
Indonesia Merdeka.
BLOGGURU – Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzahullah ta’ala mengatakan, “Kemerdekaan yang hakiki adalah dengan mengikuti Al-Qur’an dan As-Sunnah, karena keduanya :
– Memerdekakan akal;
– Memerdekakan seorang hamba dari hawa-hawa nafsu , syahwat-syahwat , pemikiran-pemikiran dan pendapat-pendapat yang menyesatkan dan nyeleneh;
– Bahkan memerdekakan manusia dari peribadahan terhadap pepohonan, bebatuan, syaithan, dan thagut-thaghut (apa-apa yang disembah dari selain Allah dalam keadaan dia ridha) , inilah kemerdekaan yang hakiki , yang bisa terealisasikan dengan mengikuti Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Adapun menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka ini adalah perbudakan bukan kemerdekaan , sehingga mereka menjadi budak-budak :
– Bagi hawa-hawa nafsu mereka;
– Bagi pemikiran-pemikiran dan keinginan-keinginan mereka
– Dan menjadi budak-budak dari orang-orang yang mereka taqlid (ikuti) di atas penyimpangan”.
《Bayān Al-Ma’āni fî Syarhi Muqoddimah Ibnu Abi Zaid Al-Qoirawāni Dār Ibnul Jauzi Cetakan : Pertama, 1435 H , halaman 91》