Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

‘Adad Ma’dud dalam Bahasa Arab (5)

‘Adad Ma’dud dalam Bahasa Arab (5)
Oleh: Muhammad Farid Wajdi*)

 

BLOGGURU – Apa itu ‘Adad Ma’dud?  Dalam Bahasa Arab, ada aturan ‘Adad Ma’dud, yaitu aturan penghitungan bilangan dan sesuatu yang dihitung. Ditinjau dari segi kata, lafadz العدد secara etimologi berarti hitungan bilangan, sedang المعدود memiliki arti sesuatu yang dihitung.

Pada bagian kelima ini akan dibahas tentang Bilangan Ribuan

1000 => ألف

Lafadh 1000 (ألف)   adalah mudzakkar sebab tidak dijumpai tanda mu’annats  baik secara ma’nawi maupun lafdhi.

Aturan untuk ‘adadnya adalah:

  1. Berhukum mu’rob sesuai dengan tarkibnya
  2. Tanda I’robnya adalah sebagaimana tanda I’rob isim mufrod (rofa’ dengan dlommah, nashob dengan fathah dan jer dengan kasroh)

Sedangkan aturan untuk ma’dudnya ألف   yaitu: Berupa mufrod, Dibaca jer, dan Sebagai mudhof ilaih

Rumus:

معدود

عدد

+

+

–

Contoh:

أَلْفُ نَجْمٍ عَلَى السَّمَاءِ

دَفَعْتُ أَلْفَ رُوْبِيَّةٍ إِلَى الْبَائِعِ

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

2000 => ألفان / ألفين

Bilangan 2000 adalah bentuk tatsniyah dari lafadh ألف

Aturan untuk ‘adadnya adalah:

  1. Berhukum mu’rob sesuai dengan tarkibnya
  2. Tanda I’robnya adalah sebagaimana tanda I’rob isim tatsniyah (rofa’ dengan alif, nashob dengan ya’ dan jer dengan ya’)

Aturan ma’dudnya sama dengan  ألف, yakni: Berupa mufrod, Dibaca jer, dan sebagai mudhof ilaih

Rumus:

معدود

عدد

+

+

–

Contoh:

لِى أَلْفَا كِتَابٍ

اشْتَرَيْتُ أَلْفَيْ كِتَابٍ

مَرَرْتُ بِأَلْفَيْ طَيْرٍ

3000-9000

Jika dirasio, bilangan 3000-9000 merupakan rangkaian ‘adad yang berasal dari ‘adad mufrod (3-9) yang dimudlofkan (disandarkan) dengan bilangan ribuan. Dengan demikian posisi bilangan ribuan di sini adalah menjadi ma’dudnya.

Maka dari itu kita kembali pada aturan ‘adad mufrod di atas, yakni :

  1. Juz yang pertama (bilangan 3-9) harus mu’annats, sebab bilangan ribuan (ألف)  yang berkedudukan sebagai ma’dudnya berupa isim mudzakkar.
  2. Bilangan 3-9 berhukum mu’rob sebagaimana tarkibnya, dengan menggunakan tanda I’rob sebagaimana tanda I’rob isim mufrod
  3. Bilangan ribuannya beri’rob jer karena menjadi mudlof ilaih.
  4. Bilangan ribuannya berupa isim jama’

 

معدود (+)

عدد (-)

آلاَفٍ

ثَلاَثَةُ

آلاَفٍ

أَرْبَعَةُ

آلاَفٍ

خَمْسَةُ

آلاَفٍ

سِتَّةُ

آلاَفٍ

سَبْعَةُ

آلاَفٍ

ثَمَانِيَةُ

آلاَفٍ

تِسْعَةُ

Adapun aturan untuk ma’dud dari bilangan 3000-9000 adalah: Berupa isim mufrod, Dibaca jer, dan Sebagai mudlof ilaih

Rumus:

معدود

عدد

+

+

–

–

Contoh:

سَبْعَةُ آلاَفِ نَجْمٍ عَلَى السَّمَاءِ

دَفَعْتُ خَمْسَةَ آلاِفِ رُوْبِيَّةٍ إِلَى الْبَائِعِ

سَلَّمْتُ إِلَى ثَلاَثَةِ آلاَفِ اُسْتَاذٍ

Sebagaimana bilangan ratusan, bilangan di atas ribuan itu dapat disandingkan dengan 4 macam ‘adad, deskripsinya:

‘Adad mufrod, 1001-1010 itu berarti bilangan 1000 disandingkan dengan ‘adad mufrod

‘Adad murokkab, 1011-1019 itu berarti bilangan 1000 disandingkan dengan ‘adad murokkab

‘Adad ‘uqud, 1020-1090 itu berarti bilangan 1000 disandingkan dengan ‘adad ma’qud

‘Adad bayan, 1021-1029 s/d 1091-1099 itu berarti bilangan 1000 disandingkan dengan ‘adad ma’thuf

‘Adad ratusan, 1100-1199 s/d 1900-1999 itu berarti bilangan 1000 disandingkan dengan ‘adad ratusan, atau disandingkan dengan ‘adad ratusan yang telah disandingkan dengan ‘adad lain pula.

Kalau seperti itu, maka boleh menggunakan 2 macam urutan:

  1. الرتبة الكبرى          => bilangan yang besar didahulukan
  2. الرتبة الصغرى               => bilangan yang kecil didahulukan

Dan dalam hal ini, aturan untuk ma’dudnya adalah, ma’dud menyesuaikan dengan ‘adad yang paling dekat.

Contoh:

“Di masjid terdapat 3005 laki-laki”

الرتبة الكبرى  ← فِى الْمَسْجِدِ ثَلاَثَةُ آلاَفٍ وَخَمْسَةُ رِجَالٍ

الرتبة الصغرى ← فِى الْمَسْجِدِ خَمْسَةٌ وَثَلاَثَةُ آلاَفِ رَجُلٍ

“Di masjid terdapat 3075 laki-laki”

الرتبة الكبرى  ← فِى الْمَسْجِدِ ثَلاَثَةُ آلاَفٍ وَخَمْسَةٌ وَسَبْعُوْنَ رَجُلاً

الرتبة الصغرى ← فِى الْمَسْجِدِ خَمْسَةٌ وَسَبْعُوْنَ وَ ثَلاَثَةُ آلاَفٍ رَجُلٍ

“Di masjid terdapat 3875 laki-laki”

الرتبة الكبرى  ← فِى الْمَسْجِدِ ثَلاَثَةُ آلاَفٍ وَثَمَانُمِائَةٍ وَخَمْسَةٌ وَسَبْعُوْنَ رَجُلاً

الرتبة الصغرى ← فِى الْمَسْجِدِ خَمْسَةٌ وَسَبْعُوْنَ وَثَمَانُمِائَةٍ وَ ثَلاَثَةُ آلاَفٍ رَجُلٍ

Alhamdulillah, selesai pembahasan Kaidah ‘Adad Ma’dud

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pembelajar Bahasa Arab.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Fikih: Bersuci dari Najis
Oleh : Immim pangkep

Fikih: Bersuci dari Najis

Q & A about Imam Ahmad bin Hanbal
Oleh : Immim pangkep

Q & A about Imam Ahmad bin Hanbal

I’rob "Allahu Akbar"
Oleh : Immim pangkep

I’rob “Allahu Akbar”

0 Komentar

KELUAR