Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Tips Memilih Capres yang Baik dan Layak Dipilih

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

BLOGGURU – Indonesia tak lama lagi akan menyelenggarakan pesta demokrasi. Event lima tahunan memilih pemimpin nasional ini akan dilaksanakan secara serentak pada Tanggal 14 Februari yang akan datang. Ada tiga calon presiden yang akan mengikuti kontestasi Pilpres 2024, yaitu pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Nomor Paslon: 1), Prabowo Subianto-Gibran (Nomor Paslon: 2), dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Nomor Paslon: 3)

Untuk memilih pemimpin nasional yang baik dan layak dipilih, tentu diperlukan pisau analisa yang tajam membedah segala hal terkait masing-masing pasangan calon (paslon) presiden. Kenali siapa dia, bagaimana jejak rekam dan level kepemimpinannya, bagaimana wibawa dan pengaruh kepemimpinannya, bagaimana kedekatan dan kecintaannya kepada rakyat, bagaimana program kerja dan visi misinya, bagaimana strategi politik memajukan bangsa dan negara, siapa saja yang berdiri sebagai tim sukses dan kompetensinya, partai apa saja yang menjadi pengusungnya dan apakah ada kontrak politik yang bakal menyanderanya, bagaimana paslon tersebut membiayai kampanyenya, apa saja kelebihan dan kekurangannya yang selama ini diekspos oleh media, dan benarkah kebenaran berita/opini yang berkembang tersebut, dan lain sebagainya.

Dari sekian banyak pertanyaan yang harus dijawab sebelum menentukan pilihan capres tersebut, berikut ini tahapan dan dasar pemikiran menentukan pilihan, yaitu:

1. Melakukan riset dan analisis terhadap Capres

Sebelum memilih pemimpin, pastikan untuk melakukan riset dan analisis terhadap calon pemimpin. Cari tahu tentang latar belakang, pengalaman, dan visi misi calon pemimpin. Selain itu, pastikan juga untuk mengevaluasi kinerja dan rekam jejak calon pemimpin di masa lalu. Pastikan juga rekam jejak tersebut tidak diwarnai fitnah dan kebencian yang dihembuskan oleh lawan politiknya. Pastikan pula tingkat penerimaan sekaligus resistensi masyarakat terhadap calon, telusuri apakah calon pemimpin tersebut menyatukan ataukah justru memecah belah masyarakat, diterima semua pemeluk agama, ras, suku dan antar golongan.

2. Mempertimbangkan integritas Capres

Integritas calon pemimpin juga menjadi faktor penting dalam memilih pemimpin yang baik dan layak dipilih. Pastikan calon pemimpin memiliki integritas yang tinggi, tidak terlibat dalam kasus korupsi atau pelanggaran hukum lainnya, dan memiliki prinsip-prinsip moral yang baik dan teruji.

3. Memeriksa Kapasitas/Kompetensi Capres

Kemampuan kepemimpinan juga menjadi faktor penting dalam memilih pemimpin. Pastikan kompetensi bernegara/mengatur pemerintahan yang baik dan terpercaya serta memiliki kemampuan untuk memimpin dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang sulit. Selain itu, pastikan juga calon presiden tersebut memiliki kemampuan untuk berkomunikasi sebagai politisi dan negawaran sekaligus, sehingga terpercaya di dalam negeri maupun di luar negeri. Pastikan pula kepemimpinannya tidak dibawah pengaruh partai politik yang mengusungnya, sehingga tidak tersandera dalam pengambilan keputusan pemerintahannya kelak.

4. Melihat Visi Misi dan Program Kerja Capres

Visi dan program kerja calon pemimpin juga menjadi faktor penting dalam memilih pemimpin yang baik. Pastikan calon pemimpin memiliki visi yang jelas untuk memajukan negara atau daerah yang dipimpin. Selain itu, pastikan juga program kerja calon pemimpin sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dihadapi oleh rakyat.

5. Menyimak Pendapat/Rekomendasi Tokoh Masyarakat Lintas Agama dan Budaya

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memilih pemimpin yang baik dan layak dipilih. Dengarkan pendapat dan rekomendasi dari masyarakat lintas agama dan budaya tentang calon pemimpin. Pastikan juga untuk mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam memilih pemimpin.

Demikianlah beberapa tips dalam memilih Calon Presiden yang baik dan layak dipilih. Pastikan diri memilih secara rasional dan bukan dengan emosional, tidak memilih berdasarkan suka atau tidak suka orang di berbagai platform media sosial. Memilih pemimpin nasional butuh kehati-hatian, kecermatan dan evaluasi yang matang.

Memilih pemimpin yang tepat akan memberikan dampak positif bagi negara atau daerah yang dipimpin, dan juga bagi kehidupan masyarakat Indonesia, agar dapat lebih maju dan sejahtera kedepannya.

Oleh karena itu, pastikan untuk memilih pemimpin yang memiliki integritas tinggi, kemampuan kepemimpinan yang baik, visi yang jelas, dan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman. (*)

Post Terkait

Resolusi 2026
1 Jan 2026

Resolusi 2026

0 Komentar

KELUAR