Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Silsilah Bani Abbasiyah

Ilustrasi - Ulama pada Masa Daulah Abbasiyah. (ist/*)

Ilustrasi – Ulama pada Masa Daulah Abbasiyah. (ist/*)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post:  Khalifah Abbasiyah yang Terkenal dan Kebijakan Pemerintahannya

BLOGGURU –  Bani Abbasiyah adalah dinasti Islam yang berkuasa setelah menggulingkan Dinasti Umayyah. Mereka merupakan keturunan dari paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Abbas bin Abdul Muthalib.

Mengapa dinamakan Bani Abbasiyah? Nama “Bani Abbasiyah” diambil dari nama leluhur mereka, Abbas bin Abdul Muthalib. “Bani” dalam bahasa Arab berarti “anak cucu” atau “keturunan”. Jadi, Bani Abbasiyah berarti keturunan dari Abbas.

Silsilah Singkat

Hasyim merupakan tokoh besar Quraisy yang pertama-tama mengirimkan kafilah dagang Mekkah ke utara pada musim panas dan ke selatan pada musim dingin. Keturunan dari Hasyim inilah yang disebut Bani Hasyim. Diantara keturunan Bani Hasyim inilah lahir keluarga Abbas (Paman Nabi SAW), salah satu anak dari Abdul Muthalib (Kakek Nabi SAW). Keturunan dari Abbas inilah yang disebut Bani Abbas atau Abbasiyah.

Secara garis besar, silsilah Bani Abbasiyah adalah sebagai berikut:

  • Abbas bin Abdul Muthalib: Paman Nabi Muhammad SAW dan leluhur Bani Abbasiyah.
  • Abdullah bin Abbas: Putra Abbas bin Abdul Muthalib, merupakan ulama besar pada masanya.
  • Ali bin Abdullah: Putra Abdullah bin Abbas, merupakan salah satu tokoh penting dalam gerakan Abbasiyah.
  • Muhammad bin Ali: Putra Ali bin Abdullah, merupakan tokoh yang memimpin pemberontakan melawan Dinasti Umayyah dan menjadi leluhur para khalifah Abbasiyah.
  • Abu al-Abbas al-Saffah: Putra Muhammad bin Ali, menjadi khalifah pertama Bani Abbasiyah.

Untuk lebih detailnya digambarkan sebagai berikut:

Hasyim memperanakkan Abdul Muthalib, sedang Abdul Muthalib memperanakkan Abu Lahab, Zubair, Abdullah (Ayah Nabi Muhammad SAW), Abu Thalib, Hamzah, dan Abbas.  Lalu Abbas memperanakkan Abdullah, Abdullah memperanakkan Ali, dan Ali memperanakkan Muhammad. Lalu Muhammad memperanakkan Abul Abbas as-Saffah (yang dikemudian hari menjadi khalifah pertama Bani Abbasiyah), Abu Ja’far al-Mansur, dan Ibrahim. Lalu Abu Ja’far al-Mansur memperanakkan Muhammad al-Mahdi, dan Muhammad al-Mahdi memperanakkan Al-Hadi dan Harun al-Rasyid. Lalu Harun al-Rasyid memperanakkan Al-Amin, Al-Ma’mun, dan al-Mu’tashim Billah. Lalu al-Mu’tashim Billah memperanakkan Al-Watsiq.

Semua Bani Abbasiyah yang telah disebutkan diatas merupakan pemegang tampuk kekuasaan pada fase pembentukan Daulah Abbasiyah dari Tahun 132-232 H (750-847 M), yang selengkapnya urutan para khalifahnya adalah sebagai berikut:

– Khalifah 1, Abu al-Abbas al-Saffah (132-136 H/750-754 M);

– Khalifah 2, Abu Ja’far al-Mansur (136-158 H/754-775 M);

– Khalifah 3, Muhammad al-Mahdi (158-169 H/775-785 M);

– Khalifah 4, Musa al-Hadi

– Khalifah 5, Harun ar-Rasyid

– Khalifah 6, Abdullah al-Amin

– Khalifah 7, Al-Ma’mun

– Khalifah 8, Al-Mu’tashim Billah

– Khalifah 9, Abu Ja’far al-Watsiq (227-232 H/842-847 M).

Demikianlah Khalifah-khalifah yang berkuasa dari Silsilah Bani Abbasiyah pada fase pembentukan Dinasti Abbasiyah.

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

(*  Muhammad Farid Wajdi, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR