
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, penulis dapat mengikuti Seminar Nasional secara daring dengan tema, “Geopark Maros-Pangkep Menuju Warisan Dunia” yang diselenggarakan oleh Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 22-23 Februari 2021.
Sebagaimana kita ketahui, kawasan Geopark Maros-Pangkep yang biasa juga disebut sebagai Kawasan Karst Bantimurung-Bulusaraung, merupakan bentangan karst (tipe karst tower) yang merupakan ‘world heritage’ kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Sejak awal penulis aktif menulis buku, khususnya buku “Sejarah dan Kebudayaan Pangkep” dalam Tahun 2015 dan Tahun 2017, masalah kawasan karst Maros-Pangkep ini menjadi perhatian serius penulis karena didalamnya melingkupi beberapa leang prasejarah atau cagar budaya yang perlu dilindungi dan dilestarikan.
Berikut ini beberapa tulisan penulis terkait situs sejarah dalam tutupan kawasan karst Geopark Maros-Pangkep
Keindahan dan Nilai Sejarah Budaya Kawasan Karst Maros-Pangkep
Tracing the Prehistoric Trail in Sumpang Bita Pangkep
Membanting Kemurungan di Bantimurung
Cagar Budaya Indonesia: Rawat atau Musnah?
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru dan Penulis/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.