
Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. (foto: ist/*)
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Kumpulan Artikel/Makalah “Perkembangan Pemikiran Islam” Kuliah S2 Non Reguler Dirasah Islamiyah Konsentrasi SPI – UINAM
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini (Jumat, 9/1/2026), penulis menyempatkan berkunjung ke Kampus UIN Alauddin Makassar di Samata, Gowa. Berangkat pagi, sekitar Pukul 07.10 WITA dari Kampus Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep menuju Gowa lewat Jalur Tanralili – Moncongloe – Pattalassang. Jalur ini relatif lebih cepat sampai di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, sekitar Pukul 08.20 WITA.

Penulis di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. (foto: ist/*)
Kunjungan hari ini ke kampus UIN Alauddin Makassar merupakan kunjungan perdana sejak penulis terdaftar sebagai Mahasiswa Pascasarjana Program Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Alauddin Makassar pada Bulan Juli-Agustus 2025 lalu. Segala pengurusan kelengkapan berkas mahasiswa dn perkuliahan selama ini berlangsung secara online via zoom meeting. Hal ini karena penulis memilih perkuliahan S2 Non Reguler, yang memungkinkan perkuliahan secara hybrid, online dan datang ke kampus. Tujuan utama ke kampus hari ini (9/1/2026) adalah demi mengurus kebutuhan lembar penginputan nilai 6 mata kuliah yang telah diselesaikan dalam masa semester 1 di Lantai 4 Ruang S2 Dirasah Islamiyah, namun sejak beberapa lama berdiam disitu menunggu Sekretaris Prodi dan Stafnya, akhirnya penulis hanya dijanji agar datang lagi hari senin (12/1/2026). Penulis selanjutnya beranjak dari gedung tersebut menuju ke Gedung Fakultas Adab dan Humaniora.

Menjumpai Prof Dr Gustia Tahir, M. Ag, di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. (foto: ist/*)
Di lantai 2 Gedung Fakultas Adab dan Humaniora, penulis bersilaturrahim ke Prof Dr Gustia Tahir, M.Ag. sekaligus menyetorkan kumpulan makalah tentang Eco-Sufisme yang menjadi tugas akhir Semester 1 dari teman-teman satu angkatan S2 Non Reguler untuk mata kuliah “Perkembangan Pemikiran Islam”. Prof Dr Gustia Tahir, M.Ag adalah Dosen Pengampu kedua Mata Kuliah Perkembangan Pemikiran Islam setelah Prof Dr H Barsihannoor, M.Ag, Guru Besar Pemikiran/Filsafat Islam yang tak lain adalah suami beliau. Lihat disini: Prof Dr Gustia Tahir: Guru Besar dalam Kepakaran Eco-Sufisme. Selesai urusan itu, penulis langsung bergegas pulang kembali ke Pangkep dan Alhamdulillah tiba di Kampus Ponpes Modern Putri IMMIM MInasatene-Pangkep sebelum masuk waktu Jum’atan.
Demikian catatan singkat ini sebagai pengingat kegiatan yang telah dilaksanakan dan ini memang harus penulis laksanakan sebagai salah satu amanah/tugas sebagai Keti (Ketua Tingkat), terlebih sudah berjanji kepada dosen pengampu mata kuliah untuk menemui beliau. Barakallahu fiikum. (*)
Minasatene-Pangkep, 9 Januari 2026
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.