
BLOGGURU – Kita sering meminta kepada Allah pertolongannya dalam proses menghafalkan Al-Qur’an. Tapi pertolongan Allah ternyata belum juga kita rasakan. Menghafal Al-Qur’an terasa begitu sulit dan banyak tantangan. Ternyata pertolongan Allah itu tidaklah datang begitu saja kepada hambaNya.
Allah seringkali ingin melihat dulu seberapa kuat dan gigih hambanya untuk mendapatkan apa yang dia minta. Ketika seorang hamba membuktikan kesungguhan dan kegigihan untuk mendapatkan apa yang dia minta itu, barulah Allah mendatangkan pertolongannya.
Lihatlah surat Al ankabut : 69
Teruslah bersama Al-Quran, karena ia adalah pelipur duka, obat bagi sakit yang diderita, serta peneguh hati & jiwa
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`ān (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman …” 【 QS. Al-Isra’ : 82 】
Sumber: Group Telegram Ma’had Ashabul Qur’an Indonesia
Artikel/Tulisan terkait:
Fadhilah Kecerdasan dari Membaca Al-Qur’an
Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an
Hadits tentang Menuntut Ilmu dan Menghargai Waktu
Memahami Mad Lazim, Macam dan Contohnya
Latihan Menerapkan Hukum Bacaan Mad Lazim
Keutamaan Besar bagi Penghafal Al-Qur’an
Matan Tuhfatul Athfal dan Terjemahnya
Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?
9 Etika Penghafal Al-Qur’an yang Harus Diperhatikan