Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Tijan Darori (26): Bab 25 – Sifat Jaiz Rasul (Al-A’rodul Basyariyah)

Terjemah Tijan Darori (26): Bab 25 – Sifat Jaiz Rasul (Al-A'rodul Basyariyah)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Kitab Tijan Darori merupakan salah satu kitab masyhur dalam bidang Ilmu Tauhid Ahlussunnah Wal Jamaah, dengan berkiblat pada madzhab Al Asy’ariyah. Kitab ini sering digunakan di pondok-pondok pesantren, bahkan menjadi buku pegangan wajib pada mata pelajaran Ilmu Tauhid di Madrasah Diniyah dan Tsanawiyah.

Penulis Kitab Tijan Darori bernama lengkap Al ‘Alim Al ‘Alamah Syaikh Ibrahim Muhammad bin Ahmad Al Bajuri Asy Syafi’i. Beliau seorang ulama besar pada masanya yang akrab disapa Imam Al-Bajuri, lahir pada tahun 1198 Hijriah di Bajur, salah satu desa di bagian utara Mesir.

Pada tahun 1213 Hijriyah, Imam al-Bajuri terpaksa harus mengurangi aktivitas belajar mengajarnya karena pada saat itu Perancis menduduki Mesir dan memberhentikan mobilitas pengajian di Al-Azhar.  Akhirnya, beliau pindah dan menetap di Giza selama 3 tahun.

Berikut ini terjemah Kitab Tijan Darori (26): Bab 25 – Sifat Jaiz Rasul (Al-A’rodul Basyariyah)

Bab 25 – Sifat Jaiz Rasul (Al-A’rodul Basyariyah)

Dan jaiz/boleh dalam hag para : Rasul Alaihi sholatu wa ssalam sifat al-A’rod al-Basyariyah/ — nampak manusiawi (.   ) yang tidak menimbulkan kekurangan pada martabat mereka yang luhur seperti sakit dan seumpamanya.

Dan dalil atas ini yaitu terbuktinya sifat penampakan manusiawi pada mereka Alaihi sholatu wa ssalam.

(**)

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR