Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Raudhatu Thalibin Al-Ghazali – 38: Perihal Akhlak Mulia

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

Kitab Terjemah Raudhatu Thalibin

BLOGGURU – Kitab berjudul asli Raudhatut Thalibin wa Umdatus Salikin karangan Imam Ghazali ini menjadi salah satu karya besar yang mempengaruhi ulama sufi setelahnya, seperti Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu Atha’illah as-Sakandari, dan lain-lain.

Dalam pengantarnya, Imam Ghazali mengatakan, kitab risalah ditulis utuk dijadikan pegangan bagi para pencari kebenaran, dan membantu umat Islam dalam menempuh suluk atau perjalanan spiritual. Di dalam masterpiece Imam Ghazali ini, terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan diri menuju Sang Ilahi.

Berikut ini terjemah Bagian Pertama dan Kedua dari Kitab Raudhatu Thalibin Imam al-Ghazali (38): Perihal Akhlak Mulia

Bagian Ketiga Puluh Delapan : Perihal Akhlak Mulia

ALLAH SWT. BERFIRMAN, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang” bodoh. (QS. al-A’raf (6): 199)

Artinya, memaafkan orang yang berbuat zalim kepadamu dan memberi orang yang tak mau memberimu, menyambung hubungan dengan orang yang memutus hubungan denganmu, mengabaikan orang yang menjahilimu: berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk kepadamu. Rasulullah saw. diutus membawa akhlak mulia, beliau bersabda, “Ya Allah, ampunilah kaumku karena mereka tidak mengerti.”

Dan termasuk bentuk-bentuk kedermawanan yaitu menyebarkan salam, memberi makanan, menyambung silaturahmi, shalat malam saat orang-orang tengah tidur, dan menggapai kemuliaan dengan menjauhi hal-hal haram.

Adapun akhlak mulia yang menjadi amalan penduduk surga di antaranya ucapan lembut yang diikuti dengan perbuatan mulia, dan membalas orang yang berbuat baik lebih dari kebaikan yang dilakukannya.

Orang yang berakhlak mulia berarti telah mendorongmu meminta kepadanya dan selalu minta maaf, berlawanan dengan pelaknat yang selalu membanggakan diri. Ia senantiasa melupakan kesalahan saudara-saudarnya, bergegas memenuhi hajat mereka, serta mencurahkan dunia untuk orang yang membutuhkannya.

“KEHORMATAN DAN KEKAYAAN ITU KELUAR DAN BERKELILING, LALU MEREKA BERTEMU DENGAN QANA’AH, DAN MENETAP DI DALAMNYA.”

 

 

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR