Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Teks dan Terjemah ‘Usfuriyah (3)

Teks dan Terjemah 'Usfuriyah (3)

BLOGGURU – Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah ini merupakan salah satu kitab kuning klasik karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar dan lebih familiar disebut “Al-Ushfury” atau “Usfuriyah”. Kitab ini sudah tidak asing lagi di kalangan santri dan lingkungan Pondok Pesantren di Indonesia.

Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah ini  mengulas  40 hadits yang sudah dikumpulkan secara khusus berdasarkan bab-bab yang berurutan. Kemudian, di dalamnya adanya tambahan  penjelasan singkat dan kisah-kisah inspiratif bersifat sufiyyah yang dapat memberikan motivasi dalam mencerna makna agama Islam secara mendalam.

Berikut ini Teks dan terjemah Usfuriyah Hadits 2

 

عن ابن مسعود رضي الله تعالى عنه قال قال رسول الله الفاجر الراجي رحمة الله تعالى أقرب إلى الله تعالى من العابد المقنط

 

Dari ibn mas’ud ra ia berkata, Rasulullah bersabda: orang durhaka yang mengharap rahmat Allah, itu lebih dekat kepada Allah dari pada hamba yang mematahkan rahmat Allah

 

قال أخبرنا عن زيد بن أسلم عن عمران أن رجلا كان في الأمم الماضية يجتهد في العبادة ويشدد على نفسه

 

Ia berkata: ia menceritahi aku dari zaid ibn aslam dari imran bahwa seorang laki-laki di ummat terdahulu, itu bersungguh sungguh dalam ibadah, dan memberatkan dirinya

 

 و يقنط الناس من رحمة الله تعالى

 

dan mematahkan harapan manusia dari rahmat Allah ta’ala

 

ثم مات فقال يارب ما لي عندك

 

Lalu ia mati, lalu berkata: wahai tuhanku, apa yang untukku yang berada di sisimu

 

فقال النار

 

Allah menjawab: neraka

 

 قال يا رب فأين عبادتي واجتهادي

 

Ia bertanya: wahai tuhanku, lalu mana ibadah saya dan kesungguhan saya

 

قال إنك كنت تقنط الناس من رحمتى في الدنيا

 

Allah menjawab: sesungguhnya engkau mematahkan harapan manusia dari rahmatku di dunia

 

فأنا أقنطك اليوم من رحمتي

 

Maka aku mematahkan harapanmu di hari ini dari rahmatku

 

روي عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم

 

Diriwayatkan dari abi hurairah ra. dari nabi saw

 

 أن رجلا لم يعمل خيرا قط إلا التوحيد

 

Bahwa seorang laki-laki tidak pernah beramal kebaikan sama sekali kecuali Tauhid

 

فلما حضره الموت قال لأهله

 

Ketika ia mau meninggal, ia berkata kepada keluarganya

 

إذا أنا مت فأحرقوني بالنار حتى تدعوني رمادا

 

Jika aku meninggal maka bakar lah aku dengan api, sampai kalian membiarkan aku menjadi debu

 

ثم ذروني في البحر في يوم ريح

 

Lalu buanglah aku di lautan di hari yang berangin

 

 ففعلوا فإذا هو في قبضة الله تعالى

 

maka mereka melakukan, lalu ternyata ia berada dalam genggaman Allah taala

 

قال الله تعالى ما حملك على ما فعلت

 

Allah bertanya: apa yang mendorongmu terhadap apa yang kamu lakukan

 

قال: مخافتك

 

Ia menjawab: takut kepadamu.

 

فغفر له بها وهو لم يعمل خيرا قط إلا التوحيد

 

maka Allah mengampuninya padahal ia tidak melakukan apapun kecuali tauhid. (*)

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR