Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Launching dan Bedah Buku “Saya Orang Pangkep, Saudara”

Launching dan Bedah Buku "Saya Orang Pangkep, Saudara"

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Sabtu, (24/1/2026) dapat memenuhi undangan Forum Lingkar Pena (FLP) Kabupaten Pangkep yang menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Saya Orang Pangkep, Saudara: Suatu Pertarungan Identitas Kultural dan Ekonomi Politik Kuliner di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep.
Pelncuran buku ini dihadiri oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep Iman Takbir, penulis buku Andi Faisal dan Agus Salim AW, serta para peserta dari berbagai kalangan, siswa-siswi SMP dan SMA, mahasiswa, hingga pegiat literasi.

Bupati Pangkep HM Yusran Lalogau dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sop Saudara telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sejak 2022, berperan sebagai identitas daerah dan berdampak ekonomi. Ia mengapresiasi buku tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong literasi serta berpikir kritis. Sementara itu, Penulis Agus Salim AW menjelaskan kuliner dipilih karena mampu membangun identitas dan diplomasi budaya. Ia menambahkan perkembangan Sop Saudara hingga ke Makassar pernah memunculkan persaingan tidak sehat, dengan harapan kuliner ini dapat dikenal secara global. Buku yang ditujukan untuk akademisi namun terbuka bagi pelajar menggunakan bahasa ringan, menekankan nilai identitas yang berkembang dan harapan Sop Saudara menjadi warisan dunia.

Melalui peluncuran buku ini, Sop Saudara tidak lagi sekadar sajian di atas meja. Ia diusung menjadi simbol kebanggaan, penggerak ekonomi, dan duta budaya yang siap bercerita tentang tanah Pangkep kepada dunia.  Penulis kedua, Dr Andi Faisal mengungkapkan bahwa hadirnya buku “Saya Orang Pangkep, Saudara” ini merupakan tesis Agus Salim AW yang diselesaikannya di Magister Kajian Budaya UNHAS. Penulis sendiri yang hadir sebagai penanggap mengungkap Asal Usul Penamaan Sop Saudara dan perkembangannya. (*)

 

KELUAR