Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Nafkah yang Halal

Santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/*)

Santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/*)

Oleh: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.

Related Post: Dalil-dalil Tentang Motivasi berusaha

BLOGGURU – Ketika menjelaskan hak isteri  Abul Laits as-Samarqandi mengatakan,

 

أَنْ يُطْعِمُهَا الْحَلَالَ فَإِنَّ الْلَحْمَ إِذَا نَبَتَ مِنَ الْحَرَامِ يَذُوْبُ بِالنَّارِ

 

Artinya:

“Suami wajib memberi makan isterinya dari sumber penghasilan yang halal karena daging yang berasal dari sumber penghasilan yang haram itu akan dihancurkan dengan api neraka.” (Tanbih al-Ghafilin hlm 486)

Mustahil seorang itu bisa menghindari yang haram jika tidak memiliki ilmu tentang apa saja yang tergolong haram. Oleh karena itu para suami wajib berilmu tentang apa saja sumber penghasilan yang haram agar bisa menghindarinya.

Kewajiban suami bukan hanya sekedar menafkahi atau memberi uang belanja namun wajib memastikan bahwa uang belanja untuk isteri itu berasal dari sumber penghasilan yang halal. Para istri semestinya mendorong suaminya agar semangat membaca dan atau mengikuti kajian dengan tema muamalah, halal haramnya harta, dan lain-lain.

Diantara hal yang wajib ditanyakan oleh seorang muslimah yang sedang proses berkenalan dengan laki-laki yang tertarik dengan dirinya adalah sejauh mana pengetahuan laki-laki tersebut tentang fikih muamalah dan halal haramnya harta.

Daging yang tumbuh dari sumber penghasilan yang haram itu akan dibakar dengan api neraka. Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk bisa menghindari segala harta yang haram. Aamiin. (*)

 

Post Terkait

Resolusi 2026
1 Jan 2026

Resolusi 2026

0 Komentar

KELUAR