
Bulan Ramadhan. (foto: ist/*)
BLOGGURU – Berikut ini Terjemah Kitab Tsalātsūna Nashshan Fi Ahkāmish Shiyām (Bagian Keempat) tentang BEBERAPA KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN
“Dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Apabila telah tiba malam pertama bulan Ramadhan, maka : ¤ Setan-setan dan para jin yang jahat akan dibelenggu ¤ Pintu-pintu neraka akan ditutup, sehingga tidak ada satu pun pintu yang terbuka ¤ Pintu-pintu surga akan dibuka, sehingga tidak ada satu pun pintu yang tertutup ¤ Sang penyeru memanggil : “Wahai orang yang menginginkan kebaikan, marilah mendekat ! Wahai orang yang menginginkan kejelekan, berhentilah !” ¤ Dan Allah memiliki hamba-hamba yang akan dibebaskan dari neraka, pembebasan tersebut terjadi pada setiap malam (pada bulan Ramadhan).” (HR. At-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shalih At-Tirmidzi nomor : 682)
Asy-Syaikh Ibrahim bin Abdillah Al-Mazru’i hafizhahullah ta’ala* mengatakan
Artinya:
“Ini adalah hadits yang agung padanya terdapat penjelasan tentang keutamaan bulan Ramadhan, dan diantara keutamaan-keutamaannya adalah: Bahwasanya setan-setan, jin yang jahat dan para pemimpin mereka, mereka dibelenggu dengan belenggu-belenggu dan mereka diikat dengan ikatan-ikatan pada awal dari bulan Ramadhan hingga selesainya bulan Ramadhan, ini menunjukkan tentang keutamaan bulan Ramadhan. Ditutupnya pintu-pintu neraka dan pintu tersebut ada tujuh sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Dibukakannya pintu-pintu surga yang delapan, ini menunjukkan bahwasanya Allah ta’ala membukakan pintu kebaikan dan keberkahan pada bulan Ramadhan ini .
Oleh karena inilah beliau (Rasulullah SAW) bersabda, “Sang penyeru memanggil : “Wahai orang yang menginginkan kebaikan, menghadaplah! (Yakni) orang yang menginginkan pahala, balasan, ampunan dan dibebaskan dari neraka maka menghadaplah dia untuk: Melakukan ketaatan dan ibadah Puasa dan Qiyamullail, pada bulan ini yaitu bulan Ramadhan Sang penyeru memanggil, “Wahai orang yang menginginkan kebaikan, menghadaplah “! Dan beramallah amalan kebaikan dengan seluruh macamnya di bulan ini.
Sang penyeru memanggil, “Wahai orang yang menginginkan kejelekan, hentikanlah ! (Yakni) : janganlah anda melakukan kejelekan dan menjauhlah darinya dengan segala macam bentuknya. Allah memiliki Orang-orang yang dibebaskan dari neraka dan hal tersebut pada setiap malam (bulan Ramadhan), maka ini menunjukkan tentang keutamaannya bulan Ramadhan dan bulan tersebut adalah bulan yang paling utama. Sehingga, bagi seorang muslim agar : Bertekad dan bersungguh-sungguh untuk melakukan ketaatan dan bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan mempersiapkan untuk bulan ini dengan taubat serta ikhlas untuk Allah ‘Azza wa Jalla dan dengan memahami hukum-hukum puasa “.
Sumber: Kitab Tsalātsūna Nashshan Fi Ahkāmish Shiyām, hlm. 2