
Kalimat Tauhid. (foto: ist/*)
Related Post: Mengenal Kitab Tauhid dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab At Tamimi
BLOGGURU – Fatwa Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ta’ala
Pertanyaan:
Artinya:
“Semoga Allah melimpahkan kebaikan kepada engkau wahai Asy-Syaikh yang mulia. Penanya menanyakan, “Apa pentingnya menghafal Kitab At-Tauhid (milik Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah)?”
Jawaban :
Artinya:
(Menghafal kitab tauhid) sangat penting, kitab At-Tauhid mengandung pengetahuan tentang Tauhid, keyakinannya dan amalan dengannya.
Kitab tersebut merupakan kitab yang berharga. Kitab tersebut (berisi) apa yang Allah firmankan dan Rasul-Nya sabdakan.
Tidak ada pada kitab tersebut sesuatu yang berasal dari ucapan (pendapat pribadi) Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab. Namun isinya hanyalah apa yang Allah firmankan dan Rasul-Nya sabdakan.
Artinya:
Bagian pertama dari kitab tersebut, beliau(Asy-Syaikh) menyampaikan: ‘Kitab At-Tauhid, dan firman Allah subhanahu wa Ta’ala:
Artinya:
“Tidaklah Aku (Allah) menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah(mentauhidkan Allah).” [QS. Adz-Dzariyat: 56]
Tidak ada pada kitab tersebut sesuatu yang berasal dari ucapan (pendapat pribadi) Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah).
Kitab tersebut hanyalah mengandung ayat-ayat dan hadits, atau pengambilan suatu hukum dari ayat-ayat dan Hadits (Nabi ﷺ). ❞
(*Tanya jawab Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ketika pelajaran Kitab Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid hari Selasa, 8 Rabi’ul Awwal 1441 H