
Related Post: Nadhom Imrithi dan Terjemahnya
BLOGGURU – Sebagaimana yang kita ketahui bahwa salah satu ciri isim adalah adanya alif lam (ال) atau tanwin ( ً ٍ ٌ ) dan tidak boleh dalam suatu isim ada dua ciri tersebut, yakni alif lam dan tanwin. Sehingga harus pilih salah satu, kalau ingin menggunakan alif lam, maka tanwin tidak boleh digunakan.
Contoh: اَلْمَسْجِدُ .
Namun, jika ingin menggunakan tanwin maka tidak boleh menggunakan alif lam. Contoh: مَسْجِدٌ.
Di dalam buku yang berjudul Al-Muwajjih yang disusun oleh Harun menyatakan bahwa berdasarkan proses pembentukannya, ada dua cara dalam membentuk idhofah atau mudhof dan mudhof ilaih, di antaranya adalah:
(1) Pada kata pertama yang berstatus sebagai mudhof wajib membuang alif lam dan tanwin, dan pada kata keduannya yakni yang berstatus sebagai mudhof ilaih wajib membuang salah satunya, yakni membuang tanwin. Kemudian kata yang berunsur mudhof ilaih diberi harokat kasroh.
Contoh: بابُ المسجدِ
(2) Pada kata pertama yang berstatus sebagai mudhof wajib membuang alif lam dan tanwin, dan pada kata keduannya yakni yang berstatus sebagai mudhof ilaih wajib membuang salah satunya, yakni membuang alif lam. Kemudian kata yang berunsur mudhof ilaih diberi harokat kasrohtain.
Contoh: بابُ مسجدٍ
Selain itu, berdasarkan jumlah bentukan katanya, ada 3 macam cara membentuk idhofah atau mudhof mudhof ilaih, antara lain:
(1) Membentuk mudhof mudhof ilaih dengan menggabungkan 2 kata benda.
| الكتابُ + الأستاذُ | |
| Mudhof Ilaih | Mudhof |
| Selalu jar dan tanda jar-nya dengan kasroh | Membuang alif lam (ال) |
| كتابُ الأستاذِ | |
(2) Membentuk mudhof mudhof ilaih dengan menggabungkan 3 kata benda sekaligus.
| كتابُ الأستاذِ + المعهد | |
| Mudhof Ilaih | Mudhof 1 dan 2 |
| I’robnya selalu jar dan tanda jarnya adalah kasroh. | Membuang alif lam (ال) pada kata الأستاذ dan kata tersebut tetap dikasroh karena dia tetap menjadi mudhof ilaih dari kata كتاب |
| كتابُ أستاذِ المعهدِ | |
(3) Membentuk mudhof mudhof ilaih dengan menggabungkan 4 kata benda sekaligus.
| كتابُ أستاذِ المعهدِ + الإسلامُ | |
| Mudhof Ilaih | Mudhof 1, 2, dan 3 |
| I’robnya selalu jar dan tanda jarnya adalah kasroh. | Membuang alif lam (ال) pada kata الأستاذ dan المعهد dan dua kata tersebut tetap dikasroh karena dia tetap menjadi mudhof ilaih dari isim sebelumnya. |
| كتابُ أستاذِ معهد الإسلامِِ | |
Jadi, dapat disimpulkan bahwa setiap mudhof baik mudhof yang pertama, kedua, ataupun yang ketiga, ketiga mudhof tersebut harus dibuang alif lam (ال) yang dimilikinya dan setiap mudhof ilaih baik yang pertama, kedua maupun yang ketiga wajib dijar dengan tanda jar-nya adalah harakat kasroh pada huruf terakhirnya.
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)



