Oleh: Muhammad Farid Wajdi
BLOGGURU – Ayat Sajdah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’anul Karim yang bila dibaca disunnahkan untuk yang membaca dan mendengarnya segera melaksanakan sujud tilawah.
Ayat-ayat Sajdah dalam Al-Qur’anul Karim tersebut adalah :
1. Ayat ke-206 dari Surah Al-A’raf;
2. Ayat ke-15 dari Surah Ar-Ra’d;
3. Ayat ke-50 dari Surah An-Nahl;
4. Ayat ke-109 dari Surah Al-Isra’;
5. Ayat ke-58 dari Surah Maryam;
6. Ayat ke-18 dari Surah Al-Hajj;
7. Ayat ke-77 dari Surah Al-Hajj, termasuk ayat sajdah menurut Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hambali;
8. Ayat ke-60 dari Surah Al-Furqan;
9. Ayat ke-25 sampai Ayat ke-26 dari Surah An-Naml;
10. Ayat ke-15 dari Surah As-Sajdah;
11. Ayat ke-38 dari Surah Fussilat;
12. Ayat ke-62 dari Surah An-Najm;
13. Ayat ke-21 dari Surah Al-Insyiqaq;
14. Ayat ke-19 dari Surah Al-‘Alaq Ayat ke-19 dari Surah Al-‘Alaq 96:19;
15. Ayat ke-24 dari Surah Sad, tak termasuk ayat sajdah menurut Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hambali, melainkan ayat yang disunnahkan untuk melakukan sujud syukur bila dibacakan.
Apabila mendengar ayat sajadah dibacakan, sebagaimana telah disebutkan diatas, maka disunnahkan membaca doa sebagai berikut:
ﺳﺠﺪ ﻭﺟﻬﻲ ﻟﻠﺬﻱ ﺧﻠﻘﻪ ﻭﺻﻮﺭﻩ ﻭﺷﻖ ﺳﻤﻌﻪ ﻭﺑﺼﺮﻩ ﺑﺤﻮﻟﻪﻭ ﻗﻮﺗﻪ
Sajada wajhiya lil ladzii kholaqohu washowwarohu wa syaqqo sam’ahu wabashorohu bihawlihi wa quwwatihi
Artinya:
“Wajahku sujud untuk tuhan yang membikin, yang melukiskannya (membentuknya) yang memberi pendengaran dan penglihatan dengan kekuatan serta kuasa-Nya.”
Barakallahu fiikum. (*)
Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.