
Related Post: 28 Catatan Singkat Seputar Ramadhan
BLOGGURU – Al-Imam Abul Faraj Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
Artinya:
“Inilah bulan (Ramadhan) yang malam-malamnya lebih bercahaya daripada siangnya, dan siang harinya suci dari noda dosa. Puasanya adalah puasa yang paling utama, dan qiyam-nya (shalat malamnya) adalah qiyam yang paling mulia. Ini adalah bulan yang dengannya Allah ﷻ telah memuliakan umat Muhammad ﷺ. Bulan yang Allah ﷻ jadikan sebagai pelita sepanjang tahun, pijakan untuk kedisiplinan, dan pilar paling agung dalam Islam, yang dimuliakan karena cahaya shalat, puasa, dan qiyam. Bulan di mana Allah ﷻ menurunkan Kitab-Nya, dan membuka pintu-pintu bagi para pendosa yang ingin bertaubat. Maka, setiap doa di dalamnya pasti didengar, setiap amal diangkat, setiap kebaikan dikumpulkan, dan setiap keburukan disingkirkan. Bulan di mana dosa-dosa diampuni, amal-amal shalih dilipatgandakan, taubat diterima, dan rahmat Allah ﷻ diberikan kepada siapa saja yang mencarinya. Masjid-masjid dipenuhi dengan dzikir kepada Allah ﷻ, dan hati orang-orang beriman dipenuhi kebahagiaan karena taubat.”
Sumber: Bustanul Wa’iẓhin wa Riyaḍhis Sami’in, hlm. 214.