
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Qowaidul I’lal merupakan Kitab Shorof Dasar karya Ulama Nusantara Syaikh Mundzir Nadzir. Kata “Qowaidul I’lal” yang menjadi judul kitab ilmu tata bahasa Arab ini terdiri dari dua suku kata yaitu Qowaid (bentuk jamak dari kata Qoidah), yang bermakna kaidah-kaidah dan I’lal yang berarti perubahan huruf ilat: wawu, alif, dan ya.
Jadi, secara sederhana kitab “Qowaidul I’lal” ini merupakan kitab yang membahas ilmu tata bahasa arab, khususnya mengenai perubahan asal suatu lafadz. Kitab ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas. Dalam mempelajari ilmu shorof tidak cukup hanya bermodalkan dengan memahami wazan-wazan fi’il saja, tetapi harus juga memahami kaidah-kaidah dalam I’lal.
Berikut ini Terjemah Kitab Qowaidul I’lal (10): Kaidah Kesepuluh – القاعدة العاشرة
Artinya:
Jika berkumpul di satu kalimat dua huruf dari satu jenis atau berdekatan makhrojnya, maka yang pertama di idghomkan kepada yang kedua, setelah menjadikan dua huruf yang berdekatan seperti yang kedua, karene beratnya huruf yang di ulang ulang: sepeti madda, mudda, dan ittasola, asalnya madada, umdud, iutashola.