
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Tijan Darori merupakan salah satu kitab masyhur dalam bidang Ilmu Tauhid Ahlussunnah Wal Jamaah, dengan berkiblat pada madzhab Al Asy’ariyah. Kitab ini sering digunakan di pondok-pondok pesantren, bahkan menjadi buku pegangan wajib pada mata pelajaran Ilmu Tauhid di Madrasah Diniyah dan Tsanawiyah.
Penulis Kitab Tijan Darori bernama lengkap Al ‘Alim Al ‘Alamah Syaikh Ibrahim Muhammad bin Ahmad Al Bajuri Asy Syafi’i. Beliau seorang ulama besar pada masanya yang akrab disapa Imam Al-Bajuri, lahir pada tahun 1198 Hijriah di Bajur, salah satu desa di bagian utara Mesir.
Pada tahun 1213 Hijriyah, Imam al-Bajuri terpaksa harus mengurangi aktivitas belajar mengajarnya karena pada saat itu Perancis menduduki Mesir dan memberhentikan mobilitas pengajian di Al-Azhar. Akhirnya, beliau pindah dan menetap di Giza selama 3 tahun.
Berikut ini terjemah Kitab Tijan Darori (12): Bab 11 – Sifat Hayat
Bab 11 – Sifat Hayat
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat Al-Hayat/hidup (. ).
Yaitu suatu sifat terdahulu yang menetap pada Dzat Allah Ta’ala yang : membenarkan kepada Allah atas adanya | allah bersifatan dengan sifat ilmu dan sifat-sifat lainnya.
Lawannya yaitu sifat Al-Maut/ mati (. ).
Dan dalil atas Allah Ta’ala hidup yaitu: Sesungguhnya jikalau adanya Allah mati, maka Allah bukanlah merupakan dzat yang berkuasa, tidak pula yang berkehendak, tidak pula yang berpengetahuan. Dan itu mustahil.
(**)