
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (29/3/2026) merupakan hari ketiga perkuliahan Semester 2 (Genap) Program Pascasarjana – Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Alauddin Makassar. Untuk Perkuliahan tiap hari Ahad, mata kuliahnya adalah Sejarah Islam Indonesia dengan dosen pengampu: Prof Dr Susmihara, M.Ag dan Dr Abu Haif, M.Ag dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia dengan Dosen Pengampu: Prof Dr Hj. Syamdudduha, M.Ag dan Dr Lydia Megawati, S.Hum., M.Hum.
Untuk Mata Kuliah “Sejarah Islam Indonesia”, berikut ini Materi-materi Pokok yang harus dipresentasikan selama 8x Pertemuan, dengan pembagian tugas makalah sebagai berikut:
1. Islam datang dan berkembang di Indonesia – Arjung Marendeng
2. Pembentukan Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia – Muhammad Farid Wajdi
3. Peran dan Strategi Walisongo dalam Penyebaran Islam – Abdul Muthalib
4. Penjajahan Asing di Indonesia dan perlawanan umat Islam – Indah Sari Dewi
5. Islam sebagai kerangka persatuan Nasional – Tuti Wahyuni
6. Kompromi Politik kaum Nasionalis religious dan Nasionalis sekuler dalam Perumusan Dasar Negara Indonesia merdeka – Syahdino Sahdana.

7. Sejarah Kementerian Agama R.I – Arjung Marendeng
8. Hari Angkatan Bersenjata dan Resolusi Jihad K.H. Hasyim Asy’ari – Muhammad Farid Wajdi
9. Respon umat Islam terhadap Nasakom dan G 30 S/PKI – Abdul Muthalib
10. Peranan Keturunan Arab di Indonesia: Bidang Pendidikan, sosial, dan politik. – Indah Sari Dewi
11. Integrasi agama dan budaya dalam struktur kekuasaan di Indonesia – Tuti Wahyuni
12. Islam Nusantara dan moderasi beragama: Kajian pola dakwah Nahdhatul Ulama – Syahdino Sahdana.
13. Islam Berkemajuan: Kajian pola dakwah Muhammadiyah – Arjung Marendeng.
***
Untuk Mata Kuliah “Sejarah Perkembangan Islam Dunia”, Alhamdulillah Prof Dr Syamsudduha telah menguraikan secara singkat Lintas Sejarah Peradaban Islam dari sejak Masa Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin (610–661 M), Daulah Bani Umayyah (661–750 M), Daulah Bani Abbasiyah (750–1258 M), dan setelahnya muncul banyak kekuasaan regional dan terfragmentasi dari Tahun ±900–1500 M, yaitu: Kekuasaan Dinasti Fatimiyah (Mesir), Seljuk (Turki-Persia), Umayyah Andalusia (Spanyol), dan Dinasti Mamluk (Mesir & Syam).

Dari Tahun 1300-1800-an juga kita disuguhkan munculnya pengaruh Tiga Imperium Besar Islam (Gunpowder Empires), yaitu Kesultanan Ottoman (1299–1924) yang berpusat di Turki dan Menguasai Asia Barat, Afrika Utara, Eropa Timur, Dinasti Safawi (1501–1736) yang berpusat di Persia (Iran) dan mengembangkan identitas Syiah, serta Kekaisaran Mughal (1526–1857) yang berpusat di India dan meninggalkan warisan arsitektur besar, semisal Taj Mahal.
Masa setelah pengaruh Tiga Imperium Besar Islam tersebut diatas, lalu diisi dengan kebangkitan Barat, dan diteruskan dengan Masa Kolonialisme Barat (±1800–1945). Dunia Islam berada di bawah Inggris, Prancis, dan Belanda. Ciri-cirinya diantaranya adalah kemunduran politik, tetapi muncul gerakan kebangkitan Islam. Dari Tahun 1945 sampai sekarang, dapat dikatakan sebagai Era Negara-Bangsa (Nation-State) Modern. Muncul negara-negara Muslim merdeka: Indonesia, Mesir, Pakistan, Turki, dan lain-lainnya. Cirinya: tidak lagi satu kekhalifahan, tetapi banyak negara dengan identitas Islam beragam.
Uraian detail lintas sejarah perkembangan Islam dunia ini lewat Platform Zoom Meeting dari Prof Dr Syamsudduha ini paling tidak memberikan gambaran Materi-materi Pokok yang nantinya akan diakrabi dan dipresentasikan makalahnya pada pertemuan kedua sampai pertemuan kedelapan yang nantinya akan diteruskan oleh Dr. Lydia Megawati, S.Hum., M.Hum.
Demikian catatan singkat perkuliahan ini sebagai pengingat kegiatan akademik yang telah diikuti. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 29 Maret 2026.
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.