Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Pelatihan Sekolah Guru Digital di Masa Pandemi Covid-19

Pelatihan Sekolah Guru Digital di Masa Pandemi Covid-19

Laporan: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Masa Pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran berharga bagi kita semua untuk mengendalikan diri sekaligus mencari jalan alternatif dan kreatif untuk tetap bisa beraktifitas. Dalam bidang pendidikan, hampir semua insan pengajar, guru dan tenaga kependidikan berusaha mengaktifkan, mendukung, dan mempertahankan proses internal yang terdapat dalam setiap peristiwa belajar.

Salah satu jalan alternatif dan kreatif yang bisa ditempuh di masa Pandemi Covid-19 adalah mengaktifkan proses belajar mengajar melalui internet. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang demikian pesat telah memungkinkan setiap siswa berinteraksi secara online dengan gurunya layaknya sama-sama berada di ruang kelas offline. Tetap ada hubungan timbal balik komunikasi, melalui berbagai platform pembelajaran online, seperti google meet, zoom meeting, dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya perubahan desain model pada kegiatan belajar mengajar untuk menghindari pembelajaran tatap muka sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran wabah virus covid-19. Kemendikbud mengeluarkan surat edaran No 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19) yang salah satu isinya adalah belajar dari rumah dengan kegiatan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau jarak jauh.

Kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan semestinya, tentu dengan syarat baik guru dan murid sama-sama familiar dengan platform pembelajaran yang digunakan. Itulah sebabnya guru harus terlebih dahulu melek teknologi. Seorang guru di era dunia tanpa batas ini harus mengakrabkan diri dengan berbagai aplikasi dan metode pembelajaran online, termasuk dalam memahami bagaimana presensi (mengabsensi siswa) secara online.

Bagi penulis sendiri, untuk mata pelajaran yang penulis asuh, berganti-ganti menggunakan platform google meet dengan zoom meeting. Selain itu penulis juga belajar meningkatkan kapasitas diri dalam hal penguasaan beberapa platform pembelajaran online. Dua diantara kegiatan pelatihan guru online yang penulis ikuti tersebut adalah Pelatihan “Tips Jitu Mengatasi Presensi Siswa di Masa Pandemi” dan Pelatihan “Pembuatan Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Android”

Berikut rangkuman kedua pelatihan tersebut:

1. Pelatihan “Tips Jitu Mengatasi Presensi Siswa di Masa Pandemi”

Diselenggarakan oleh Sekolah Guru Digital secara daring di www.sekolahgurudigital.com pada tanggal 17 s.d. 19 April 2021

Materi:

Pengantar Zoho Form (2 JP Teori)

pembuatan Akun Zoho Form (4 JP, 2 JP Teori dan 2 JP Praktek)

Pengenalan Fitur-fitur Zoho Form (5 JP, 2 JP Teori dan 3 JP Praktek)

Cara Membuat Presensi di Zoho Form (7 JP, 3 JP Teori dan 4 JP Praktek)

Cara Setting Form di Zoho Form (8 JP, 3 JP Teori dan 5 JP Praktek)

Cara Ekspor dan Embed Link Zoho (4 JP, 2 JP Teori dan 2 JP Praktek)

Refleksi dan Evaluasi (2 JP Teori)

Tugas Akhir untuk mendapatkan gelar non akademik “Certified Learning Evaluation” (C.LE).

2. Pelatihan “Pembuatan Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Android”

Diselenggarakan oleh Sekolah Guru Digital secara daring di www.sekolahgurudigital.com pada tanggal 29 s.d. 31 Mei 2021

Mendapatkan gelar non akademik: Certified Teacher Career Development (C.TCD).

Demikian catatan singkat ini, sebagai pengingat kegiatan yang telah diikuti. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

KELUAR