
BLOGGURU – Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah ini merupakan salah satu kitab kuning klasik karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar dan lebih familiar disebut “Al-Ushfury” atau “Usfuriyah”. Kitab ini sudah tidak asing lagi di kalangan santri dan lingkungan Pondok Pesantren di Indonesia.
Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah ini mengulas 40 hadits yang sudah dikumpulkan secara khusus berdasarkan bab-bab yang berurutan. Kemudian, di dalamnya adanya tambahan penjelasan singkat dan kisah-kisah inspiratif bersifat sufiyyah yang dapat memberikan motivasi dalam mencerna makna agama Islam secara mendalam.
Berikut ini Teks dan terjemah Usfuriyah Hadits 1
Dari abdillah ibn umar ra ia berkata: rasulullah bersabda: orang-orang yang menyayangi itu akan di kasih sayangi oleh Allah yang maha penyayang, sayangilah orang yang di bumi, kama kalian akan di sayangi orang yang di langit.
Tentang kecocokan hadis ini adalah cerita umar ra
Beliau pernah berjalan di gang kota madinah
Lalu melihat anak kecil yang di tangannya terdapat burung, dan ia bermain dengan burung tersebut
Lalu umar kasihan terhadap burung tersebut, lalu ia membelinya dari anak itu, lalu melepasnya
Ketika umar meninggal dunia, orang-orang melihat beliau dalam mimpi, lalu mereka menanyaia tentang keadaannya
mereka bertanya: apa yang diperbuat allah terhadap anda
Umar menjawab: allah mengampuniku dan memaafkan aku
mereka bertanya: karena apa? karena kedermawanan anda atau karena keadilan anda atau karena zuhud anda
Umar berkata: ketika kalian meletakkan aku dalam kubur, dan kalian menutupi ku dengan debu, dan meninggalkan aku sendiri, maka datanglah dua malaikat yang menakutkan
lalu terbanglah akalku dan tubuhku gemetar karena kewibawaanya, dan mendudukkan akau dan mau menanyaiku
lalu aku mendengar suara: tinggalkan hambaku dan jangan engkau takuti, karena aku menyayanginya dan mengampuninya, karena ia menyayangi burung di dunia maka aku menyayanginya di akhirat
cerita yang lain: ada seorang hamba di bani israil yang melewati tumpukan pasir , dan saat itu bani israil kelaparan
lalu ia mengharap dalam hatinya, jika ini adalah tepung maka akan mengenyakngkan perut perut bani Israel
maka allah memberi wahyu kepada nabi dari para nabi bani Israel bahwa: katakan kepada orang itu sesungguhnya Allah telah menetapkan pahala, seperti jika itu adalah tepung, lalu engkau sedekah kan
barang siapa menyayagnig hamba hamba Allah , maka Allah akan menyayanginya, karena orang tersebut ketika menyayangi hamba-hamba Allah dengan ucapannya jika ini adalah tepung akan mengenyangkan manusian, maka ia mendapat pahala seperti jika ia melakukan. (*)