Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Orang Beriman Tidak Berwajah Dua

Ayat tentang Munafik. fotoilustrasi, arobiyahinstitrute

Ayat tentang Munafik. (foto/ilustrasi: arobiyahinstitrute)

BLOGGURU – “Terdapat hadis-hadis sahih yang melarang sifat dzul-wajhain (bermuka dua). Di antaranya hadis dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

 

إنَّ شَرَّ النَّاسِ ذُو الوَجْهَيْنِ، الذي يَأْتي هَؤُلَاءِ بوَجْهٍ، وهَؤُلَاءِ بوَجْهٍ

 

Artinya:

“Seburuk-buruk manusia adalah dzul-wajhain (orang yang bermuka dua), yaitu orang yang ketika di tengah sekelompok orang, ia menampakkan suatu wajah, namun di tengah sekelompok orang lain, ia menampakkan wajah yang lain.” (HR. Bukhari no. 7179, Muslim no. 2526).

Demikian juga hadis dari ‘Ammar bin Yasar Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

 

مَنْ كان لهُ وجْهانِ في الدنيا كان لهُ يومَ القيامةِ لِسانانِ من نارٍ

 

Artinya:

“Siapa yang memiliki dua wajah di dunia, ia akan memiliki dua lidah dari api di akhirat.” (HR. Abu Daud no. 4873).

Demikian juga hadits dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

 

لا ينبَغِي لذِي الوَجهينِ أنْ يكونَ أَمينًا

 

Artinya:

“Orang yang memiliki dua wajah sebaiknya tidak dipercayai.” (HR. Bukhari dalam Al Adabul Mufrad no. 238).

Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR