Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Kursus Koding dan Kecerdasan Artifisial sesuai Naskah Akademik

Kursus Koding dan Kecerdasan Artifisial sesuai Naskah Akademik

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Kursus Coding dan AI untuk Guru

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, penulis masih diberikan waktu luang dan kesempatan untuk belajar lebih luas dan terkait topik yang sangat luas, termasuk diantaranya Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence). Beberapa waktu lalu, penulis mengikuti Kursus Koding dan Kecerdasan Artificial sesuai Naskah Akademik yang diselenggarakan secara online pada 3-4 Januari 2026 (Mulai Pukul 14.00 WIB sampai selesai oleh gurumengajar.id, suatu platform edukasi yang menyediakan pelatihan dan sumber daya pembelajaran untuk para guru dan pendidik. Lihat disini: gurumengajar.id

Kursus Koding dan Kecerdasan Artifisial sesuai Naskah Akademik ini berfokus pada pengenalan dan pengembangan keterampilan coding (pemrograman) serta kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengacu pada Naskah Akademik pembelajaran Koding & KA pemerintah, yang menjadi landasan akademik untuk integrasi kompetensi digital dalam pendidikan. Ya, memang Kegiatan seperti ini biasanya dirancang untuk membantu para pendidik memahami dasar kompetensi Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagaimana dirangkaikan dalam Naskah Akademik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial oleh Direktorat Guru Pendidikan Dasar, yang menjadi acuan strategis integrasi topik ini dalam kurikulum pendidikan dasar & menengah di Indonesia. Lihat: gurudikdas.dikdasmen.go.id

Apa saja yang dipelajari? Pertama, Dasar-Dasar Koding dan Pengenalan Pemrograman, terkait bagaimana Berpikir Komputasional (Computational Thinking) sebagai Dasar berpikir logis dan sistematis untuk memecahkan masalah — pondasi utama sebelum masuk ke koding, Struktur Kode Dasar (Pengenalan variabel, fungsi, loop, dan logika kontrol sederhana untuk membangun program dasar), dan Pemrograman Visual & Block-Based (Materi awal menggunakan alat seperti Scratch, Code.org, atau block-based coding tools agar semua peserta — termasuk pemula — bisa memahami konsep inti pemrograman).

Kedua, Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence / AI), terkait bagaimana Konsep dan Etika AI (Memahami apa itu AI, bagaimana cara kerja sistem AI, perbedaan antara AI dengan software biasa, serta aspek etika penggunaannya. Misalnya: soal privasi, bias, dan tanggung jawab, Prompt sebagai Dasar Berpikir AI Generatif (Cara berpikir yang tepat untuk berinteraksi dengan model AI generatif (misalnya model teks atau multimodal) agar AI menghasilkan output sesuai kebutuhan). Persiapan materi AI ini merujuk pada pengantar naskah akademik pembelajaran AI yang menekankan literasi digital dan etika AI dalam pendidikan modern.

Ketiga, Strategi Integrasi Koding & AI dalam Pembelajaran, terkait Integrasi ke Dalam Semua Mata Pelajaran sebagai cara menciptakan aktivitas pembelajaran yang menggabungkan koding & AI tanpa harus tergantung perangkat besar — misalnya pembelajaran tanpa perangkat (unplugged), serta integrasi ke mata pelajaran lain, Perancangan Media dan Proyek Pembelajaran, tentang Membimbing guru bagaimana merancang proyek kelas berbasis teknologi untuk melatih logika, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Topik ini sering dibahas dalam modul “Strategi integrasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial tanpa perangkat untuk semua mapel” di modul guru.

Keempat, Pemanfaatan Tools & Platform Teknologi. Peserta dibekali dengan pemahaman dan praktik sederhana tentang: Platform pengajaran koding (seperti Scratch, Code.org, Pictoblox, dan sebagainya), Pemanfaatan robotika edukatif sederhana (mis. dengan Pictoblox & Lego WeDo atau latihan serupa untuk berpikir komputasional), AI tools sederhana untuk pembelajaran, misalnya untuk bantu penilaian, pembuatan konten, atau pengembangan proyek siswa.  Hal ini terlihat dari koleksi materi buku digital GuruMengajar yang tersedia.

Setelah mengikuti Kursus Koding dan Kecerdasan Artificial Menurut Naskah Akademik ini, bagaimana Rencana Tindak Lanjut & Evaluasinya? Ya, Setiap peserta diminta membuat rencana tindakan yang akan diterapkan di kelas setelah pelatihan. Selain itu diberikan penugasan terkait Evaluasi Diri & Pengembangan Kompetensi, tentang bagaimana Tips dan strategi mengevaluasi penguasaan materi serta rencana pengembangan lanjutan pascapelatihan.

Kaitannya dengan Naskah Akademik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial, Pelatihan ini secara umum mengacu pada struktur dan tujuan naskah akademik yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yaitu: Dorongan untuk menjadikan literasi digital, berpikir komputasional, pemrograman, analisis data, dan etika AI sebagai kompetensi esensial guru dan siswa, serta Menyusun strategi pembelajaran yang kontekstual dan inklusif untuk semua jenjang, serta integrasi AI ke dalam proses pembelajaran secara bertanggung jawab.

Demikian catatan singkat ini sebagai pengingat kegiatan pelatihan online, “Kursus Koding dan Kecerdasan Artificial Menurut Naskah Akademik” yang telah diikuti. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

Minasatene-Pangkep, 06 Januari 2026

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

KELUAR