Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali – 33: Macam-macam Niat: Qashd, Azm, dan Iradah

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

BLOGGURU – Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi setelahnya, seperti Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu Atha’illah as-Sakandari, dan lain-lain.

Dalam pengantarnya, Imam Ghazali mengatakan, kitab risalah ditulis utuk dijadikan pegangan bagi para pencari kebenaran, dan membantu umat Islam dalam menempuh suluk atau perjalanan spiritual. Di dalam masterpiece Imam Ghazali ini, terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan diri menuju Sang Ilahi.

Berikut ini terjemah Bagian Pertama dan Kedua dari Kitab Raudhatu Thalibin Imam al-Ghazali (33): Macam-macam Niat: Qashd, Azm, dan Iradah

Bagian Ketiga Puluh Tiga : Macam-macam Niat: Qashd, Azm, dan Iradah

NIAT ADALAH SARANA selain iman untuk memeroleh kebahagiaan yang agung di dunia maupun akhirat. Jika engkau mengetahui hal ini, kau harus memahami hakikat niat.

Membentenginya dari bagian-bagian duniawi yang membuatnya keruh sebagai bentuk kewajiban, dan dari tujuan-tujuan dan balasan-balasan ukhrawi sebagai anjuran (sunah). Dengan ungkapan yang lebih sederhana, niat bertujuan membedakan antara satu maksud dengan maksud lainnya.

Selain niat, ada pula gashd, ‘azm, dan iradah. Gashd berarti memusatkan perhatian (himmah) terhadap tujuan yang dimaksud: ‘azm yaitu menguatkan dan menggiatkan tujuan tersebut, iradah artinya menyingkirkan rintanganrintangan yang melemahkan. (***)

 

 

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR