
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Fathul Izar itu kitab tentang apa? KITAB Fathul Izar ialah kitab yang berisi edukasi pendidikan seks, tata aturan, adab berhubungan, posisi kenikmatan dan larangan, dan hari atau malam-malam yang diperbolehkan berhubungan seks sesuai dengan anjuran agama Islam.
Berikut ini terjemah (3): Penjelasan tentang bersenggama dan rahasian waktu-waktunya – بَيَانُ الحَرْثِ وَأسْرَارِ أوْقَاتِه
Ketahuilah bahwa tujuan utama dari suatu pernikahan adalah pengabdian, pendekantan dan mengikuti sunnah Rasul dan menghasilkan anak dan keturunan
Karena hanya dengan pernikahanlah kelestarian alam dan teraturnya. Dan dengan meninggalkannya berarti sebuah kehancuran dan kemusnahan alam ini.
Sudah maklum bahwa tak akan ada panen tanpa menyebar benih pada bumi dahulu,
Kemudian mengolah dan merawatnya melalui teori dan teknik yag telah diketahui dikalangan petani
Dan penantian anugrah hingga siap panen.
Begitu pula tak akan terwujud seorang anak dan keturunan kecuali dengan memasukkan benih suami pada ladangnya dan tanamanya yaitu istrinya
Allah berfirman: Istri-istri kalian adalah ladang kalian. Maka datangilah ladang kalian itu semaumu dan kerjakanlah (amal-amal yang baik) untuk diri kalian
ْ
Sebab turunya ayat ini bahwasanya orang-orang islam mengatakan: kita menggauli isteri dengan posisi berlutut, berdiri, terlentang, dari arah depan dan dari arah belakang. walaupun tujuanya satu
Maka orang-orang Yahudi menyatakan: kalian itu binatang, sedangkan kami mendatangi mereka dengan satu macam posisi
Sungguh kami temukan dalam Taurat bahwa setiap hubungan badan selain posisi isteri terlentang itu kotor di menurut Allah
Maka Allah mendustakan orang-orang yahudi
Jadi dalam ayat ini ada petunjuk diperbolehkannya seorang suami menyetubuhi isterinya dengan cara dan posisi apapun yang ia mau. Baik dengan berdiri, duduk atau terlentang
Dan dari arah manapun suami mau, baik dari atas, dari bawah, dari belakang atau dari depan
Dan pada waktu kapanpun suami mau, baik siang hari atau malam hari
ٍ
Setelah dalam satu cara
Tetapi ahli ilmu berkata: Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam Jum’at, maka anak akan menjadi penhafal kitab Allah
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam sabtu, maka anak akan menjadi gila
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam Ahad, maka anak akan menjadi seorang pencuri milik orang lain atau penganiaya.
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam Senin, maka anak akan menjadi fakir atau miskin atau ridho dengan keputusan dan qodho’-nya Allah.
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam Selasa, maka anak akan menjadi orang yang berbakti kepada orang tua.
Barangsiapa yang menyetubuhi istrinya pada malam Rabu, maka anak akan cerdas atau berpengetahuan atau banyak bersyukur
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya pada malam Kamis, maka anak akan menjadi orang yang berhati ikhlas
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya sembari bercakap-cakap, maka anak akan bisu
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya di dalam kegelapan, maka anak akan mejadi penyihir
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya di bawah nyala lampu, maka anak akan berwajah tampan
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya sambil melihat aurat isteri, maka anak akan buta mata atau buta hatinya.
Barang siapa yang bersetubuh seraya meminta bekal untuk bepergian, mka anak akan menjadi pendusta
Barangsiapa yang menyetubuhi isterinya di bawah pohon yang buahnya dapat dimakan, maka anak akan terbunuh dengan besi atau karena tenggelam atau karena keruntuhan pohon.
Ulama berkata: Hendaknya seorang suami memperhatikan empat hal:
Pertama: Memegang kedua tangan isteri. kedua: Meraba dadanya. ketiga: Mencium kedua pipi. keempat: Membaca Basmalah ketika memasukkan penis pada vagina.
Rasulullah SAW. bersabda: barang siapa yang menyetubuhi isterinya ketika haid, maka seolah-olah dia menyetubuhi ibunya sebanyak tujuh puluh kali
Nafisah Dzarifah: Sebagian guru besar ditanya tentang kenikmatan dunia, berapa itu?
Lalu ia menjawab; Kenikmatan dunia itu sangat banyak hingga tak terhitung jumlahnya. Allah berfirman: jika kalian menghitung nikmat Allah maka kalian tak akan sanggup. tetapi kenikmatan yang paling hebat teringkas pada tiga hal: yaitu mencium wanita, menyentuhnya dan memasukkan penis pada vagina.
Seorang penyair mengungkapkan lewat tembang Rojaznya
Kenikmatan dunia ada tiga macam yaitu menyentuh, mencium dan memasukkan penis.
Penyair lain mengungkapkan:
Kenikmatan dunia itu teringkas menjadi tiga yaitu menyentuh kulit, mencium dan tidur bersama (dengan isteri)