Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Belajar Jurnalisme Radio di RRI Makassar

Belajar Jurnalisme Radio di RRI Makassar

Kunjungan santriwati kelas X Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep diterima di Studio Andi Nyongki  RRI Makassar dan mendapatkan sambutan yang hangat dari para kru penyiar RRI Makassar.  Selaku Humas Pesantren, penulis menyampaikan bahwa kunjungan ke RRI ini merupakan kunjungan rutin setiap tahun dalam rangka mempermantap pemahaman teori dan praktek jurnalistik bagi santriwati sebagai salah satu jalan mengaktifkan literasi sekolah.

Usai diterima secara resmi di Aula RRI, para santriwati ini diizinkan menyambangi ruang studio penyiaran dan pemberitaan RRI. Salah seorang peserta dari Kelas X, Nadya Nur Fadhillah yang punya prestasi sebagai “Malika Lughah” (Duta Bahasa Arab) di Ponpes Modern Putri Pangkep menyatakan senang dan bangga dapat berkunjung ke RRI Makassar dan belajar banyak tentang dunia kepenyiaran. “Saya sangat dengan kunjungan ini karena bisa langsung melihat bagaimana proses menyiar, membuat berita dan lainnya,” ungkap Nadya.

Santriwati Putri IMMIM saat menyambangi studio programa 2 RRI Makassar. (foto: ist/*)

Santriwati Putri IMMIM saat menyambangi studio programa 2 RRI Makassar. (foto: ist/*)

Lebih lanjut, penulis mengungkapkan bahwa kunjungan ke RRI adalah juga merupakan implementasi dari Belajar di Luar Kelas, sekaligus mempermantap teori dan praktek jurnalistik yang telah diajarkan, serta salah satu upaya untuk meramaikan kegiatan pengembangan literasi sekolah.

Lihat pula: Field Trip Putri IMMIM Kunjungi Naval Museum, RRI, TVRI dan Fajar

Sementara Andi Asman mengatakan di bidang pemberitaan RRI, setiap hari melakukan agenda setting baik  nasional maupun lokal, “Kami setiap pagi sebelum kakak kakak reporter melakukan liputan semuanya mengikuti agenda setting untuk menentukan apa yang akan diliput hari itu. Hasil liputan dikirim ke Desk Editor untuk menentukan layak tidaknya berita tersebut disiarkan,” ungkap Andi Asman.

Demikian catatan singkat ini sekadar sebagai pengingat kegiatan yang telah dilaksanakan. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Pimred Media Palontaraq dan Blog Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

KELUAR