasanya Qurani dan mengandung ajaran-ajaran bernafaskan Islam. Seperti berikut ini,

 

أَلا كُلُّ شَيءٍ ما خَلا اللَهَ باطِلُ ۞ وَكُلُّ نَعيمٍ لا مَحالَةَ زائِلُ

 

“Sesungguhnya segala hal selain Allah akan lenyap, dan setiap kenikmatan tak terkecuali akan sirna,”

 

 وَكُلُّ أُناسٍ سَوفَ تَدخُلُ بَينَهُم ۞ دُوَيهِيَةٌ تَصفَرُّ مِنها الأَنامِلُ

 

“dan setiap orang pasti didatangi pada diri mereka, oleh maut yang memutihkan jari-jemarinya,”

 

 وكُلّ امْرِئٍ يـَوْمًا سيَعْلَمُ غَيْبَهُ ۞ إذا كُشِفَتْ عِنْد اْلاِلَهِ الْحَصَائِلُ

 

dan setiap orang suatu hari kelak akan tahu amalnya, ketika telah dibuka di sisi Tuhan catatannya”

Terkait syair di atas, diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya, dari Abu Hurairah رضي الله عنه ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:

 

اَصْدَقُ كَلِمَةٍ قَالـَها شَاعِرٌ كـَلِمَةُ لُبـَيْدٍ “الا كلّ شيئ ما خلا الله باطل

 

“Sebenar-benar kalimat yang dikatakan seorang penyair ialah kalimatnya Lubaid, “Sesungguhnya segala hal selain Allah akan lenyap, dan setiap kenikmatan tak terkecuali akan sirna”.

Baarakallahu fiikum. (*)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR