Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (10): Sopan Santun Anak Bersekolah

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (10): Sopan Santun Anak Bersekolah

BLOGGURU – Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq – Djuz 1 yang diperuntukkan bagi Anak Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.

Setiap murid haruslah selalu menyukai ketertiban dan kebersihan. Ia harus bangun dari tidurnya setiap pagi pada awal waktunya, lalu mandi dengan sabun, kemudian berwudhu dan shalat shubuh berjama’ah. Selesai shalat ia harus menjabat tangan kedua orangtuanya. Kemudian memakai seragam sekolah yang bersih dan rapi. Kemudian melihat pelajaran – pelajaran yang telah dibacanya sebelum tidur.

Sesudah makan pagi, ia harus mengatur alat – alatnya di dalam tas. Kemudian meminta izin kedua orang tuanya untuk pergi ke sekolah.

Seorang murid patutlah berjalan dengan lurus. Ia tidak boleh menoleh ke kanan dan ke kiri tanpa keperluan. Ia tidak boleh bertingkah dengan gerakan yang tidak pantas. Ia tidak patut berjalan dengan terlampau cepat dan tidak boleh berjalan lamabt. Ia tidak boleh makan atau bernyanyi ataupun membaca kitabnya sambil berjalan.

Ia harus menghindari lumpur dan kotoran agar tidak jatuh atau kotor bajunya. Ia harus menghindari jalanan yang sempit dan penuh sesak agar tidak bertabrakan dengan seseorang atau kehilangan sesuatu alatnya. Ia tidak boleh berhenti di jalan untuk mencampuri urusan orang lain atau menghentikan salah seorang temannya, supaya tidak terlambat dari waktu sekolah yang telah ditentukan.

Ia tidak boleh bergurau apabila berjalan bersama teman – temannya dan tidak boleh mengeraskan suaranya ketika berbicara atau tertawa, dan tidak boleh mengejek seseorang. Semua itu buruk sekali dan tidak pantas bagi seorang murid yang berpendidikan. Ia tidak boleh lupa mengucapkan salam kepada siapapun yang ia jumpai di jalan, khususnya bila orang itu adalah ayah atau gurunya.

Apabila murid sampai ke sekolahnya, ia harus menyeka sepatunya dengan kain penyeka. Kemudian ia harus pergi ke kelasnya, lalu membuka pintunya dengan perlahan – lahan. Ia wajib masuk dengan sopan dan member salam kepada teman – temannya dan menjabat tangan mereka. Ia patut tersenyum sambil berkata, “Selamat pagi dan bahagia.” Kemudian ia harus meletakkan tasnya di laci bangkunya. Jika datang gurunya, ia harus berdiri dari tempatnya, dan menyambutnya dengan penuh kesopanan dan penghormatan, serta menjabat tangannya.

Ketika bel berbunyi ia berdiri bersama teman – temannyadi dalam barisan dengan tegap. Ia tidak boleh berbicara atau bermain bersama mereka. Kemudian ia langsung memasuki kelasnya dengan tenang setelah mendapat isyarat dari gurunya. Maka ia pun harus menuju ke tempat duduknya dan duduk dengan baik, yaitu duduk tegak dan tidak membengkokkan punggungnya, tidak menggerakkan kedua kakinya, tidak mendesak lainnya, tidak meletakkan kaki yang satu diatas kaki yang lain, tidak mempermainkan tangannya dan tidak meletakkan tangannya dibawa pipinya.

Hendaklah ia diam mendengarkan pelajaran, dan tidak menoleh ke kanan serta ke kiri, tetapi menghadap gurunya. Hendaklah ia tidak berbicara dengan seseorang atau membuatnya tertawa, karena hal itu mencegahnya dari memahami pelajaran dan mencegah orang lain memahaminya sehingga guru akan marah kepadanya. Apabila ia tidak memahami pelajaran – pelajarannya, maka pastilah ia akan gagal dalam ujian. (*)

(Bersambung …. )

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Quiz Bahasa Arab (1)
Oleh : Immim pangkep

Quiz Bahasa Arab (1)

0 Komentar

KELUAR