Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda

Menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Peran Pemuda dalam Mengisi Kemerdekaan tentu tidak bisa dinafikan. Perannya sangat besar dan menentukan arah perjalanan bangsa berikutnya. Kemerdekaan yang kita raih dan kita rasakan saat ini bukanlah semata-mata tanpa perjuangan dan pengorbanan, termasuk didalamnya perjuangan dan pengorbanan para pemuda pejuang. Banyak pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, dan kemerdekaan Indonesia ini pun juga tak terlepas dari peran para pemuda pada masanya.

Peran pemuda itu berentetan dan berkesinambungan. Seperti peran pemuda Angkatan ’28 yang memelopori persatuan nasional melalui Sumpah Pemuda, Angkatan ’45 yang memelopori Perjuangan Kemerdekaan, Angkatan ’66 yang berhasil mengakhiri Orde Lama dan Angkatan ’98 yang pada saat itu mampu menumbangkan Kekuasaan Orde Baru.

Upacara Hari Sumpah Pemuda yang diperingati tiap Tanggal 28 Oktober setiap tahunnya harusnya menjadi momentum kesadaran pemuda untuk berbenah, mengoreksi arah perjuangannya dan meluruskannya, dan jika sudah berada di jalan benar harus mampu mempertahankannya, menjaga konstitusi negara berjalan dengan baik dan ditaati seluruh warga negara, menjaga pengamalan butir-butir Pancasila, dan memastikan semua proses bernegara dan berpemerintahan berjalan tanpa tercederai nafsu-nafsu serakah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Momentum kesadaran itulah yang memenuhi benak penulis sehingga tersemangati menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda, yang di Kabupaten Pangkep dipusatkan di Lapangan Citramas Kecamatan Pangkajene.  Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Pangkep H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si serta turut semua unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaaan Negeri Pangkep, Kapolres Pangkep, Dandim Pangkep, Ketua Pengadilan Agama beserta jajarannya. Turut hadir pula pimpinan instansi terkait dan ketua-ketua organisasi kemasyarakatan dan pemuda di Pangkep. Penulis sendiri mewakili Dewan Kesenian dan Pemajuan Kebudayaan (DKPK) Pangkep.

Bersama Kepala Bapelitbangda, Imam Takbir. (foto: ist/*)

Bersama Kepala Bapelitbangda, Imam Takbir. (foto: ist/*)

Generasi muda Indonesia memiliki tanggung jawab besar memastikan keberlangsungan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan berjalan dengan baik dan lancar. Di pundak generasi mudalah tanggung jawab mengisi kemerdekaan itu, mengaktifkan dan mengefektifkan peran pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengisi kemerdekaan, melestarikan budaya dan menjaga toleransi beragama.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam suku dan budaya dari Sabang sampai Merauke. Lebih dari 300 kelompok etnik/suku bangsa atau tepatnya 1.340 suku bangsa yang ada di Indonesia. Sudah sepatutnya sebagai generasi muda harus melestarikan dan ambil bagian menjaganya dengan baik, menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga keberagaman sebagai anugerah bangsa ini, Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Indonesia juga merupakan Negara Kesatuan yang dibentuk berdasarkan semangat kebangsaan (nasionalisme) untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah rakyatnya,  memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanaakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Selamat Hari Sumpah Pemuda, untuk kita semua, “Bersama Memajukan Indonesia”.

 

Pangkep, 28 Oktober 2023

KELUAR