Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali – 41: Kasih Sayang terhadap Makhluk Allah

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

BLOGGURU – Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi setelahnya, seperti Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu Atha’illah as-Sakandari, dan lain-lain.

Dalam pengantarnya, Imam Ghazali mengatakan, kitab risalah ditulis utuk dijadikan pegangan bagi para pencari kebenaran, dan membantu umat Islam dalam menempuh suluk atau perjalanan spiritual. Di dalam masterpiece Imam Ghazali ini, terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan diri menuju Sang Ilahi.

Berikut ini terjemah Bagian Pertama dan Kedua dari Kitab Raudhatu Thalibin Imam al-Ghazali (41): Kasih Sayang terhadap Makhluk Allah

Bagian Keempat Puluh Satu: Kasih Sayang terhadap Makhluk Allah

KETAHUILAH, KASIH SAYANG terhadap makhluk Allah berarti mengagungkan urusan Allah swt. Maka dari itu, hendaknya engkau memberikan apa yang mereka minta darimu, tidak membebani di luar kemampuan mereka, dan tidak menyapa mereka dengan sesuatu yang tidak mereka kerjakan dan ketahui. Selayaknya engkau bahagia atas segala hal yang menjadikan mereka bahagia, dan bersedih dengan sesuatu yang telah membuat mereka sedih.

Engkau berpikir bagaimana mewujudkan kepentingan keagamaan dan duniawi mereka, dan bagaimana cara menolak apa yang membahayakan urusan agama dan dunia mereka. Bahkan, seumpama seekor lalat jatuh ke wajah salah seorang dari mereka, tentu kau akan bersedih hati.

Oleh sebab itu, sepatutnya menjaga hati seorang mukmin secara syar’iitu lebih kausukai daripada sekian kali pergi haji dan perang. Sebaiknya kau lebih memilih kehormatan saudaramu daripada kehormatanmu sendiri, dan lebih memilih kehinaan dirimu daripada kehinaan saudaramu. (*)

 

 

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR