Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 10: Bab Wudhu (Bait 116-140)

Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 10: Bab Wudhu (Bait 116-140)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Sudah kenal Kitab Matn Shofwatu Zubad atau lebih populer disebut Nadzom Zubad? Ya, Kitab Matn Zubad berisi nadzom (syair) puisi yang terdiri dari 1.000 bait lebih tentang Fikih Syafi’iyah. Kitab Matn Fikih ini populer diajarkan di Pondok Pesantren karena mudah dihafalkan dalam bentuk nadzom.  Meski begitu Matn Zubad ini tak hanya menguraikan bait-bait syair tentang fiqih, akan tetapi juga mengandung materi bab Tauhid dan Tasawuf. Secara umum kitab Zubad dapat kita bagi menjadi tiga bagian yakni bagian bab aqidah/tauhid di bagian awal kitab, bab fiqih asy-Syafi’iyah di bagian tengah dan bab tasawuf di bagian akhir kitab. Sehingga mempelajari Matn Zubad, akan terasa lebih lengkap pemahaman khazanah keilmuan Islam kita, karena  isinya mencakup semua materi dasar yang wajib diketahui sebagai umat Islam yaitu: ‘Aqidah, Fiqih dan Tasawuf.

Matan Zubad adalah hasil karya Abu al-Abbas Ahmad ibn Hussein ibn Hasan ibn ‘Ali ibn Yusuf ibn ‘Ali ibn Arsalan al-Ramli [753H -844H] atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Ruslan. Beliau lahir di Ramlah, Palestina dan wafat di Baitulmaqdis, Palestina. Matan Zubad ini banyak disyarahkan oleh para ulama seperti Ghayah al-Bayan fi Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah Syamsuddin al-Ramli, Mawahib al-Shomad fi Hal Alfaadz al-Zubad oleh Syaikh Ahmad al-Hijazi al-Fasyani, Ifaadah al-Saadah al-Umad bi Taqrir Ma’ani Nazam al-Zubad oleh al-‘Allamah al-Sayyid Muhammad bin Ahmad bin ‘Abd al-Baari al-Ahdal, Faidh al-Manan Syarh Zubad Ibn Ruslan oleh al-‘Allamah al-Sayyid Yusuf bin Muhammad al-Bathah al-Ahdal dan lain-lain lagi.

Berikut ini Terjemah Matn Shofwatu Zubad (Nadzom Fiqh Syafi’iyah) – 10: Bab Wudhu (Bait 116-140)

 

{ﻗﺎﻟﻮا ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ ﻻ ﻋﻠﻢ ﻟﻨﺎ ﺇﻻ ﻣﺎ ﻋﻠﻤﺘﻨﺎ ﺇﻧﻚ ﺃﻧﺖ اﻟﻌﻠﻴﻢ اﻟﺤﻜﻴﻢ}

ﺑﺎﺏ اﻟﻮﺿﻮء

 

Bab Wudhu

 

ﻣﻮﺟﺒﻪ اﻟﺨﺎﺭﺝ ﻣﻦ ﺳﺒﻴﻞ … ﻏﻴﺮ ﻣﻨﻰ ﻣﻮﺟﺐ اﻟﺘﻐﺴﻴﻞ

 

Artinya:

116. Adapun yang mewajibkan wudlu adalah segala yang keluar dari (dua) jalan (qubul dan bubur) selain air mani yang menyebabkan mandi.

 

ﻛﺬا ﺯﻭاﻝ اﻟﻌﻘﻞ ﻻ ﻳﻨﻮﻡ ﻛﻞ ﻣﻤﻜﻦ … ﻭﻟﻤﺲ ﻣﺮﺃﺓ ﺭﺟﻞ …

 

Artinya:

117. Begitu juga. hilangnya akal selain tidurnya setiap orang (dalam posisi duduk) yang menetap (yakni tulang duduknya di tempat dia duduk), dan juga bersentuhan antara wanita dan laki-laki.

 

ﻻ ﻣﺤﺮﻡ ﻭﺣﺎﺋﻞ ﻟﻠﻨﻘﺾ ﻛﻒ … ﻭﻣﺲ ﻓﺮﺝ ﺑﺸﺮ ﺑﺒﻄﻦ ﻛﻒ …

 

Artinya:

118. Yang tidak mahram. Adapun pembatas (walaupun hanya berupa kain tipis) itu dapat mencegah batalnya wundlu kita (akibat bersentuhan). Dan (termasuk membatalkan wundlu) adalah menyentuh kemaluan dengan perut telapak tangan.

 

ﻭاﺧﺘﻴﺮ ﻣﻦ ﺃﻛﻞ ﻟﻠﺤﻢ اﻟﺠﺰﺭ … ﻭﻣﻊ ﻳﻘﻴﻦ ﺣﺪﺙ ﺃﻭ ﻃﻬﺮ

 

Artinya:

119. Dan dipilih (pendapat yang wajib berwudlu) karena memakan daging unta jika dia yaqin (bahwa dirinya) berhadats atau suci.

 

ﺇﺫا ﻃﺮا ﺷﻚ ﺑﻀﺪﻩ ﻋﻤﻞ … ﻳﻘﻴﻨﻪ ﻭﺳﺎﺑﻖ ﺇﺫا ﺟﻬﻞ

 

Artinya:

120. Kemudian datang keragu-raguan maka hendaknya dia mengambil lawan dari keraguan itu (yakni) yaqinnya, dan jika tidak diketahui (mana) yang terlebih dahulu (hadats atau suci).

ﺧﺬ ﺿﺪ ﻣﺎ ﻗﺒﻞ ﻳﻘﻴﻦ ﺣﻴﺚ ﻟﻢ … ﻳﻌﻠﻢ ﺑﺸﻲء ﻓﺎﻟﻮﺿﻮء ﻣﻠﺘﺰﻡ

 

Artinya:

121. Maka ambillah lawan dari yang sebelum yaqinnya dan bila tidak diketahui sesuatu apapun (apakah dia berhadas atau suci) maka wajiblah (baginya) berwudlu.

 

ﻓﺮﻭﺿﻪ اﻟﻨﻴﺔ ﻭاﻏﺴﻞ ﻭﺟﻬﻜﺎ … ﻭﻏﺴﻠﻚ اﻟﻴﺪﻳﻦ ﻣﻊ ﻣﺮﻓﻘﻜﺎ

 

Artinya:

122. Adapun fardlu-fardlunya wundhu’ adalah niat, lalu basuhlah mukamu, lalu membasuh kedua tanganmu beserta kedua sikumu.

 

ﻭﻣﺴﺢ ﺑﻌﺾ اﻟﺮﺃﺱ ﺛﻢ ﺃﺗﺴﻞ ﻭﻋﻢ … ﺭﺟﻠﻴﻚ ﻣﻊ ﻛﻌﺒﻴﻚ ﻭاﻟﺘﺮﺗﻴﺐ ﺛﻢ

 

Artinya:

123. Lalu mengusap sebagian kepala, kemudian basuhlah dan ratakanlah kedua kakimu beserta kedua mata kakimu, kemudian tertib.

 

ﻟﻪ ﺷﺮﻭﻁ ﺧﻤﺴﺔ ﻃﻬﻮﺭ ﻣﺎ … ﻭﻛﻮﻧﻪ ﻣﻤﻴﺰا ﻭﻣﺴﻠﻤﺎ …

 

Artinya:

124. Wudlu itu memiliki lima syarat: 1. Sucinya air, 2. Orang yang berwudlu telah mencapai usia tamyiz, 3. Muslim.

 

ﻭﻋﺪﻡ اﻟﻤﺎﻧﻊ ﻣﻦ ﻭﺻﻮﻝ … ﻣﺎء ﺇﻟﻰ ﺑﺸﺮﺓ اﻟﻤﻐﺴﻮﻝ

 

Artinya:

125. 4. Tidak ada penghalang untuk sampainya air ke kulit yang dibasuh.

 

ﻭﻳﺪﺧﻞ اﻟﻮﻗﺖ ﻟﺪاﺋﻢ اﻟﺤﺪﺙ … ﻭﻋﺪ ﻣﻨﻬﺎ اﻟﺮاﻓﻌﻲ ﺭﻓﻊ اﻟﺨﺒﺚ

 

Artinya:

126. 5. Masuk waktu bagi orang yang berhadats terus menerus. Adapun menurut Al-Imam Ar-Rafi’i menganggap bahwa menghilangkan najis itu termasuk syaratnya wudlu.

 

ﻭاﻟﺴﻨﻦ اﻟﺴﻮاﻙ ﺛﻢ ﺑﺴﻤﻼ … ﻭﺃﻏﺴﻞ ﻳﺪﻳﻚ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﺗﺪﺧﻼ

 

Artinya:

127. Adapun sunnah-sunnah (wudlu) adalah bersiwak, kemudian bacalah bismillah dan basuhlah kedua tanganmu sebelum engkau memasukkannya.

 

ﺇﻧﺎ ﻭﻣﻀﻤﺾ ﻭاﻧﺘﺸﻖ ﻭﻋﻤﻢ … اﻟﺮﺃﺱ ﻭاﺑﺪاﻩ ﻣﻦ اﻟﻤﻘﺪﻡ

 

Artinya:

128. Ke dalam bejana, dan berkumur-kumurlah, menghirup air ke dalam hidung dan ratakanlah kepala dan mulailah dari bagian depan (kepala).

 

ﻭﻣﺴﺢ ﺃﺫﻥ ﺑﺎﻃﻨﺎ ﻭﻇﺎﻫﺮا … ﻭﻟﻠﺼﻤﺎﺧﻴﻦ ﺑﻤﺎء ﺁﺧﺮا

 

Artinya:

129. Dan mengusap telinga bagian luar dan dalam. Dan untuk lobang telinga (juga diusap) dengan air yang lain.

 

ﻭﺧﻠﻠﻦ ﺃﺻﺎﺑﻊ اﻟﻴﺪﻳﻦ … ﻭاﻟﻠﺤﻴﺔ اﻟﻜﺜﺔ ﻭاﻟﺮﺟﻠﻴﻦ

 

Artinya:

130. Dan hendaknya engkau menyela-nyela jari jemari kedua tangan. Begitu juga jenggot yang tebal dan (jari-jari) kedua kaki.

ﻭاﺳﺘﻜﻤﻞ اﻟﺜﻼﺙ ﺑﺎﻟﻴﻘﻴﻦ … ﻭاﺑﺪا ﺑﻴﻤﻨﺎﻙ ﺳﻮﻯ اﻷﺫﻧﻴﻦ

 

Artinya:

131. Dan sempurnakanlah tiga kali dengan yaqin dan mulailah dengan anggota badanmu yang kanan terlebih dahulu, kecuali kedua telinga (maka diusap secara bersamaan).

 

ﻭاﺳﺘﺼﺤﺐ اﻟﻨﻴﺔ ﻣﻦ ﺑﺪء ﺇﻟﻰ … ﺁﺧﺮﻩ ﻭﺩﻟﻚ ﻋﻀﻮ ﻭاﻟﻮﻻ

 

Artinya:

132. Dan sertakanlah niat itu mulai dari awal hingga akhir wudlu dan menggosok anggota wundlu dan muwalah (berkesinambungan).

 

ﻭﻟﻠﻮﺿﻮء ﻣﺪ ﻭﻟﻠﺘﻐﺴﻴﻞ … ﺻﺎﻉ ﻭﻃﻮﻝ اﻟﻐﺮ ﻭاﻟﺘﺤﺠﻴﻞ

 

Artinya:

133. Dan untuk wudlu sunnahnya menggunakan air satu mud, sedangkan untuk mandi satu shaa’ (4 mud) dan sunnah memperpanjang ghurt (melebihi basuhan pada wajah) dan tahjiil (melebihi basuhan pada kedua tangan dan kaki).

 

ﺛﻢ اﻟﻮﺿﻮء ﺳﻨﺔ ﻟﻠﺠﻨﺐ … ﻟﻨﻮﻣﻪ ﺃﻭ ﺇﻥ ﻳﻄﺄ ﺃﻭ ﻳﺸﺮﺏ …

 

Artinya:

134. Kemudian wundlu itu sunnah bagi orang yang junub apabila dia hendak tidur atau hendak jima’ lagi atau hendak minum.

 

ﻛﺬاﻙ ﺗﺠﺪﻳﺪ اﻟﻮﺿﻮ ﺇﻥ ﺻﻠﻰ … ﻓﺮﻳﻀﺔ ﺃﻭ ﺳﻨﺔ ﺃﻭ ﻧﻔﻼ

 

Artinya:

135. Begitu juga sunnah memperbarui wundlu jika dia hendak shalat fardlu atau shalat-shalat sunnah atau shalat sunnah muthlaq.

 

ﻭﺭﻛﻌﺘﺎﻥ ﻟﻠﻮﺿﻮء ﻭاﻟﺪﻋﺎ … ﻣﻦ ﺑﻌﺪﻩ ﻓﻲ ﺃﻯ ﻭﻗﺖ ﻭﻗﻌﺎ

 

Artinya:

136. Dan sunnah shalat dua rakaat (dengan niat) sunnah wudlu dan sunnah membaca doa setelah wundlu di waktu kapan saja wundlu itu dilakukan.

 

ﺩاﺑﺔ اﺳﺘﻘﺒﺎﻝ ﻗﺒﻠﺔ ﻛﻤﺎ … ﻳﺠﻠﺲ ﺣﻴﺚ ﻟﻢ ﻳﻨﻠﻪ ﺭﺵ ﻣﺎ

 

Artinya:

137. Adapun adab-adab berwudlu adalah menghadap kiblat, duduk sekitarnya tidak terkena oleh cipratan air.

 

ﻭﻳﺒﺘﺪﻯ اﻟﻴﺪﻳﻦ ﺑﺎﻟﻜﻔﻴﻦ … ﻭﺑﺄﺻﺎﺑﻊ ﻣﻦ اﻟﺮﺟﻠﻴﻦ …

 

Artinya:

138. Dan hendaknya dia memulai (membasuh) kedua tangan dari telapak tangan (terlebih dahulu) dan (ketika membasuh kaki hendaknya memulai) dari jari-jemari kedua kaki.

 

ﻣﻜﺮﻭﻫﻪ ﻓﻲ اﻟﻤﺎء ﺣﻴﺚ ﺃﺳﺮاﻓﺎ … ﻭﻟﻮ ﻣﻦ اﻟﺒﺤﺮ اﻟﻜﺒﻴﺮ اﻏﺘﺮﻓﺎ

 

Artinya:

139. Adapun hal-hal yang makruh ketika wudlu adalah apabila dia (orang yang berwudlu) itu israaf (yakni berlebihan dalam menggunakan air) walaupun dia mengambil air dari laut.

 

ﺃﻭ ﻗﺪﻡ اﻟﻴﺴﺮﻯ ﻋﻠﻰ اﻟﻴﻤﻴﻦ … ﺃﻭ ﺟﺎﻭﺯ اﻟﺜﻼﺙ ﺑﺎﻟﻴﻘﻴﻦ …

 

Artinya:

140. Atau mendahulukan anggota yang kiri atas yang kanan atau melebihi dari tiga kali basuhan dengan yaqin.

(***)

Bersambung ….

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Fikih/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR